
Hari ini hari sangat melelahkan bagiku " bagaimana tidak ? lelah ,aku melayani pembeli bakso yang lumayan banyak.
Belum lagi latihan menyetir mobil " rasa lelah membuatku bergumam lirih " apa ini yang aku inginkan cetus ku dalam benakku.
Tapi ini sebuah keuntungan bagiku batinku bisa latihan menyetir mobil sekalian bisa menikmati kecantikan Bosku yang cantik.
hari semakin sore Sari nampak membereskan barang barang didalam warung ku.
Ia menatapku dan berkata" warung nya aku tutup aja soalnya ada temanku mau kerumah selorohnya padaku.
Oh' begitu timpalku sambil tersenyum tipis.iapun bersiap didepan motor ku ; ayo' kita pulang ucapnya sambil menatapku.
Akupun membonceng Sari hingga tiba dirumah ku , Sari lalu membuka pintu dan segera membersihkan diri.
Aku masuk kedalam dan memilih duduk didepan televisi : Aroma wangi tubuhnya begitu harum.
Aku sempat hanyut terbawa oleh wanginya sabun mandi nya, ia pun lalu memasak untuk makan malam kami.
Ikan goreng tepung sama sayur capcay
aku memakan nya dalam diam begitu pula dengan sari Istriku.
kami tenggelam dalam pikiran kami masing-masing , Zel...laki laki itu melamar ku.
Aku menerima lamaran nya , dan malam ini kita murni berpisah.
aku berharap hubungan kita layaknya saudara setelah ini.
Sungguh hatiku hancur lebur saat telingaku menangkap suara istriku Yang memilih berpisah dengan ku.
katakan apa salahku padamu cecarku aku tidak pernah melarang mu pergi dengan pria itu sambungku.
Aku bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari kita ; bahkan aku sudah setahun lebih tidak pernah membeli kebutuhan pribadiku..
Demi kamu ,dan sekarang apa lagi yang kamu lakukan padaku cerocos ku dengan tatapan mata sendu.
Baik,kita berpisah secara adat ucapku pelan, mudah mudahan ini pilihan terbaik kita berdua ucapku lagi.
Mobil berhenti tepat didepan rumah ku
Sari lalu menenteng tas nya yang lumayan besar yang ia letakkan didekat pintu.
__ADS_1
Aku pergi pamitnya padaku.
pintupun tertutup rapat Sari sengaja menutup pintu rumah ku.
Entah apa maksudnya ;
tinggal lah aku sendirian dirumah ini aku stress sekarang ini.
Aku pergi keluar rumah dan duduk didepan rumah ku ;
Hpku berdering nyaring.
Kulihat panggilan dari Bos ku,
hallo... Zel kamu sibuk Gak?
tanyanya padaku.
Tidak jawab ku, bisa temani aku duduk di turap ? ngapain juga ia duduk ngajak ngajakin aku batinku.
Daripada mikirin Sari mendingan aku bersenang-senang dengan Bosku
Aku bermonolog.
Iya' aku bisa jawab ku pada Bosku didalam telepon.
kalo gitu aku kerumah ya"ucapnya.
iya' balasku sambil tersenyum membayangkan duduk bersama Bosku.
Mobil berhenti tepat didepan rumah ku,
Bos ku tampil sederhana tetapi tetap terlihat cantik Dimata ku.
Emang sih kata orang cinta tak memandang kasta tetapi pandangan ku berbeda.
Semuanya sama Dimata Tuhan yang membuat perbedaan itu manusia itu sendiri aku berkata pada diriku sendiri.
sebuah mobil sport berhenti tepat didepan ku " aku terkejut melihatnya siapa yang datang batinku bertanya.
Seorang wanita muda 'Bos tukasku mencoba tenang saat ia semakin mendekat kepadaku.
__ADS_1
Ngapain diluar begini? terus
mana istrimu cecarnya seraya menatapku tajam.
jadi jalan Gak?
sahutku pelan mencoba tenang mengontrol emosi ku.
Oh' jadi lah !
ucapnya sambil tersenyum manis padaku.
senyum nya mengalihkan duniaku seakan berwarna hidupku saat melihat senyum manis nya.
Seperti nya ada rasa berbeda
saat aku melihatnya.
Setibanya di turap tepatnya di pinggir sungai sangat ramai dikunjungi oleh para pemuda dan pemudi.
Bosku berjalan mendahului ku.
ia berhenti tepat diturap yang terbilang sedikit orang.
Kenapa disini?
ujarku sambil menatap wajah nya,
aku tidak suka keributan sahutnya sambil tersenyum padaku.
Pikiran ku mengusikku.
Sari pergi dari kehidupan ku,mengapa?
ini harus terjadi kedua kalinya
batinku bergejolak marah.
Tetapi aku berharap ini adalah yang terbaik untuk ku dan Sari,satu harapan ku kamu bahagia bersama pria pilihan mu.
batinku bermonolog.
__ADS_1