
Hari ini kabar duka datang di telinga ibuku,suami dari adik ibu meninggal dunia.
Entah " apa yang terjadi pada omku" semuanya begitu cepat " menurut kabar yang beredar om meninggal karena disantet.
Om ku tinggal di hulu sungai Mahakam lebih jauh dari tempat ibu dan ayah ku selama ini berada.
setahuku " suami dari adik ibu dikenal orang sebagai penjual tanah orang lain,
selain itu" bisa jadi ada segelintir orang yang dendam dan memakai jasa dukun untuk mengambil nyawa omku.
Ibuku pun tersenyum tipis dengan sorot mata senang " bagaimana tidak" senang' ucap ibu.
dia itu' yang sudah menjual habis tanah warisan ku" kelakar Ibu, ayahku pun turut menimpali,sebagai saudara harus saling mengasihi.
Bukannya saling memperkaya kehidupan sendiri saja" ujar ayahku dengan wajah sendu.
Hidup kita pasti tidak sesulit ini sambung ayahku dengan tatapan mata sendu mengingat kembali perbuatan omku.
Yah"" itu masa lalu, jangan dijadikan beban dan sakit hati karena dengan menyimpan rasa sakit hati.
__ADS_1
Kita melukai diri kita sendiri, maafkan dan ampuni daripada harus membuat hatiku sakit.
Tokh nanti ada balasannya sendiri sahutku dengan tatapan mata sayu kearah ibu dan ayah ku.
Usai obrolan ringan dengan orang tuaku,ibu berujar besok ibu dan ayah mau kembali mudik kehulu.
Ya' orang tua ku sudah seminggu disini,Bu..apa aku boleh kerja sambil sekolah tukasku setelah menimbang susah dan senang nya bekerja.
Hening
Ibu tidak ngelarang tidak juga gijinin kamu bekerja, tetapi seperti kamu tahu inilah alasan ibu dan ayah mu tinggal dihulu.
Tanah dihulu mau ibu jual untuk biayai sekolah kamu" tetapi menjual tanah ternyata tidak semudah menjual sayur mayur seloroh ibu menghadap kearah ku.
Aku baru terbangun saat hari sudah menjelang sore" aku turun kebawah untuk sekadar minum karena cuaca masih panas.
Zel.. panggil tanteku" iya" tante jawabku? teman Tante lagi nyari orang kerja diwarung baksonya,baru buka seminggu yang lalu selorohnya padaku.
Oh"..dimana Tante" timpalku dengan cepat" digunung Belah ujar Tante membalas kata kata ku.
__ADS_1
Aku mau tante" cetus ku sambil tersenyum, kalo kamu mau besok siang saja sepulang sekolah,saran tante padaku.
Sesudah berganti pakaian rumah,aku gegas ke jalan yang dikatakan oleh tante padaku di kemarin.
Bu.. siang' sapaku"! apa kamu ponakan bu aduh keluhnya aku lupa namanya ucapnya sambil tersenyum tipis melihat kearah ku.
Saat ini kamu bisa mulai kerja" tugas mu mengantarkan pesanan dari pelanggan yang datang,terus soal gaji kamu maunya Gimana?
maaf Bu" saya malu bicara soal gaji kan aku belum kerja sahut ku' tidak apa " oh ya; nama kamu siapa timpalnya padaku.
Saya Zeldar Bu" nama kamu cakep seperti wajahmu" pujinya padaku sambil menatap kearah ku.
kalo ibu panggil aja " Bu Rina anak ibu persis seperti kamu tingginya tetapi ia tinggal bersama neneknya dijawa.
Kalo boleh gajinya dua Minggu sekali ucapku dengan cengengesan.,tentu saja boleh balas Bu Rina seraya tersenyum.
Baik'lah itu ada orang tanyai mau makan apa dan minum nya apa" perintah Bu Rina padaku.
Aku bergegas menuju ke arah keluarga yang tengah duduk dimeja dekat dinding, maaf" pak Bu mau pesan apa tanyaku pada sebuah keluarga yang baru saja duduk.
__ADS_1
Pesan 4 mangkuk bakso dan minum nya es teh manis " jawab seorang bapak yang masih terlihat muda.
Baik' pak? aku gegas menuju kearah Bu Rina, Bu katanya pesan 4 porsi bakso dan 4 gelas teh manis ujar ku pada Bu Rina.