
Hukum di dunia para kultivator adalah, yang kuat yang berkuasa, yang kuat memakan yang lemah.
Ke empat pria berjubah hitam memutuskan untuk kembali ke asal mereka untuk melapor pada guru mereka.
sedangkan Airin sudah duduk manis di sofa ruang tengah rumahnya.
Di depannya jing chen duduk dengan tegang di depan airin.
Bagaimana tidak, berada di dalam ruangan bersama seorang wanita sejujurnya belum pernah dia lakukan.
Karna sekte canglan adalah sekte khusus untuk pelatihan pria, dan jing chen yang sudah berlatih di sekte canglan sejak usianya masih 8 tahun, hingga sekarang usianya sudah 25 tahun belum pernah berada dekat dengan wanita manapun.
Melihat jing chen yang terlihat gugup, airin mencoba mencairkan suasana.
"ehemz" dehem airin untuk mengalihkan perhatian jing chen yang terlihat tegang dan gugup.
Mendengar deheman airin jing chen mengangkat kepalanya kemudian menatap Airin, menunggu airin untuk berbicara.
__ADS_1
"jadi, jing chen, apa rencana mu untuk selanjutnya? " ucap Airin akhirnya memulai percakapan.
mendengar ucapan Airin, jing chen diam sejenak untuk berpikir, kemudian setelah membulatkan tekadnya, jing chen mengucapkan rencananya pada Airin.
"nona, untuk kembali ke negara c secepatnya sepertinya aku tak bisa, jadi izinkan saya mengikuti anda nona" ucap jing chen bersungguh-sungguh.
"saya bisa bekerja untuk menjadi pengawal atau apapun untuk nona, saya mohon nona, saya tidak bisa mempercayai orang lain lagi nona." sambung jing chen sebelum Airin bicara.
"lalu, kenapa kamu mempercayaiku? " ucap Airin.
"karna sebagai praktisi jalan kebenaran, saya hanya mengikuti kata hati saya saja nona, saya berjanji akan mengabdi pada apapun perintah anda nona" tegas jing chen.
"sekte canglan sudah di hancurkan oleh para praktisi jahat itu nona, dan bahkan sekarang semua murid dari sekte canglan serta para master harus berpencar dan bersembunyi agar tidak di bunuh oleh sekte jahat yaitu sekte bulan darah" jawab jing chen penuh emosi.
"apa kamu ingin balas dendam? " cerca airin lagi, untuk mengetahui lebih lanjut tentang jing chen.
"saya pasti akan membalaskan dendam sekte saya nona, tapi tidak sekarang, saya harus menjadi lebih kuat agar saya bisa menghapus sekte jahat itu hingga ke akarnya" jawab jing chen dengan tekat membara di matanya.
__ADS_1
"baiklah, hingga waktunya tiba, aku akan membantumu" putus airin di akhir hingga cukup mengejutkan jing chen.
ungkapan terimakasih tak tertara yang jing chen rasakan saat mendengar ucapan airin.
" terima kasih nona, terima kasih, budi baik nona akan saya balas dengan sebaik-baiknya, bahkan jika saya harus mengorbankan nyawa saya nona". Ungkap jing chen dengan bersungguh-sungguh.
"baiklah, kalau begitu mulai sekarang kamu akan menjadi pengawal pribadiku, serta merangkap sebagai asisten pribadiku" putus airin setelah melihat kesungguhan jing chen.
"baik nona, saya tidak akan pernah mengecewakan anda nona" janji jing chen.
"oke, sudah di putuskan kalau begitu, sekarang beristirahatlah, kamu bisa memilih kamar manapun yang kamu mau di lantai bawah ini" ucap Airin.
"saya akan kembali ke kamar saya untuk beristirahat, kamu juga beristirahatlah" ucap Airin kemudian berdiri dan hendak kembali ke kamarnya.
"baik nona" jawab jing chen dan ingin memilih kamar.
Namun baru mengambil satu langkah, jing chen teringat sesuatu kemudian buru-buru untuk memanggil Airin.
__ADS_1
"nona" teriak jing chen.