Stories Of The Heart

Stories Of The Heart
Episode 37.Anak angkat


__ADS_3

Hari ini genap sebulan usaha sania untuk mengusut soal kejelasan


Surat pengalihan kepemimpinan perusahaan.


Bubu ...sapaku pada istriku?


IA tengah menyisir rambutnya yang panjang didepan cermin.


IA nampak diam.bubu..tukasku lagi?


iapun sontak menatapku Dan berkata " Yah..pupu Ada apa? " sahutnya dengan wajah yang terlihat sedih.


Mari kita tidur ucapku seraya memegang pundak nya,ia tersenyum tipis dan beranjak ketempat tidur bersamaku.


IA telah terlelap dalam mimpi sedangkan aku duduk dan menatap wajah nya.


Bubu sampai detik ini,aku gak ngerti kenapa bubu memilihku gumamku seraya kubelai pipi berlesung pipitnya.


Malampun kian larut akupun memilih berdoa kepada Tuhan mencurahkan apapun yang ada dihatiku.


Hari telah terang benderang aku meraba disampingku.tetapi aku tidak menemukan bubu istriku.


Aku gegas keluar Dari kamar mencari sosok bubu tetapi nyampe didapur senyumku menyungging saat melihatnya tengah memasak didapur dibantu oleh pembantunya.


Tuan udah bangun "?Sapa pembantu sania kearahku. bubu menatapku Dan senyum nya begitu manis lebih manis Dari biasanya.


Pupu ayo...sarapan?


tukasnya sambil menarik tanganku menuju meja makan.


Ia segera melayaniku dengan sigap " ini pupu sarapan terus mulai hari ini kita sendiri mengawasi para pekerja direstoran selorohnya padaku.

__ADS_1


Ada masalah tanyaku hati hati.


Gak sahut nya,hanya saja bubu ingin memantau keadaan juga ingin membuat terobosan baru.


Ucapnya diselingi senyum yang indah,senyum yang sempat hilang beberapa waktu yang lalu.


Nah "?gitu dong tak baik berlarut larut dalam duka pungkasku sambil menatap wajahnya dengan penuh cinta.


Iya" makanya pupu bikin hatiku seneng ujarnya sambil bermanja didadaku.


Caranya? cetusku tak paham.


yakh ?" masak pupu gak tahu ujarnya dengan memasang wajah kecewa.


Iapun meninggalkanku sendiri yang masih termenung soal barusan,apa yang tengah diinginkan bubu dariku.


Sesudah berpakaian rapi aku bersama bubu pergi ke restoran.


Tiba disana hal pertama yang menjadi perhatianku adalah desain interiornya Sungguh indah.


Saat tengah duduk bubu berkata" pupu


aku mau kedalam dulu ucapnya sambil melangkah keruangan manager.


Satu jam sudah bubu didalam minuman Dan roti yang tadi sudah habis." maaf pupu lama ya? " ucapnya yang sudah duduk didepanku.


Iya" bubu lama sampai sampai roti dan minuman yang diberikan mbak tadi abis


ujarku dengan mengulum senyum.


Ayo... kita ke...ucapan bubu berjeda tatapan matanya kearah luar restoran.

__ADS_1


bu..kamu liatin apa?


ujarku seraya mengalihkan pandangan kearah luar.


Itu.. itu Ada Om Damar dan pak danu cahyono ujarnya terbata bata seraya menatapku.


Mana? Om mu bubu ,Gak Ada? "Apa kamu yakin itu Om damar celetuk ku memastikan penglihatannya.


aku yakin itu Om damar tukasnya tanpa keraguan, akupun berdiri dan mengikutinya kearah luar restoran tepatnya diparkiran.


Kalo pernyataan bubu benar ia melihat Om damar dan pak danu.berati mereka berdua bekerja sama, aku membatin.


Hingga setiba dirumah pintu dibuka oleh mbak tutik, non.. didalam Ada Om damar juga temannya.


oya " jawab bubu istriku pada mbak tutik, aku masuk kedalam rumah bersama bubu,akupun bertanya ada apa


Om damar kerumah pikirku.


Apa kabar? sania, ujar Om damar, seperti yang Om lihat sahut bubu dengan senyum yang dibuat buat.


Sania Om mengetahui keingintahuan mu soal surat yang tempo Hari, asal kamu tahu kamu bukan anak kakakku tukasnya dengan nada serius.


Om jangan bercanda? tukas bubu istriku,


apa" kamu butuh bukti agar kamu tidak mengangap Kata kataku omong kosong jelas Om damar lagi.


Seorang danu cahyono memasuki ruang keluarga setelah mendengar tepukan tangan Om Damar.


Pak Danu mengeluarkan surat bukti keterangan adopsi anak dan memberikan kepada bubu istriku.


IA menerima dan menatapku dengan tangan bergetar sambil memegangi surat itu serta membacanya.

__ADS_1


Air mata bubu mengalir membasahi pipi nya, Om mengapa? aku harus mengetahui ini!" ungkap bubu.


Ini kukatakan agar kamu tahu diri dan tidak mengambil hakku cerocos nya dengan ketus.


__ADS_2