Sistem Luar Biasa

Sistem Luar Biasa
BAB 24 GELANG MERAH DELIMA


__ADS_3

Airin hanya ber ohh ria saja mendengar penjelasan dari sistemnya.


"Sekarang nona adalah pemilik ketiga dari gelang ini" sambung sistem miky.


"benarkah? lalu apa saja fungsi gelang ini?"


"Fungsi gelang ini bisa sebagai tempat persembunyian nona, anda bisa memasukkan mahluk hidup apapun ke dalam sini, dalam kata lain ini adalah dunia kecil yang dewanya adalah anda sendiri nona"


"nona juga bisa menanam tanaman obat apapun dan tidak akan ada batasannya nona, contohnya buah-buahan yang ada di dalam sini, anda bebas memetik buah mereka dan mereka tidak akan pernah ada habisnya nona, karna mereka akan langsung tumbuh kembali setelah di petik" apa yang di jelaskan oleh sistem membuat Airin benar-benar takjub.


"Apakah benar-benar ada hal luar biasa seperti itu miky?" ucap airin kemudian mengalihkan tatapannya ke arah pohon apel yang baru saja di petik buahnya. dan benar saja disana masih utuh tidak ada bekas habis di petik sama sekali.


"tentu nona" jawab sistem miky.


"miky, seperti katamu tadi, kalau gelang merah delima ini adalah peninggalan seorang permaisuri dan dewi obat, jadi apakah ada warisan dari kedua orang hebat itu di dalam gelang dimensi ini?"


"tentu nona, semua yang ada di sini adalah peninggalan dari pemilik sebelumnya, termasuk rumah kuno yang disana nona, jika anda penasaran apa saja warisan yang di tinggalkan kenapa nona tidak memeriksanya secara langsung?"

__ADS_1


"baiklah, kalau begitu mari kita masuk ke rumah itu dan melihat-lihat miky" ajak airin pada sistemnya.


Airin berjalan menuju rumah kuno yang terlihat sangat indah dan terawat itu, sejenak airin menatap rumah di depannya dengan seksama, khawatir jika ada jebakan.


Setelah memastikan kondisi aman, airin pun mendorong pintu terbuka, di dalam terpampang lah kondisi dan isi rumah yang sangat nyaman, bersih dan terawat.


padahal rumah ini sudah tak berpenghuni lebih dari ribuan tahun.


Bangunan rumah yang sudah ada sejak zaman kuno hingga zaman modern.


Airin sangat puas dengan kamar barunya, kemudian airin berjalan menuju perpustakaan, disana sudah tersusun rapi buku-buku yang masih menggunakan aksara kuno.


setelah berkeliling ke kamar lainnya , airin terakhir memasuki gudang penyimpanan harta.


"waaaaw" ucap airin takjub menatap isi dalam ruangan, si ruangan itu tersimpan berbagai macam harta berbentuk emas, perak, mutiara, batu giok yang berharga dan berbagai macam perhiasan khas zaman dahulu yang biasa di gunakan oleh seorang permaisuri dan para bangsawan.


"Sekarang aku benar-benar sangat kaya" gumam airin pelan dengan jantung yang masih berdetak cepat santing bahagianya.

__ADS_1


Airin mengedarkan pandangannya ke arah buku yang di susun rapi, karna penasaran airin pun berjalan menghampiri buku-buku tersebut.


"ya Ampun, ini adalah buku kultivasi, dan masih banyak buku jurus-jurus yang selalu kultivator miliki di pilm-pilm, apakah kultivator itu benar-benar ada?" pikir airin sambil bergumam dengan tangan yang masih membolak-balik buku di depannya.


Entah kenapa airin merasa bahwa isi buku itu langsung bisa airin kuasai. semuanya tercetak jelas dalam ingatan airin.


"miky"


"iya nona"


"Apakah kiltivator itu benar-benar ada?"


"benar nona, namun sekarang tidak ada kultivator yang berkultivasi keabadian"


"lalu apa aku bisa menjadi kultivator?"


"tentu nona, dengan sumber daya yang sebanyak ini, apalagi ruang dimensi yang penuh dengan aura, nona tentu bisa menjadi kultivator keabadian".

__ADS_1


__ADS_2