
*
"Tuan muda, kami belum berhasil menemukan wanita bercadar itu" ucap rui merasa bersalah.
" sudahlah, mungkin dia memang tidak ingin di ketahui identitasnya, itulah kenapa dia menutup wajahnya" jawab lu zan.
Setelah kesembuhan pada malam itu, Lu zan langsung memerintahkan semua anak buahnya untuk mencari wanita bercadar yang sudah menyelamatkan nyawanya.
walaupun wanita itu sudah meminta pembayaran pada Asisten pribadi Lu zan, menurut Lu zan harga yang di minta wanita itu terlalu rendah, dia tau berapa harga asli pil yang sudah wanita itu berikan padanya.
Lu zan bahkan turun tangan langsung untuk memeriksa cctv, namun nihil, tidak ada jejak tertinggal sedikitpun.
Dari cara Airin keluar dan masuk vilanya tanpa meninggalkan jejak sedikitpun, Lu zan bisa menebak secara kasar bahwa airin adalah seorang ahli bela diri.
Tidak pernah terpikir sedikitpun oleh Lu zan bahwa wanita penyelamatnya adalah seseorang yang tinggal di vila sebelah vilanya.
*
__ADS_1
"Aduhh, aku isi berapa ya cek nya?" pikir airin sambil mengetuk-ngetuk dagunya dengan bolpoin.
"Apa gak Apa-apa ya kalau aku isi lebih dari 10 milyar yang Aku minta, tapi kalau aku ngelakuin itu, sama aja aku jadi orang yang tidak bisa di percaya" gumam airin lagi sambil masih mengetuk dagunya dengan bolpoin.
"hmmm pusing ah, lebih baik isi 10 milyar seperti yang aku minta saja, aku harus konsisten sama ucapan ku sendiri" putus airin yang kemudian menulis angka 10 milyar di cek yang sudah di berikan padanya oleh rui.
ya, itu adalah cek kosong yang di terimanya dari asisten pemuda yang di selamatkan olehnya kemarin malam.
setelah mengisi cek, Airin kemudian bergegas mandi dan turun sarapan bersama sang ibu.
Hari ini rencananya Airin akan mengunjungi cabang dari perusahaan yang di hadiahkan sistem untuknya.
namun Airin harus melakukan penerbangan ke ibu kota dulu jika ingin mengunjungi cabang perusahaannya, karna lokasinya ada di ibu kota.
ada banyak artis dalam negri yang juga di kontrak oleh perusahaaan TH entertainment atau Tanghuang entertainment.
perusahaan pusatnya ada di negara C, jadi untuk sekarang Airin ingin mengunjungi cabangnya dulu, untuk kantor pusat, airin akan berkunjung setelah dia membalaskan dendamnya.
__ADS_1
Saat sedang sarapan dengan ibu rita, Airin menatap ibu rita lekat sambil berpikir berusaha mengingat sepertinya ada yang airin lupakan.
ibu rita yang menyadari tatapan airin menghela napas pasrah.
"putriku benar-benar terlalu jeli" batin ibu rita sambil menatap kembali airin yang terlihat bengong sambil menatap dirinya.
*
"jadi, Apa yang mau kamu tanyain sama mamah?" ucap ibu rita to the poin langsung setelah duduk di sopa ruang tengah dengan airin yang mengekorinya dan duduk di sampingnya.
mendengar pertanyaan ibu rita, Airin sedikit terkejut kemudian tersenyum geli menatap sang ibu.
"ii iitu mah, sebenarnya anu, mm m gak jadi deh mah, gak penting juga kok mah" ucap Airin yang benar-benar bingung bagaimana cara bertanya pada sang ibu.
"katakanlah nak, dari pada kamu penasaran, lebih baik kamu bertanya langsung sama mamah" bujuk ibu rita sedikit memancing airin agar bertanya padanya.
setelah do bujuk beberapa kali, akhirnya airin pun memilih menanyakan apa yang airin pendam beberapa hari terakhir.
__ADS_1
" nggak kok mah, bukan apa-apa. aku hanya bingung aja liat mamah saat airin kasih pasilitas mewah, namun mamah terlihat seperti sudah terbiasa " ucap airin akhirnya setelah di bujuk ibu rita berkali-kali agar mengungkapkan keraguannya dengan bertanya.