
Sudah 3 bulan hubungan ku dengan Sari yang ternyata adalah tetangga ku yang baru datang dari hulu.
ia seakan-akan telah menjadi bagian dari diriku dimana aku disitu juga dia , tetapi selama itu pula ia tidak menceritakan tentang kisah hidupnya.
Akupun berdiam diri saja mungkin nanti persis dengan lirik lagu nya Ariel Noah
akh' gumamku dalam hati untuk apa tokh kita cuma teman biasa.
Siang ini seorang wanita paruh baya bertanding ke warung ku" ia memesan bakso dua porsi.
kamu bener bernama Zeldar "? iya " Bu jawab ku Sari sakit kamu harus menjenguknya tukas nya pada ku.
Kamu tidak perlu takut keponakan saya itu baru ditinggalkan oleh suaminya
janda muda tepatnya.
hatiku berdebar kencang mendengar penuturan ibu ini , Janda " wah ! apa aku suka pada sari gumamku sambil menatap kearah ibu ini.
Kalo kamu mau ngelamar dia buruan cerocos nya sebelum ia dinikahi oleh Om Om sebelah rumah ibu lanjut nya seraya menyimpitkan mata kearah ku.
Sari wanita yang baik " lagi cantik bukan hanya itu saja sari juga cepat kaki menolongku tanpa diminta sekalipun.
__ADS_1
Hatiku berlonjak girang saat ini malam pun tiba kubungkus rapi seserahan beserta piring dan Mandau.
iya" aku mau melamar sari akupun bersiap pergi kesana bersama ayahku ' karena dekat aku dan ayah ku berjalan menuju kearah rumah Sari.
Tanpa basa basi ayahku pun menyampaikan maksud kedatangan ku Sari nampak cantik malam ini.
Gimana sari apa kamu mau? Sari pun menyahut ucapan Tante nya aku mau balasnya hatiku sangat bahagia.
baik'lah" ujar ibu ini yang namanya Meli kita sepakat acara nikahan akan dilangsungkan 3 bulan lagi.
Selorohnya kearahku dan ayah' kamipun pamit pulang ke rumah"? tetapi sari memanggil ku.
Zel seru nya ayahku pun berkata" ingat belum Syah jangan lupa " akupun sontak mengaruk kepalaku.
Sari kamu betulkah mau menjadi istriku tanyaku ceplas-ceplos " emang kamu gak niat melamar ku, tatapan mata nya setajam pisau cukur padaku.
Gelagatnya uring-uringan padaku" sapa bilang kalo aku gak niat melamar kamu cetusku cepat.
Aku tuh takut jika aku lamar kamu kamu nya udah punya tambatan hati lain goda ku sambil membelai lembut rambut nya.
ia menatapku sejenak dan berkata" aku kayaknya meriang pungkasnya seraya menatap kearah ku.
__ADS_1
Kalo gitu aku pulang ya" udah malam takut nya aku gak pulang pulang lagi kalo terus menerus menatapmu jujur ku padanya.
ia sewot kearahku, kata Tante ku kamu boleh nginap dikediaman ku " pikiran ku pun nakal.
hati kecilku berbisik" Zel ingat pesan Ayah "? tetapi ini kesempatan bagus batinku berdialog.
Maaf" Sari ntar ya"? sabarlah menanti saat itu" godaku sambil tersenyum padanya.
Langkah ku kupercepat kerumah sampai dirumah usai membersihkan diri lanjut ketempat tidur.
pagi pagi sekali aku pergi kepasar membeli kebutuhan untuk berjualan sampai pukul 08 : 00 baru pekerjaan ku selesai.
Pagi Zel ? suara Sari Tengah mendekati ku " mari aku bantuin ujarnya sambil mengambil lap untuk mengelap meja.
Andai saja ia sekarang jadi istriku batinku berbicara" ia menatapku dan tersenyum dan berkata" lain kali kalo kerumah kamu musti nginap tukasnya padaku.
Aku diam terpaku kok bisa nginap "? gak masuk akal' celetuk ku tidak mengerti ,
saripun membuatkan kopi untuk ku.
diminum tukasnya" akupun duduk meminum kopi buatan nya ; manisnya pas pujiku seraya menatap kearah wajahnya.
__ADS_1
Aku yang manis atau kopi nya ? ucapnya sambil tersenyum mengodaku " dua duanya jawabku sekenanya.