
Arga yang mendengar suara itu langsung mendekati kamar dari sumber suara, mungkin kamar itu tidak kedap suara sehingga suaranya sampai keluar kamar. Arga yakin pasti ayahnya sedang enak enak dengan wanita yang di katakan teman oleh ayahnya.
"Sampai kapan seperti ini," tanya wanita itu.
"Sampai kapan aku tidak tau sayang, aku mencintaimu tapi aku tidak bisa menikahi mu," kata Alam.
"Terus sampai kapan mas, aku sudah lelah begini."
"Nita, kamu tenang saja ya. Aku pasti menikah dengan mu, kamu siap jadi istri ke dua ku," tanya Alam.
"Kalau kamu tanya, aku tidak mau, tapi aku sudah terlanjur masuk ke dalam masalah ini. Aku tidak ingin terus seperti ini, aku mencintaimu sangat mencintai mu," jawab Nita.
"Aku juga mencintai mu, secepatnya kita resmikan hubungan kita," ucap Alam.
Alam kembali melanjutkan kegiatan nya malam ini Selingkuhan nya seorang janda tanpa anak berumur 30 tahun. Mereka berdua kenal sudah beberapa tahun terkahir dan berselingkuh sekitar setahun terakhir.
Memang sifat Alam yang muda jatuh cinta dengan wanita lain, apalagi kalau istri nya kurang memberikan nya perhatian sudah pasti diri nya akan selingkuh. Dari kasus Ismi sampai dengan Lina istri nya sekarang ke dua nya sama sama kurang memberikan nya perhatian. Hal itu yang menjadi faktor utama nya berselingkuh.
Arga melihat semua, bagaimana ayah nya selingkuh dengan wanita lain, senang sudah pasti Lina akan merasakan bagaimana jadi mamah nya dulu. Ia benar-benar menikmati perselingkuhan ayahnya. Tetapi di hati Arga, Arga harap ini yang terakhir kali nya, hanya Lina saja yang tersakiti. Jangan sampai perselingkuhan ini terus berlanjut ke wanita lainnya.
"Gila ayah, masih hot sekali dia. Mana burungnya lebih besar dari milik ku," batin Arga.
Beruntung Arga membawa handphone, ia sudah curiga sejak tadi sehingga sudah mempersiapkan semua nya. Beberapa foto Arga ambil untuk membuat mamah tiri nya hancur.
"Ayah," ucap Arga yang membuat Alam dan wanita itu terkejut. Mereka berdua tidak tau sejak kapan Arga ada di sana.
"Arga..." Dengan cepat Alam menarik selimut untuk menutupi mereka berdua.
"Ayah apa apaan ini, aku ingin berbicara dengan ayah," ucap Arga sambil pergi meninggalkan mereka berdua.
"Sayang bagaimana ini," tanya Nita.
"Tidak papa, hanya Arga, dia masih bisa aku kendalikan," jawab Alam.
"Ya sudah sana, kenapa masih lanjut," tanya Nita.
"Tanggung sayang sebentar lagi keluar," jawab Alam.
Setelah mengeluarkan benih nya di dalam, Alam memakai ****** ***** nya dan langsung pergi menemui Arga.
Alam sengatan keluar di dalam agar Nita segera hamil anak nya.
"Wah wah wah," ucap Arga.
__ADS_1
Tidak ada kemarahan di wajah Arga.
"Arga sejak kapan kau melihat nya," tanya Alam.
"Sejak tadi yah, ayah keren sekali, sampai kejang dianya, kuat sekali ayah," kata Arga.
Alam bingung kenapa Arga tidak ada marah sama sekali, di wajah nya tetap seperti biasa nya saat bertemu dengan nya.
"Kau tidak marah," tanya Alam.
"Tidak lah, untuk apa aku marah yah, yang ayah lukai bukan mamah ku jadi untuk apa aku marah pada ayah," jawab Arga.
"Kau mendukung ayah selingkuh," tanya Alam.
"Hahaha sudah pasti iya, kan ayah ingin anak lagi tapi wanita tua itu tidak bisa memberikan ayah anak, ya sudah buat saja lagi," ucap Arga.
Alam lega anaknya malah mendukung perselingkuhan nya, jarang sekali Arga seperti ini.
"Ya ayah menikah saja lagi ya," ucap Arga.
"Kau pikir enak, sulit Arga," kata Alam.
"Jadikan dia istri ke dua ayah, ayah bisa main dua hahaha," ucap Arga.
"Tapi bercinta enak bukan," tanya Arga.
"Ya enak pakai banget lagi, nama nya kenikmatan dunia," jawab Alam.
"Ayah kalau ayah menikah dengan nya, aku Mohon berhenti ya yah. Ini untuk yang terakhir kali nya yah. Aku tidak mau ayah terkena penyakit kelamin yang berbahaya, ayah tidak memakai pengaman lagi," ucap Arga.
"Iya sayang," kata Alam.
"Mana tu burung raksasa lagi, pantas saja suara nya sampai luar, untuk hanya aku yang mendengar nya, kalau sampai Darka bagaimana, langsung pergi dia dari sini," ucap Arga.
"Bagus kan ayah menurunkan pada mu yang besar besar," kata Alam.
"Maafkan aku yah, ini aja menjadi bukti untuk menghancurkan wanita itu," batin Arga.
"Arga ayah tau kau sangat membenci mamah tiri mu tapi jangan pada Darka. Kau dan Darka memiliki hubungan darah berbeda dengan mamah tiri mu, jadi tetap akur dengan Darka ya, ayah yakin kalian berdua bisa bekerja sama untuk keluarga kita," ucap Alam.
"Iya ayah, sejauh ini aku dan Darka sudah lebih baik kok," kata Arga.
Alam lega Arga tidak membuat masalah walaupun ia tau ayah nya selingkuh. Alam yakin Arga mengerti kenapa diri nya selingkuh.
__ADS_1
"Ayah masuk dulu ya, pengen lagi soal nya," ucap Alam.
"Ronde kedua," tanya Arga.
"Ya iya lah, sejak kapan ayah puas satu ronde," jawab Alam.
"Hahaha keren sekali ayah, semangat."
"Kau juga semangat membuat anak," ucap Alam.
"Untung saja ayah menurunkan burung yang besar, jadi tidak perlu khawatir," kata Arga sambil kembali ke kamar nya.
"Bagaimana sayang," tanya Nita.
"Beres," jawab Alam.
"Dia marah pada mu," tanya Nita.
"Jelas tidak dong, dia itu membenci mamah tiri nya, jadi dia masalah aku selingkuh dengan mu," ucap Alam.
"Dia mendukung," tanya Nita.
"Iya sayang dia sangat mendukung ku," jawab Arga.
"Oh iya mas, aku takut kalau ketahuan istri mu aku di habisin oleh nya," ucap Nita.
"Jangan takut sayang, aku mungkin tida akan lama lagi dengan nya," kata Alam.
"Maksudnya kamu cerai," tanya Nita.
"Mungkin iya sih, kalau dia tidak mau aku menikah lagi dengan mu aku akan berpisah dengan mu."
Alam menarik Nita dan memposisikan Nita membelakangi nya. Nita sudah paham Alam pasti menginginkan Ronde ke dua.
Menurut Nita sebenarnya mempertahankan Alam itu mudah, pertama jangan pernah cuek pada nya, jangan pernah sekalipun tidak menuruti keinginan nya. Ke dua berikan pelayanan terbaik, dan berikan perhatian lebih pada Alam. Itu saja sudah cukup untuk mempertahankan Alam. Selama selingkuh dengan nya Alam tidak pernah melirik wanita lain. Mungkin saja saat belum dengan nya Alam suka gonta ganti pasangan.
"Kamu siap," tanya Alam.
"Belum berikan aku nafas," jawab Nita.
"Sayang aku ingin kamu menikahi ku dengan cepat, aku baru sadar aku sudah telah datang bulan," kata Nita.
"Minggu depan aku akan menikahi mu," ucap Alam dengan sangat percaya diri.
__ADS_1
Seperti nya apa yang Arga harapkan terjadi. Lina akan di depak ayahnya dari rumah, hati Lina pasti sangat sakit saat tau suami nya ingin menikah lagi Sama seperti yang mamah nya rasakan dulu.