
"ah matamu sangat bagus sekali nona, mangkok ini adalah barang antik berusia lebih dari 1000 tahun". jawab pemilik toko dengan asal. menurutnya mangkok ini tidak berharga, dia berharap bisa menipu gadis muda di depannya dan menjualnya dengan harga yang bagus tentunya.
"hmm, benarkah itu? tapi aku hanya mencari mangkok untuk di gunakan sebagai tempat makan kucingku saja, aku tidak mau yang mahal " jawab airin pura-pura tidak ingin membeli yang mahal sehingga mematahkan harapan pemilik toko.
namun karna tidak ingin kehilangan pelanggan, pemilik tokopun dengan cepat menjawab.
"tidak, tidak mahal, tidak mahal nona, jika nona benar-benar mau membelinya, maka silahkan di ambil, ya 10 juta saja nona" jawab pemilik toko.
"apakah anda ingin menipu saya? mangkok tua sejelek ini anda ingin menjualnya pada saya dengan harga 10 juta, huh saya tidak butuh" jawab airin pura-pura marah kemudian berbalik untuk pergi dari toko.
"nona, nona, tunggu nona, baiklah, 5 juta saja, walaupun ini barang antik palsu, namun ini tetap barang antik" ucap si pemilik toko.
"lima juta, huh itu masih mahal untuk harga mangkok jelek seperti itu, tapi baiklah saya juga lumayan menyukai mangkok itu" jawab airin dengan pura-pura seakan tak rela membayar dengan harga segitu.
__ADS_1
Airin mengambil mangkok tua itu dan menyerahkan uang 5 juta pada pemilik toko.
si pemilik toko sangat senang karna airin benar-benar membayar lima juta untuk mangkok jelek yang dia beli hanya dengan harga 500 ribu tersebut.
"terimakasih nona, silahkan datang kembali jika nona mencari barang antik lagi"
dengan senyum senang pemilik toko mengantar kepergian airin.
setelah menerima mangkok tua, airin berpura-pura seolah matanya tak sengaja menatap gelang merah.
pemilik toko pun mengalihkan tatapannya pada gelang yang di tunjuk oleh airin.
"oh, yang ini, apakah nona menginginkannya? kalau iya, maka saya akan memberikan gratis untuk nona, tapi jangan lupa nanti kalau nona mencari barang antik lagi, beli saja di toko saya" ucap pemilik toko sambil menyerahkan gelang merah tersebut pada airin dengan senang hati.
__ADS_1
airin dengan senang hati menerima gelang itu. namun berusaha bersikap santai agar pemilik toko tidak berubah pikiran jika melihat airin yang terlalu senang menerima gelang merah.
"baiklah, terimakasih kalo begitu tuan" balas airin sambil mengangguk kemudian berbalik meninggalkan toko barang antik.
"ha ha, aku untung 4,5 juta dari menjual mangkok tua itu, untuk gelang itu, aku bahkan tidak mengeluarkan modal untuk membelinya, jadi bukan masalah besar memberikan gadis itu gratis, bagaimanapun juga aku sudah untung banyak dari gadis itu, ha ha gadis yang bodoh, coba saja banyak pembeli yang seperti gadis itu, aku pasti akan cepat kaya" gumam pemilik toko sambil menyimpan uangnya dengan hati-hati dalam laci.
Airin terus berkeliling di pasar barang antik dan kadang memasuki beberapa toko, namun tak ada yang menarik perhatian airin.
tak terasa sudah 2 jam berkeliling di pasar barang antik, karna sudah sangat lelah airin memutuskan untuk makan malam di luar setelah memberi tahu sang ibu lewat telpon bahwa dia akan pulang terlambat malam ini.
setelah berjalan beberapa menit, airin melihat sebuah rumah makan yang lumayan ramai di seberang jalan pasar antik.
airin pun berjalan menghampiri rumah makan yang menjual bebek panggang khas itu.
__ADS_1
"apakah ada meja yang kosong mbak?" ucap airin bertanya pada pelayan yang berdiri di depan rumah makan untuk menyambut pelanggan.