
Beberapa bulan kemudian Akupun memilih rehat sejenak dari aktivitas pekerjaaanku.
Dan Daniel menghandel setiap Kali Ada rapat penting hingga pertemuan dengan investor.
Iya" aku mengikuti kegiatan digerejaku, bersih bersih di lingkungan tempat Ibadah sebenarnya ini agenda 3bulan sekali tetapi kesibukkan lah yang kerap Kali menyita waktuku.
Gereja yang berusia 30 tahunan tak beda jauh dengan usiaku, usia yang seharus nya membuatku termenung akan arti dan tujuan hidupku.
Aku menyemprot rumput rumput liar disekitar gereja bersama dua Orang jemaat.
Matahari pagi ini terik sangat menyengat kulitku, keringat membasahi wajah ku dan tubuhku.
menjelang tengah Hari baru usai pekerjaaanku, ibu Jessica memanggil kami untuk beristirahat sekalian minum teh dan pisang goreng.
Suasana cukup santai disertai obrolan obrolan ringan., Bu Jessica beberapa tahun ini ada beberapa jemaat yang meninggal seloroh Pak amrun.
Iya " biasanya kerja bakti begini banyak yang datang, tetapi ya itulah kita semua ngantri akan tiba nanti giliran kita imbuh ibu Jessika.
Maka aku ini sibuk nyari uang minggu bisa dibilang sering tidak hadir ujar seorang Bapak menimpali dengan wajah yang sedikit lesu.
ibadah soal utama Pak " jangan sampai karena kerja , kerja dan kerja Tuhan diabaikan ujar ibu Jessika dengan kalimat yang berhasil mengusik hatiku.
seperti teguran untukku, jadi gimana bu?
aku ini kalo gak menoreh pohon karet dari mana aku dapat penghasilan lanjut nya seperti curhatan.
__ADS_1
Pak kita hidup itu harus bekerja memang seperti itu tetapi Alangkah bijaksana kalo kita mendahulukan Ibadah biar Tuhan memberkati pekerjaan kita.
Obrolan layaknya seperti konseling, hatiku kembali seperti tergugah untuk menolong sesama jemaat.
Pak amrun Apa pekerjaan selain menoreh pohon karet ucapku seraya mengambilkan teh untuknya.
Tak Ada ,sahutnya.Apa Bapak mau buka warung atau Apa mungkin ?"tanyaku lagi
sulit teramat sulit setiap bulan bayar cicilan motor belum lagi biaya anak sekolah ia berujar.
Oh Begini saja " Pak ini Ada sedikit uang buka usaha yang bisa menghasilkan uang buka warung sembako misalnya
iapun terharu dan berkata " terima kasih banyak tukasnya padaku.
sama sama pak " imbuhku.
Iya " desa ini tempatku dibesarkan disini lah peristiwa tragis dimana rumahku sengaja dibakar oleh orang.
tetapi sekarang bekas tempat kebakaran sudah kubangun rumah untuk orangtuaku rumah ini menjadi rumah keduaku setelah rumah pemberian kakek joyo.
Bapak menyambutku saat kakiku tepat berada di pekarangan, kapan datang?
tadi pagi pak?" sahutku.
Kenapa Jalan kaki?
__ADS_1
mana mobil dan supir mu, aku cuti pak Lama tak Bantu bantu digereja ujarku sambil melepaskan sepatu.
Zeldar kamu makan didapur perintah ibu padaku, Gak lah Bu '! abis bersih bersih juga nyemprot disekitar gereja terus dipanggil makan.
Jadi sudah kenyang? "Bapak gak kesana?
sakit tadi tukas ibu ku sambil tersenyum hangat padaku.
Iya" abis pasang jerat pulang kerumah perut sakit, usai minum air panas dan makan baru ini berkurang ujar Bapak dengan raut wajah senang.
Malam Akupun berbincang bincang dengan Bapak dan ibu, sesudah ber cerita panjang lebar.
Pak "aku mau tidur Capek sekali Hari ini ujarku seraya menuju ke ruang kamar tidurku,pergilah Bapak dan Ibupun ngantuk juga ujar Bapak yang masih kudengar.
aku langsung membaringkan diri dan terlelap dalam tidur.
Zel.. Zel ..bangun sudah pagi panggil ibu?
dengan rasa malas kubuka pintu kamarku Ada Apa Bu?
itu Ada orang mencarimu tukas ibu.
Daniel kenapa kamu pagi pagi kesini sungutku " maaf.. Aku lagi mau menikmati suasana didesamu tukasnya tanpa salah.
Oh Kirain Ada Apa?
__ADS_1
Ayo.. masuk kedalam perintahku iapun mengikutiku dan duduk dikursi ruang tamu.