
"kakek jin, saya sudah memutuskan akan menjualnya pada anda, kakek jin bisa membayar 50 milyar saja" ucap airin pada kakek jin.
airin bukan tidak ingin mendapat uang 60 milyar, tapi untuk sekarang, yang airin paling butuhkan adalah koneksi.
itulah kenapa airin hanya meminta 50 milyar saja.
"tidak, tidak nak, saya akan tetap membayarnya sesuai harga pasar" bantah kakek jin.
"tidak kek, dengan kakek sudah jujur tentang harganya sudah membuat saya sangat menghargai kakek jin, kelak kalau saya mendapat barang antik yang bagus lagi, kakek jin adalah orang pertama yang akan saya cari" ucap airin menjelaskan alasannya.
setelah mendengar ucapan airin, kakek jin pun menjadi nyaman, maksud gadis airin adalah untuk menyambung koneksi dengannya.
jika di pikirkan lagi, kakek jin juga lumayan menyukai sifat airin, dan cara berpikir airin juga sangat cocok dengannya, jadi tidak ada alasan menolak lagi.
"baiklah nak, kelak kalau kamu punya barang bagus lagi kamu harus menghubungiku yang pertama, dan jika kamu membutuhkan bantuan kelak selama itu tidak melanggar hukum aku pasti akan membantumu" ucap kakek jin tulus ingin berteman dengan airin.
feling kakek jin mengatakan bahwa airin akan menjadi sesosok yang luar biasa kelak, jadi tidak ada salahnya menjadi teman dengannya dari sekarang.
__ADS_1
"gadis, dimana nomer bank mu, asistenku akan mentransfernya sekarang juga" sambung kakek jin meminta nomer bank airin.
tidak lama bunyi notifikasi di hp milik airin, setelah airin periksa senyum mengembang di wajah cantik airin.
anda menerima transfer uang dari rek: 123××××× sebesar 50.000.000.000,00
saldo anda sekarang adalah : 50.950.000.000,00
"akhirnya aku bisa beli rumah yang lebih layak buat mamah" batin airin.
setelah mengobrol sebentar, airin pun pamit untuk pulang pada kakek jin, karna jam yang sudah menunjukkan pukul 8 malam, airin takut sang ibu khawatir karna baru kali ini dia pulang telat.
"mamah, aku pulang" ucap airin sambil berjalan menghampiri sang ibu.
"kamu habis dari mana nak, tumben kamu pulang telat begini, mama khawatir nak" ucap ibu rita.
"he he, iya airin minta maaf mah kalau sudah bikin mamah khawatir, nanti aku ceritain mah, tapi sekarang airin mau mandi sama ganti baju dulu boleh ya mah" ucap airin sambil airin mencium leher bajunya.
__ADS_1
yah airin merasa tidak nyaman karna belum mandi sehabis keliling di pasar barang antik.
ibu rita yang notabennya pengertian banget pun hanya mengiyakan "baiklah nak, mama tunggu disini ya".
"oke, siap bos" balas airin sambil mengangguk semangat.
tak lama, airin pun selsai mandi dan sekarang sudah duduk di depan tv sama ibu rita.
"mah, aku mau kasih liat mamah sesuatu, tapi mama janji, jangan kaget yah ma" ucap airin dengan tampang misterius.
"ada apa nak, kamu jangan bikin mama takut ya, jangan yang aneh-aneh" ucap ibu rita khawatir.
"nggak kok mah, ini bukan hal yang berbahaya kok mah" balas airin yang mengetahui kehawatiran ibu rita.
"ya sudah nak" angguk ibu rita menanggapi airin.
airin mengeluarkan hp nya kemudian menyerahkannya sama ibunya.
__ADS_1
ibu rita menatap kaget ke arah hp airin, bahkan ibu rita hampir saja menjatuhkan hp airin santing terkejutnya.