Stories Of The Heart

Stories Of The Heart
Episode 13.Mudik.


__ADS_3

6 bulan sudah aku bekerja,aku merasa sangat senang bisa menghasilkan uang sendiri, setidaknya aku bisa membeli kebutuhan sekolah ku serta bisa membantu orang tua ku."


ibu memijat kakiku' dan berkata' Zel kamu jadi kurusan semenjak kerja., masak sich Bu" ucapku sambil menatap kearah ibuku.


Aku duduk menghadap ibu' Bu ' kalo ibu mau melihat' ku gemuk kan ibu dan ayah disini saja jangan berladang ditempat yang jauh cecarku pada ibuku.


Nak" kamu tidak tahu" ibu ini sama ayah mu jaga tanah itu agar jangan diambil orang, ada orang tahu jual jual sembarangan, ujar ibu dengan nada suara pelan.


aku diam terpaku mendengar ocehan Ibu ku" Zel...ibu ingin kamu hidup senang tidak seperti ibu" nak" ucapan ibu kali ini benar-benar menyentuh hati ku.


Ada rasa sedih karena aku belum membahagiakan orang tuaku" akupun bertekad untuk membahagiakan orang tuaku.


Setiap Subuh aku belajar, aku harus membagi waktu antara bekerja dan belajar awalnya sulit tetapi lama-kelamaan aku mulai terbiasa.


Tanpa terasa aku sudah berada di kelas 3 SMP, waktu begitu cepat berlalu,aku bersyukur karena memiliki orang tua yang selalu memberi semangat kepada ku.

__ADS_1


Akupun masih tetap bekerja pada Bu Rina mumpung Bu Rina belum pulang ke daerah asal nya batinku.


Hari ujian Nasional telah selesai,aku bernapas lega" sambil menunggu pengumuman kelulusanku, aku memutuskan untuk mudik mengunjungi orang tua ku.


Dengan memakai motor aku mudik kehulu, setiba di pelabuhan aku memasuki kapal untuk menuju ke seberang.


tiba disebrang aku lalu membayar tagihan kapal lanjut menjalankan motorku menuju ke arah atas.


Di perkampungan penduduk aku tersenyum tipis melihat kearah orang orang tengah menyapu dihalaman rumah nya.


Dan terus berjalan menuju kearah rumah orang tua ku yang berjarak 5 km dari kampung tadi.


Ibu... ayah seruku dengan nyaring,aku menunggu sambil memainkan Hpku,.dari arah belakang rumah ibu dan ayahku datang.


Sudah lama " kata Ayah ku, baru saja'ucapku " aku memasuki rumah berdinding kulit kayu dan berlantai bambu.

__ADS_1


Akupun mengeluarkan barang bawaan ku beras 5 kg dan kebutuhan lainnya, banyak macam yang kamu beli Zel "? bisa ludes uang gajimu cerocos ibu padaku.


Tidak Bu".. masih ada kok" jadi kamu berapa hari ijin gak masuk kerja" 3 hari saja Bu soalnya aku gak enak kalo lama tidak kerja.


Ibu Rani sangat baik" bahkan setiap kali hari raya aku dapat THR setengah dari gajiku.


Oh ya" baik sekali "bos kamu Zel ; moga Tuhan membalas kebaikannya sama kamu nak "ujar ibu dengan mata yang berkaca-kaca.


Aku membantu ibu memasak sayur singkong dan membakar ikan asin , setelah semuanya matang


kami pun makan dengan lahap.


Matahari bersinar sangat terik nya, ibu menjemur padi dihalaman rumah sambil menjaga padi yang dijemur aku melihat ayah membuat bubu.


Semacam perangkap untuk ikan." yah" om sebelah sana masih tinggal disitu tanyaku' pada ayahku.

__ADS_1


Masih" tidak kemana om mu itu"ia hanya punya tanah disini,tanah di kota sudah semuanya dijual untuk membiayai sekolah anaknya sambung ayahku lagi.


Gimana sekolah mu" tanya nya kearahku sambil menatapku sejenak , Tinggal menunggu hasil lulus atau tidak sahutku, seraya memberikan bambu kepada ayahku.


__ADS_2