
airin tertidur lelap selama 1 jam kemudian terbangun karna mendengar suara orang mengetuk pintu kamarnya.
setelah memaksa dirinya bangun airin berjalan menuju pintu.
"maaf mah, airin pulang dari kampus malah ketiduran, hehe" ucap airin langsung setelah melihat sang ibu berdiri di depan pintunya.
"dasar kamu ini, kamu pasti belum makan kan, coba kamu lihat ini sudah jam berapa" pngingat sang ibu pada airin.
airin kemudian melirik ke arah jam dinding dan sedikit terkejut.
"wah ternyata aku ketiduran selama 2 jam"
batin airin sambil senyum cengengesan ke arah sanh ibu.
"apa, kenapa kamu senyum-senyum begitu ngeliat mamah?"
" kamu pasti belum makan kan, sini mamah udah beliin kamu nasi goreng kesukaan kamu sayang"
mendengar ucapan sang ibu airin merasa hangat dalam hatinya.
__ADS_1
sifat bu rita sangat mirip dengan mamah, lembut dan pengertian.
airin merasa sangat beruntung di dua kehidupannya dia memiliki ibu yang sangat baik, pengertian dan sangat menyayanginya.
di tambah lagi dengan wajah mereka yang sangat-sangat mirip membuat airin merasa sangat beruntung.
"waaahh, mamah adalah yang terbaik, I love u mah" ucap airin kemudian mengecup pipi ibunya.
"mah, airin sudah mendapat persetujuan untuk mengambil ujian kelulusan secepatnya, dan ujiannya akan di laksanakan 1 minggu lagi, do'ain aku yah ma". ucap airin pada bu rita setelah selsai makan.
"syukurlah kalo begitu nak, mamah akan selalu mendo'akan yang terbaik buat kamu sayang" balas sang ibu.
meski kehidupan airin di kampus pernah mendapat gangguan dari si mely and the geng, airin membuat mereka tak berani berkutik lagi, yah jangan lupakan siapa airin sekarang, seorang master bela diri.
di kehidupan sebelumnya, airin memang bisa bela diri, tapi hanya bisa beladiri dasar dan hanya cukup untuk melindungi diri dari orang biasa saja.
beda dengan yang sekarang, airin bahkan mampu mengalahkan seorang pembunuh bayaran teratas sekalipun.
setelah pengalaman terakhir airin naik angkot, airin tiap hari pulang pergi kampus selalu naik taksi.
__ADS_1
ingin membeli mobil, airin bukan tak punya uang, namun airin masih harus menyiapkan modal awal untuk memulai perusahaannya.
tak terasa besok adalah hari airin akan mengambil ujian kelulusan dari perguruan tinggi tempat airin menimba ilmu.
rasanya airin kadang masih tidak percaya dengan kenyataan yang menimpanya, ya dia mengalami yang namanya kelahiran kembali.
"yah, mungkin tuhan ingin memberinya kesempatan untuk menebus segala penyesalannya" pikir airin dalam benaknya.
Airin menatap jam dinding di kamarnya, jam masih menunjukkan jam 5 sore, masih ada waktu sebelum makan malam, airin memutuskan untuk berjalan-jalan keluar rumahnya.
setelah lama berjalan, airin naik taksi menuju pasar barang antik, yah entah kenapa, airin hanya mencoba peruntungannya.
Sampai di pasar barang antik, airin berhenti di depan sebuah toko barang antik yang lumayan besar, pandangan airin terpokuskan ke arah gelang merah yang terlihat sangat cantik.
mata airin tak pernah lepas dari gelang merah itu, namun airin segera tersadar dan mengalihkan tatapannya ke arah lain.
takut-takut jika si pedagang melihat tatapan airin menatap gelang merah itu kemudian menaikkan harga sesukanya.
airin berpura-pura menanyakan harga mangkok tua, sebenarnya bukan tampa alasan, entah kenapa insting airin mengatakan bahwa mangkok tua itu tidak sederhana juga, mangkok yang hampir seluruh bagiannya tertutup debu.
__ADS_1
"berapa harga mangkok tua itu pak?" tanya airin tanpa basa basi lagi.