Stories Of The Heart

Stories Of The Heart
Episode 31.permintaan Sania Bosku.


__ADS_3

Beberapa hari setelah kejadian itu, hari ini Bosku mengunjungi warung, akupun sudah menyimpan uang sebesar Rp 3.000.000.


untuk mengganti uang Bosku, ia menatapku sejenak kemudian ia duduk dikursi sambil memainkan gantungan kunci ditasnya.


Satu jam berlalu ia masih berdiam diri saja.


Zel... panggil nya?


akupun duduk di kursi didepan nya.


apa ada yang bisa aku bantu?


tukasku sambil menatap wajah cantiknya


Oh ya' ini aku ganti uang mu,


tukasku lagi?


Seraya menyodorkan uang didalam amplop coklat didepan nya.


Zel... aku mohon kamu mau menikahi ku soalnya orang tuaku mau paksa aku menikah dengan pria yang sama sekali tidak aku suka.


Apa menikah? batinku.


mendengar kata menikah membuat hatiku tiba tiba berbunga.


Pria dikampus pasti ada yang mau sama kamu cerocos ku soalnya kamu cantik


puji ku.


Kamu nyebelin "


keluh nya dengan wajah cemberut.


Bukannya ngehibur aku malah ngebuat aku marah tukasnya sembari berdiri melangkah menuju kearah pintu keluar.

__ADS_1


Maaf" bukan begitu maksud ku,


ia menatapku dan kembali melangkah masuk kedalam warung dan duduk di tempat tadi.


Jadi kamu suka kalo aku nikah sama pria yang dijodohkan oleh orang tua ku tatapnya seperti tengah mengintrogasi ku.


Aduh keluhku salah lagi ?


pusing ngadapin Gadis ini runtukku dalam hati sembari menatap kearah nya.


Maaf ya" tukasku mencoba mengubah wajahnya biar tidak marah lagi.


aku akan maafin kamu asal kamu mau?


ucapan nya berjeda.


nikahin aku tukasnya dengan senyum malu-malu kucing.


sontak hatiku berdebar kencang saat ini.


ia menatapku seolah meminta ku menyanggupi permintaan nya yang terbilang cukup konyol.


Akupun terdiam berpikir dalam hati sembari menatap kearah nya yang tengah memainkan HP Android nya.


Ok deh" ucapku aku mau.


benar kah? ucap nya seolah tak percaya apa yang ia dengar dari mulut ku.


Kapan kamu liat aku tidak serius dengan kata-kata ku" ucapku seraya mendekatkan wajahku padanya.


sontak wajahnya memerah ' Gak tahu kan kita baru satu mingguan dekat


dalihnya sambil tersenyum tipis padaku.


Oh' ya'maaf ya..

__ADS_1


tahu nggak ? aku merasa sudah lama dekat dengan mu.


Akh'kamu kalo bicara kadang asal tukasnya, kok kamu tahu aja ! ucapku bercanda.


obrolan kami berhenti tepat seorang pria memesan 4 porsi bakso ;


Sania kamu Sania kan?


ujar pria itu sambil menatap kearah Bosku.


Maaf" Anda siapa?


jangan sok kenal timpal Bosku sembari menatap singit kearahnya.


Aku Arjuna ucapnya sambil menatap lekat kearah Bosku, Arjuna ucapnya sambil ia mencoba mengingat pria didepan nya.


Oh' ya' aku ingat ?


sejak kapan kamu pulang kekota ini


ujar Bosku sembari memegang tangan pria tadi.


Rasa kangen mu membawa aku ke sini ? rayuan gombal ucapku dalam hati. darimana kamu tahu aku kangen kamu ujarnya menimpali kata si pria ini.


Aku Cemburu ngeliat kamu bersama pria itu batinku, Oh ya' ini kenalin calon suamiku.


tukas Bosku sembari berjalan menuju kearah ku dan membawa ku lebih dekat dengan pria itu.


kamu becanda kan?


Sania tatapnya dengan tatapan mata penuh perhatian.


Aku benaran Arjuna sama sekali tidak bercanda,ujar Bosku tegas pada pria yang bernama Arjuna tersebut.


iya' kan Zel ?Bosku melirik kearah ku" iya sambut ku padanya bahwa aku benar calon suaminya.

__ADS_1


__ADS_2