Stories Of The Heart

Stories Of The Heart
Episode 15.Babak baru hidupku.


__ADS_3

Setelah menunggu beberapa Minggu menanti akhirnya hari ini hari pembagian ijazah, Kutatap nilai ku dan bergumam sendiri, Zel..Mari mendaftar sekolah menengah kejuruan.


Usai mencopy ijasah aku bergegas menyiapkan beberapa persyaratan untuk mendaftar sekolah menengah kejuruan. pilihan ku ini ;


Beralasan agar setelah lulus aku langsung bisa bekerja mengingat aku tak bisa mengandalkan saudara dan orang tua ku.


Dengan mengenakan sepeda motor om yang kupinjam subuh tadi,aku melajukan motorku kearah SMK tepatnya tidak jauh dari taman pinggir kota.


Tiba disana seseorang menyapaku Zeldar kamu daftar disini juga" seloroh Vina sambil menatapku seakan tak percaya padaku.


Iya" disini ujar ku? usai memasukkan berkas persyaratan akupun beranjak untuk pulang ke rumah.


Zel seru Vina "panggilan Vina membuat ku berhenti sejenak,ia berlari kearah ku , boleh aku numpang motor mu? pintanya padaku.


Ooh" bisa" naiklah? ujar ku sambil tersenyum tipis dan tentunya hatiku teramat senang seperti abis dapat lotre.


Mimpi apa aku semalam" Vina mau numpang dimotor ku, pegangan ntar jatuh ujar ku sambil tersenyum padanya.


Sepanjang perjalanan menuju ke rumah tidak ada obrolan ringan antara aku dan Vina, sepertinya aku terkena sindrom malu tapi mau.


Aku mengantarkan hingga sampai dirumahnya"terima kasih ucapnya sambil menatapku " iya' sama sama jawab ku sambil tersenyum.


Sesudah tengah hari aku pergi ketempat pekerjaan ku" cuaca hari ini cerah secerah hatiku.

__ADS_1


teringat oleh ku senyum manis Vina " senyum yang membuat duniaku seakan berwarna.


Entah" kah? ini yang namanya cinta monyet" saat terus tersenyum klakson mobil mengejutkan ku.


sontak aku hampir tertabrak mobil yang hendak menuju melewati ku, aku baru sadar jika aku berjalan agak ketengah jalan.


Terima kasih Tuhan ujarku dalam hati sembari berjalan menuju kearah warung Bu Rina yang nampak rame dari hari sebelumnya.


Zel...ini bawa ke meja diujung sana pinta Bu Rina,aku melangkah kearah mata Bu Rina.


betapa terkejutnya aku saat tiba dimeja didekat kipas angin. Zeldar kamu bekerja di sini" pak guru olahraga menanyai ku.


Iya" pak ? sahutku sambil beranjak menuju ke arah Bu Rina kembali, tidak terasa waktunya aku untuk pulang.


Tiba dirumah aku gegas membersihkan diri" tak lupa mencuci wajah ku dan menggosok gigi.


aku tak hentinya mikirin tentang Vina gadis berambut panjang bermata sayu yang sudah berhasil memikat hati ku.


Menjelang pagi aku terbangun hendak kekamar kecil ,tanpa sengaja aku mendengar suara pembicaraan om dan tante ku didapur.


Bu" rumah ini bapak mau sewakan? kebetulan ada teman bapak mau menyewa, lumayan 12 juta setahun seloroh om pada tanteku.


Kita tinggal dimana"? kalo rumah ini bapak sewakan lagian Gimana sekolah Zeldar lanjut tante berbicara pada suaminya.

__ADS_1


Oh' mengenai Zeldar bapak sudah bicarakan dengan kakakku katanya Zeldar bisa berhenti sekolah.


Apa' berhenti " batinku bergejolak mendengar penuturan omku" bagaimana mungkin om ku tidak peduli dengan pendidikan ku.


Akupun terduduk lemas.mengusap kasar wajah ku" aku tidak bisa berhenti sekolah,


aku ingin terus sekolah meski bekerja paruh waktu.


Hari ini aku bersiap untuk mencari kontrakan sederhana tetapi Zel... tepukan dipundak sontak membuat ku terkejut.


apa yang kamu pikirkan"? cerita pada ibu; Bu Rina mendesak ku,ini bukan kamu tegas Bu Rina lagi.


Zeldar yang ibu kenal selalu nampak senang dan bersemangat.ada apa? kamu sudah seperti anak ibu sendiri sahutnya sambil tersenyum tulus.


Bu..aku mau cari kontrakan sebab rumah ku yang saat ini mau dikontrakkan oleh tante dan omku.


Apa" kok gitu sich om mu ? timpal Bu Rina tersulut emosi, Bu aku sebenarnya tidak mengerti apa dan mengapa, sebabnya.


Itu rumah warisan Kakek tidak boleh dikontrakkan apalagi dijual ujar ku sambil menatap kosong.


Sudahlah" Zel didekat kontrakan ibu ada kontrakan murah" 400 ribu sebulan listrik dan air biar ibu saja yang bayarin.


Bu Rina boleh aku mau tetapi potong gaji saja" tawarku ? kan aku yang mau ngontrak jadi aku yang seharusnya bayar ucapku.

__ADS_1


Apa kamu yakin" kalo biaya sewa dan listrik dan air bersih menjadi 500ribu sewaan nya Lo? cerocos nya.


Dengan berat hati Bu Rina mengiyakan keinginan ku" aku optimis bisa membayar biaya sewaan ku sendiri cetus ku dalam hati.


__ADS_2