Sistem Luar Biasa

Sistem Luar Biasa
BAB 33 TIDAK ADA YANG GERATIS DI DUNIA INI


__ADS_3

"hhuuussshh"


" sudahlah, kalian tidak perlu tegang, saya kesini buat menyelamatkan tuan muda kalian, jadi sebaiknya kalian jangan menghalangiku, kalau tidak ingin tuan muda kalian mati " ucap airin sambil menatap santai pada para pengawal dan pria yang menatapnya penuh antisipasi.


rui yi mengerutkan keningnya, namun tidak bisa mempercayai orang baru seperti airin yang tiba-tiba muncul entah dari mana semudah itu.


dalam pikirannya, bisa saja orang bertopeng ini mengatakan itu hanya untuk mengendurkan kewaspadaan mereka dan dia bisa langsung menyakiti tuan mudanya.


Airin merasa sangat jengah ketika melihat para pria yang masih menatap dirinya dengan tajam, belum lagi beberapa pistol yang kini sudah di arahkan padanya.


' takut? ya tentu saja takut, bagaimanapun itu adalah senjata api ', Airin belum mau mati.


Melihat orang-orang masih tidak mau menurunkan senjata mereka, Airin mau tak mau merogoh ke kantong jaket hoody hitamnya dan mengeluarkan botol kristal kecil yang berisi pil pembersih darah racun, kemudian mengangkatnya ke arah pria yang masih menghadang di depannya.

__ADS_1


melihat benda di tangan airin, membuat mata rui yi berbinar, karna botol kristal yang di pegang airin sangat transparan dan jelas di lihat, rui yi kemudian mengangkat tangannya dan memerintahkan bawahannya untuk menurunkan senjata mereka.


sedangkan Lu zan yang sudah berwajah pucat tak mampu berbicara lagi karna kesakitan memberikan rui yi wewenang.


"jadi, kalian membiarkanku menyelamatkannya sekarang atau kalian mau menunggu dia mati dulu?" ucap airin sambil memandang beberapa orang dengan kesal.


rui yi tidak langsung menyingkir, namun menanyakan alasan wanita bercadar hitam tersebut alasannya menerobos vila dan alasannya menyelamatkan tuan mereka.


"bisa saja pil itu bukan pil asli, dan bisa membunuh tuan kami, kami tidak akan mengambil resiko apapun" sambung rui yi lagi.


Airin yang mendengar perkataan Rui yi merasa apa yang di ucapkan rui sangat masuk akal, jika terbalik dia berada di posisi mereka, airin pun tidak akan mudah mempercayai penyusup rumahnya.


"Baiklah, aku mengerti kekhawatiran kalian, kalau begitu kamu bisa memeriksanya, namun sebelum itu, pil ini tidak gratis, kalian masih harus membayar untuk pil ini" ucap airin sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.

__ADS_1


"kalian harus berjanji dulu atau langsung untuk membayarku 10 milyar untuk pil ini, dan setelah itu aku akan menyerahkan pil ini padamu" sambung airin.


"huh, kamu pikir kami semua bodoh, bisa saja kamu kabur setelah menerima uang kami, dan bukan kah kami yang akan rugi" ucap rui dengan nada mengejek airin.


"Apa? aku pikir kalian benar-benar pria, dasar bodoh, orang-orangmu bahkan memegang senjata di tangan mereka masing-masing, bagaiman mungkin aku bisa kabur, belum lagi aku tidak membawa senjata apapun dan berdiri di depanmu dengan tangan kosong" jawab airin kesal.


Rui yi merasa apa yang di katakan airin memang ada benarnya, jika airin ingin kabur nanti, dia bisa membunuh airin kapan saja.


rui yi pun mengalihkan tatapannya menatap Lu zan yang juga menatapnya dengan mengangguk.


"Baiklah kalau begitu" ucap Rui kemudian menyerahkan cek yang sudah di tandatangani .


"kamu bisa mengisi berapapun kamu mau jika tuan muda kami berhasil di sembuhkan" ucap rui sambil menyerahkan cek pada airin.

__ADS_1


__ADS_2