Stories Of The Heart

Stories Of The Heart
Episode 28.manusia bodoh


__ADS_3

Waktu pun berlalu begitu cepat 2 tahun sudah bersama dengan Sari janda muda cantik juga menawan.


Dan aku tidak bisa menyangkal kalau Sari seperti bunga yang kian lama kian mekar,


aku seperti tersisih dari hatinya.


hari ini sudah 3 pria yang mengajaknya pergi tetapi ia menolaknya katanya karena aku.


apakah aku menjadi penghalang kesenangan mu" Sari batinku berdialog dengan diriku sendiri.


aku seperti manusia bodoh lirih ku saat ini.Entah apa yang terjadi? lidah ku kelu


saat ia pergi lagi dengan pria bermobil mewah ini.


mungkin aku memang bodoh mau saja istriku dibawa pergi oleh pria lain " ada rasa marah yang teramat dalam tetapi


aku seolah tak bisa melampiaskan rasa marahku ; Sari pun pulang dengan wajah teramat lelah.


Zel... jangan ganggu aku ya?


aku capek keluhnya sambil berbaring ditempat tidur disebelah ku.


saat ini aku sudah dirumah,


tok...tok...tok...


pintu diketuk oleh seseorang.


Aku menuju ke arah pintu diluar ada kakak ku Andre ?


ibu sakit karena ucapan istrimu kakak ku bercerita.


iapun pamit pulang Aku pun berencana menjenguk ibu ditempat kakak ku, Jujur hatiku sakit mengingat ibu.

__ADS_1


Akupun duduk sambil menonton televisi membuang rasa bosan " tontonan TV sedikit menghibur hati ku.


Malam ini aku kembali kesulitan tidur jam 02:00 itupun kupaksakan mataku untuk terpejam.


aku tidak pernah berpikir semua akan menjadi seperti ini Sari Istriku menjadi wanita kupu kupu malam.


Sebenarnya penghasilan dari menjual bakso lebih dari cukup kalo hanya untuk aku dan Sari.


tetapi ia seolah belum puas dengan penghasilan dari warung bakso ku,


pagi ini kupaksakan bangun meski mataku perih.


karena kurang tidur ; tubuh ku terasa ringan.aku dengan pelan melajukan


motorku menuju kearah warung.


Kubuka warung dan membuat adonan bakso yang kupesan beserta kebutuhan untuk berjualan.


Jam 08:00 barulah semuanya selesai aku lanjut membuka warung ku, jujur saja pikiran ku betul betul kusut.


Akupun meracik kedalam plastik dan memasukan kuahnya hingga dua bungkus plastik.


lalu kuserahkan plastik yang berisi bakso padanya.ia menatapku dan berkata' mas kalo ngantuk tidak Bu usah buka warung tandasnya.


Emang keliatan banget kalo aku ngantuk balasku ? ia tersenyum dan dia mengeluarkan cermin kecil dari tasnya.


ini coba liat wajah mu dan matamu ? selorohnya kearahku, sejenak kulihat wajah ku memucat dan mataku merah dan perih.


Gimana ? kamu sich gak percaya sungutnya pada ku.


iya' iya ucapku malu.


oh'ya tukasnya padaku" apa kamu bersedia jadi supir pribadi ku.

__ADS_1


aduh.. aku gak bisa ngendarai mobil dalih ku.


itu gampang ntar aku ngajarin gimana mau kan? baik Aku mau ujar ku padanya.


Iapun segera pergi dan berkata" besok siang usai aku pulang dari kampus Ok ujarnya sambil tersenyum.


akupun mengiyakan keinginan nya ; tiba-tiba saja Sari Istriku datang ?


Gimana?


sudah hilang capek nya?


tanyaku datar.


ia mendekatkan wajahnya padaku dan berkata' Uda sayang ujarnya.


sejenak hatiku menghangat karena ucapan sayang dari mulut nya,kata yang sangat langka ku dengar.


iapun segera merapikan meja dan mengelap meja ; ia bersikap seperti tidak ada apa apa semalam.


istriku mulai besok aku mau latihan bawa mobil selama satu bulan kedepan mungkin.


setelah aku mahir membawa mobil aku akan bekerja menjadi supir ucapku pada istriku.


ia diam tanpa bicara sepatah kata padaku


sampai kami pulang ke rumah " makan yuk" ajak nya padaku.


kita makan dalam diam tanpa bicara; malam ini ia tidak jalan seperti malam malam sebelumnya.


tetapi baru saja ia membaringkan tubuhnya sebuah panggilan membuat nya berganti pakaian.


Aku pergi dulu " jika itu keinginan mu aku tak mu melarang mu ujarnya dengan nada suara pelan.

__ADS_1


jadi aku boleh bekerja jadi supir tukasku ia menatapku dengan tatapan mata sayu : tentu saja boleh balas nya.


__ADS_2