Sistem Luar Biasa

Sistem Luar Biasa
BAB 61 bertemu kultivator


__ADS_3

[mall sistem]


[1. Pil pemurni tubuh \= 10 poin sistem]


[2. Pil penawar racun \= 10 poin sistem]


[3. metode penyembunyian aura \= 20 poin sistem]


[4. Pil perpanjang umur \= 10 poin sistem]


[5. Pil kecantikan \= 5 poin sistem]


[dan masih banyak lagi yang lain. nona tinggal menyebutkan pil apa yg nona inginkan, maka sistem akan secara otomatis menyesuaikannya dengan yang anda butuhkan nona. ]


"baiklah kalau begitu miky, untuk sekarang aku belum memikirkan pil apa yang aku ingin beli, aku akan membeli nanti ketika aku membutuhkannya" jawab airin.


Setelah memeriksa mall sistemnya, Airin menyandarkan tubuhnya di kursi kerjanya.


Setelah selsai memeriksa semua berkas di mejanya yang lumayan melelahkan, airin merasakan kenyamanan kemudian perlahan tertidur dalam posisi duduk.


20 menit kemudian terdengar suara ketukan di pintu ruangan Airin.


"tok.... Tok.... tok"

__ADS_1


mendengar suara ketukan itu Airin langsung terjaga, kemudian matanya menatap ke arah jam dinding di kantornya.


"ternyata sudah jam 5 sore" gumam Airin kemudian merapikan dirinya sendiri.


karna belum mendapat perintah dari airin untuk memasuki ruangan, kembali terdengar suara ketukan di pintu.


"masuk" perintah airin.


Beberapa karyawan Airin masuk dan menyelsaikan pekerjaan mereka.


Mereka pun satu persatu menyerahkan hasil pekerjaan mereka.


Melihatnya, airin tidak mengatakan apa-apa sampai semua orang sudah mengumpulkan hasil pekerjaannya.


Namun perhatian Airin teralihkan pada seorang wanita yang menyerahkan berkas terakhir.


Sambil menerima berkas tersebut Airin menatap wanita tersebut.


Melihat sang bos yang menatapnya dengan serius, wanita tersebut menunduk dengan takut.


Padahal dia adalah seorang kultivator, namun entah kenapa dia sangat takut merasakan aura yang ada di sekitar Airin.


Semuanya benar-benar manakjubkan untuk airin, yah setelah semua ini adalah pertama kalinya airin bertemu seorang kultivator selain dirinya.

__ADS_1


"baiklah, saya akan memeriksa hasil kerja kalian nanti, untuk hari ini kalian sudah boleh pulang, tapi pesan saya, jangan sekali-sekali kalian mengulangi kesalahan yang sama" ucap airin dengan wajah serius sambil memberi tatapan peringatan pada karyawannya.


"baik buk Airin" jawab mereka serempak.


Mendengar jawaban mereka airin hanya membalas dengan anggukan kemudian meminta mereka untuk pulang karna jam kerja yang sudah selesai.


mereka satu persatu keluar dari ruangan airin.


Setelah kepergian mereka airin kembali memeriksa hasil revisi dari karyawannya, dan hasilnya membuat airin puas.


Sebenarnya karyawan di kantor airin rata-rata adalah orang-orang yang kompeten, karna untuk masuk perusahaan th entertain harus melewati seleksi yang sangat ketat, jadi sangat sulit untuk masuk melalui koneksi.


Setengah jam berlalu dan airin sudah selesai memeriksa berkas yang ada di mejanya.


Jam sudah menunjukkan pukul 5.40 sore, karna airin yang merasa belum ingin pulang memutuskan berjalan-jalan ke jalanan khusus ibukota yang menyediakan berbagai kuliner tradisional.


Satu persatu jajanan airin coba, untuk menghilangkan rasa penasaran di kehidupan sebelumnya.


Di kehidupan sebelumnya airin terlalu fokus do dunia permodelan hingga dia tak punya waktu dan malas untuk sekedar berkeliling di ibukota.


Tak terasa sudah 2 jam lebih airin berkeliling di taman khusus tempat pedagang jajanan itu, hingga yang terakhir airin memutuskan untuk masuk ke sebuah restoran tradisional juga.


setelah makan makanan berat sebagai penutup airin memutuskan untuk pulang.

__ADS_1


Di perjalanan pulang airin melihat seseorang yang berlari di kejar oleh bayangan hitam.


Karna perjalanan menuju vila Airin adalah daerah pegunungan hingga harus melewati jalanan yang sepi dengan hutan yang berada di kiri kanan jalannya.


__ADS_2