Sistem Luar Biasa

Sistem Luar Biasa
BAB 13 MASUK KAMPUS 2


__ADS_3

aura yang airin pancarkan membuat teman-teman sekelasnya merasa sangat kagum.


gadis cupu pendiam yang sering mereka abaikan selama tiga tahun berada di kelas yang sama benar-benar sangat berbeda, tidak hanya memiliki kecantikan yang mampu mengalahkan bunga kampus mereka si angel, tapi juga memiliki aura yang benar-benar mengesankan.


airin menatap tajam ke arah mely, airin mengingat dengan jelas betapa menderitanya airin lama.


mely yang mendapat tatapan tajam dari airin merasa bergidik ngeri namun segera di tepis olehnya.


ketika semua orang masih menatap airin dengan terpesona suara langkah kaki masuk ke dalam kelas mereka.


di depan berdiri seorang pria paruh baya yang sudah berusia 45 tahun, namanya pak cahyo, sekaligus dosen pembimbing kelas airin.


"ekhemzz" suara deheman membuat semua mahasiswa yang masih menatap airin tersadar, kemudian menyadari bahwa sang dosen sudah berdiri di depan mereka.


Tatapan sang dosen beralih ke arah gadis yang duduk di pojok kelas, rasanya ada yang berbeda karna yang duduk di sana sebelumnya adalah gadis yang sangat pendiam dan tertutup.


dia berpikir apakah ada mahasiswa baru di kelasnya, namun sepengetahuannya tidak ada.


"kamu, yang di pojok, apakah kamu siswa pindahan?"


ucap pak cahyo bertanya pada airin tanpa banyak berpikir lagi.

__ADS_1


"ehh, maaf pak, saya airin pak, airin olivia hartanto" jawab airin dengan senyum manisnya yang membuat para pria di kelasnya meleleh karna senyum airin.


"airin, wah kamu terlihat sangat berbeda sekarang sampai bapak tidak mengenali kamu lagi" ucap pak cahyo sambil mengangguk-anggukan kepalanya.


"baiklah sekarang kita lanjutkan materi minggu kemarin" sambung pak cahyo yang di arahkan pada semua siswanya.


......................


setelah semua mata kuliah airin habis, airin langsung pergi ke ruang dekan untuk membahas tentang ujian kelulusan yang mau airin ambil.


Semua prosesnya berjalan lancar dan tanpa hambatan sedikitpun, karna bagaimanapun juga airin adalah mahasiswi yang sangat berprestasi dan tidak masalah untuk mengambil ujian kelulusan secepatnya.


kali ini, airin yang sudah benar-benar kapok naik angkot memutuskan untuk naik taksi pulang ke rumahnya.


bagaimanapun juga uang yang dari sistem belum airin sentuh sama sekali.


setelah menarik uang 50 juta airin melihat toko hanphone di seberang jalan tempatnya berdiri.


ya, airin ingin membeli handphone baru untuk mempermudah dirinya sendiri.


setelah mendapatkan handphone terbaru yang sesui keinginannya airin langsung meminta supir taksi untuk melanjutkan perjalanan pulang.

__ADS_1


di dalam taksi airin menatap handphone barunya dengan perasaan puas, handphone yang seharga 20 juta itu airin beli yang semirip mungkin dengan handphone lamanya di kehidupannya sebelumnya.


hp berwarna biru muda dengan merek terkenal dan model terbaru.


tak terasa waktu berlalu airin sudah tiba di depan rumahnya.


Airin menyerahkan uang sebesar 300 ribu pada supir taksi kemudian masuk ke gerbang rumahnya.


airin menatap rumah kontrakan sempit yang benar-benar sangat kumuh mengingat airin yang sudah terbiasa hidup bergelimang harta dari masa kecilnya.


semakin di pikirkan, semakin airin memantapkan niatnya untuk merubah kehidupan barunya seperti dulu dan bahkan lebih baik dari yang dulu.


"miky"


"saya disini nona"


"bisakah kamu membantuku untuk mencari keberadaan seseorang?"


"tentu bisa nona, biayanya hanya 2 poin sistem"


jawaban sistem membuat airin mengerutkan bibirnya dengan kesal,

__ADS_1


"huh, 2 poin sistem dari mana, 1 aja aku tidak punya" gerutu airin kesal.


"sudahlah, nanti saja, tunggu aku menyelsaikan misi dan mendapat poin sistem barulah aku memintamu mencarinya, lagian ini tidak terburu-buru juga hushh" airin menghela napas pelan kemudian membaringkan dirinya di tempat tidur.


__ADS_2