
Airin menatap pak prapto dengan tatapan menusuk, sehingga membuat pak prapto semakin gugup.
melihat pak prapto yang gugup Airin mengalihkan tatapannya ke arah panggung yang disana masih berdiri karina dengan tatapan yang tak bisa terbaca, namun sudah pasti sangat marah.
karina menatap nyalang ke arah pak prapto, sambil tangannya menggenggam erat karna menahan kesal.
"ini yang aku suka" batin Airin.
"Anda menentang keputusan saya berkali-kali apa karna demi artis yang bernama karina ini? Atau anda sudah mendapatkan keuntungan dari artis ini sehingga anda berusaha membuatnya menjadi peran utama di drama ini?" sambung Airin lagi seolah menskakmat karina dan pak prapto yang masih terdiam.
'duuaarrr' bagaikan bom meledak membuat jantung tua pak prapto dan karina berpacu semakin cepat.
bagaimana tidak, ucapan Airin seolah menelanjangi mereka berdua.
__ADS_1
Meski sangat takut dan gugup, pak prapto berusaha menenangkan dirinya sendiri kemudian menjawab Airin dengan tegas.
"anda jangan sembarang membuat tuduhan buk Airin, sekalipun Anda adalah bos besar sebuah perusahaan hiburan besar, jangan lupa, saya juga mengeluarkan investasi besar dalam drama ini, jadi bukankah saya berhak juga dalam memilih artis" ucap pak prapto dengan tegas, namun di dalam jantungnya semakin cepat berpacu seperti genderang perang.
"ohhh tentu, karna anda ikut berinvestasi jadi itulah alasan anda berada di ruangan ini bersama saya" jawab Airin santai.
"dan kalian pasti tau, apa yang terjadi jika saya menemukan ada tindak perjanjian tak tertulis yang di lakukan dalam perusahaan saya, kalian pasti tau dengan benar bahwa itu adalah larangan terbesar di perusahaan saya, jika sampai saya menemukan ada artis atau investor atau karyawan di kantor saya melakukan itu maka bersiaplah menerima pemutusan kontrak serta uang ganti rugi untuk nama baik perusahaan" jelas Airin pada semua orang yang ada di ruangan itu.
"ana" panggil Airin pada asisten pribadinya yang di tunjuk sementara olehnya sebelum fia mendapatkan asisten baru. ana adalah seorang wanita dewasa berusia sekitar 37 tahun, dan termasuk karyawan lama di th entertainment.
"ambil berkas data para investor, saya ingin melihat seberapa besar uang yang di investasikan oleh bapak prapto yang terhormat.
"baik bos" jawab ana kemudian berlalu mengambil data para investor.
__ADS_1
tak lama ana kembali dengan berkas di tangannya kemudian menyerahkannya pada Airin.
dari awal hingga Akhir tatapan karina tak pernah lepas dari airin.
"kenapa setiap wanita bernama Airin yang aku kenal selalu saja tak ada yang bisa bersahabat denganku, dan selalu saja menghambat rencanaku, sudah hilang Airin patricia sekarang datang lagi gadis yang bernama Airin olivia yang sialnya adalah bos besarku" batin karina dengan kesal.
Airin mengambil buku data para investor kemudian memeriksa yang atas nama pak prapto.
setelah melihat nominal yang di investasikan oleh pak prapto, Airin hanya bisa tertawa kecil kemudian mengalihkan tatapannya pada karina dan pak prapto bergantian sambil menggelengkan kepalanya.
melihat Airin menggelengkan kepalanya, karina menjadi semakin gugup.
"anda hanya menginvestasikan uang 1 milyar kemudian membuat seolah investasi anda sangat besar sehingga syuting tidak bisa terjadi tanpa uang anda" ucap airin seolah mengejek.
__ADS_1
"jujur saja, anda berinvestasi dalam drama di perusahaan saya untuk mendapatkan untung, jadi disini sebenarnya andalah yang di untungkan.