
setelah mendapat persetujuan sang ibu airin ahirnya berangkat ke kampusnya.
Airin yang pertama kali merasakan rasanya naik angkot benar-benar sangat tidak tahan.
seumur hidupnya ini adalah pengalaman paling gak mau airin alami lagi, rasanya benar-benar menyiksa.
"pokonya aku harus beli mobil, aku gak mau naik angkot lagi" gumam airin setelah turun dari angkot ke dua.
setelah berjalan selama 10 menit lagi airin ahirnya tiba di depan gerbang kampusnya.
setelah menghela napas panjang airin ahirnya melangkahkan kakinya memasuki kampus barunya, ya kampus baru buat airin patricia.
setelah airin berjalan masuk ke dalam kampus dengan anggun, dengan sepatu kats murah namun sangat elegan saat di pakai airin.
setiap orang yang airin lewati menatap kagum dengan kecantikan airin, banyak yang menduga bahwa airin adalah mahasiswi baru.
"waw, lihat dia sangat cantik"
__ADS_1
"benar, langkahnya terlihat sangat anggun"
"cantik sekali, apakah dia mahasiswi baru?"
"ah gak mungkin, kemarin aku sudah melihat mahasiswa baru semuanya saat ospek tidak ada gadis yang secantik itu"
"atau mungkin dia siswa pondahan"
"ahhh, aku suka skali style gadis itu"
berbagai macam bisikan mengiri setiap langkah airin menuju ruang kelasnya.
kondisi kelas masih sepi karna airin yang berangkat terlalu pagi karna takut terlambat di hari pertamanya masuk ke kelas.
tidak lama, satu persatu teman sekelas airin mulai datang dan setiap orang masuk pandangan terkejut menatap airin yang masih sibuk mencoret-coret di buku catatannya.
namun tidak ada satupun yang menegur airin karna mereka merasa tidak mengenal airin.
__ADS_1
jam 8 pagi tepatnya, semua teman sekelas airin sudah datang semuanya, namun pandangan semua orang masih menatap airin dengan penasaran.
airin yang merasa banyak mata menatap ke arahnya merasa tidak nyaman kemudian mengangkat kepalanya menatap teman-teman sekelasnya yang menatap tak berkedip ke arahnya, bait itu perempuan atau laki-laki.
"ekhemzz, apkah ada yang aneh di wajahku, sampai kalian menatapku tak berkedip begini?" ucap airin yang sontak menyadarkan semua orang yang menatapnya.
"kamu siapa? kenapa kamu di kelas kami dan duduk di tempat duduk si cupu airin?" jawab seorang gadis yang duduk di bangku depan airin.
pertanyaan gadis itu mewakili semua orang, karna semua orang di kelas itu memiliki pertanyaan yang sama.
airin tidak buru-buru menjawab, dia hanya tersenyum kemudian menutup bukunya lalu berdiri dari tempat duduknya.
"hai semuanya, apa kalian tidak mengenaliku? kalau iya, maka perkenalkan namaku adalah airin olivia hartanto, kita sudah tiga tahun di kelas yang sama" ucap airin memperkenalkan dirinya yang mengundang kehebohan teman sekelasnya.
pasalnya penampilan dan aura airin benar-benat berubah 360° sampai-aampai tidak di kenali semua orang.
"apakah kamu benar-benar airin? di mana kaca matamu dan apakah kamu melakukan operasi plastik?" pertanyaan sarkastik dari seorang wanita yang duduk di barisan paling depan bangku airin.
__ADS_1
airin menatap gadis yang berbicara sarkastik di depannya itu, kemudian airin ingat namanya adalah mely, dia adalah orang yang sering membuli airin olivia.
"apa, aku baru saj mengubah penampilanku dan sekarang kamu sudah tidak mengenaliku, yah ku akui dulu aku tidak mau terlalu menonjol, tapi sekarang tidak lagi, aku airin olivia hartanto bukan airin yang cupu seperti dulu lagi"