Suami Ku Yang Cacat

Suami Ku Yang Cacat
Episode empat satu


__ADS_3

Kabar kehamilan Citra sudah sampai kemana-mana, mereka semua sangat bahagia mendengar kabar baik itu. Akhirnya Arga akan segera mempunyai keturunan yang meneruskan nya nanti.


Pernikahan Alam dengan Nita di laksanakan sehari sebelum Darka pergi meninggalkan rumah ini. Alam benar-benar getol dalam hal menikah Baru cerai saja ia sudah langsung menikah dengan kekasih nya.


Darka sendiri masih tetap sama dengan pendirian nya, ia akan pergi untuk membuat hidup nya menjadi lebih baik. Darka merasa sudah cukup bersama dengan keluarga nya, ia akan mencari apa yang bisa membuat nya lebih bahagia dari sekarang ini.


"Jam berapa Darka," tanya Arga.


"Sekarang jam 11:30 siang," jawab Darka.


"Bukan itu bodoh, kau berangkat jam berapa," tanya Arga.


"Oh itu setengah 8 malam, tenang masih setengah hari lagi," jawab Darka.


"Oh bagus lah, ayo ikut aku," ucap Arga.


"Malas, aku sedang malas kemana-mana, enak liat istri muda ayah, dari tadi lewat terus jadi pengen."


"Hey macam macam kau ya, kalau sampai ayah dengar bagaimana," ucap Arga.


"Hahaha ya tidak papa lah, kenapa pulak," kata Darka.


"Memang anak kurang ngajar, Darka ini pertanyaan terakhir ku, kau yakin ingin pergi," tanya Arga.


"Iyap aku akan pergi, jangan sedih Arga, aku pergi tidak lama kok, hanya setahun saja," ucap Darka.


"Setahun itu lama bodoh," kata Arga


"Hehehe ya mau bagaimana lagi, aku pulang untuk melihat keponakan ku," ucap Darka.


"Ya sudah lah, sekarang sebelum pergi ayo lah. "


"Ya ya ya ayo kita pergi, kita habiskan waktu sebelum aku pergi meninggalkan mu," ucap Darka.

__ADS_1


Sebelum Darka pergi untuk satu tahun lama nya. Mereka berdua menghabiskan waktu bersama sama, belum banyak kenangan yang mereka buat, walaupun begitu Arga sudah sangat menyayangi adik nya. Ia ingin yang terbaik untuk Darka.


Pukul 6 sore mereka berdua sudah kembali ke rumah. Darka harus bersiap siap karena sebentar lagi ia harus ke pelabuhan.


"Arga adik mu jadi pergi," tanya Alam.


"Jadi yah, nanti aku dan Citra yang akan mengantarkan nya," jawab Arga.


"Jangan sedih, biarkan dia mencari jalan hidup nya, ayah yakin dia pasti bisa menjadi orang yang bermanfaat dan mendapatkan apa yang ia inginkan," ucap Alam.


"Iya yah."


Setelah selesai bersiap siap Darka turun dari kamar dengan membawa dua koper besar, ia berpamitan pada semua orang yang ada di sana.


"Ayah yakin pasti kau akan sukses sayang," ucap Alam.


"Terimakasih yah, semoga ayah bahasa dengan istri muda ayah," kata Darka.


"Siapa ini yang mau mengantarkan ku, atau aku pergi sendiri," tanya Darka.


"Ayo dengan ku," jawab Arga.


"Ah kau yang terbaik.."


Darka sudah berpamitan dengan yang lainnya, ia pun pergi meninggalkan rumah yang sudah sangat lama ia tempati, ada rasa sedih, banyak kenangan di rumah itu. Kenangan bersama mamah nya salah satu nya. Hal utama yang membuat Darka pergi adalah agar ia tidak selalu mengingat mamah nya di rumah itu. Jika mamah nya pergi ia juga akan pergi.


Mamah nya sedang di buat menjadi manusia yang lebih baik, begitu juga dengan diri nya yang akan membuat diri nya menjadi lebih baik lagi.


Sesampainya di pelabuhan. Barang barang Darka di bawa masuk ke dalam kapal pesiar yang begitu besar nya.


Sebelum pergi ia harus berpamitan pada abang nya.


Darka mendekati Arga sambil membuang nafas dengan kasar. Ia langsung memeluk Arga dengan erat.

__ADS_1


"Aku pergi, jangan khawatir aku bisa hidup dengan baik. Terimakasih untuk semuanya Arga, kau membuat ku sadar, kau yang membuat ku menjadi manusia lebih baik," ucap Darka.


Arga hanya bisa memeluk Darka tanpa mengeluarkan sapata kata pun, ia takut diri nya menangis seperti anak kecil.


"Aku tunggu kau kembali Darka," ucap Arga.


"Kakak ipar jaga Arga dengan baik ya, berikan jatah yang cukup," kata Darka.


"Pasti Darka, kau harus kembali," ucap Citra.


Setelah itu Darka mulai naik ke kapal, ia mencari tempat yang pas untuk melambaikan tangan nya.


"Selamat tinggal," ucap Darka.


Arga dan Citra saling berpelukan melepaskan kepergian Darka. Setahun bukan waktu yang sebentar. Mereka berdua akan bertemu di tahun depan.


Darka melihat ke lautan yang sangat luas, kehidupan baru nya akan segera di mulai, ia sudah tidak sabar menjalani kehidupan baru nya.


"Aku siap," ucap Darka.


Selesai...


Cerita Darka akan di lanjutkan di novel yang terpisah, kemungkinan besar bulan depan. ..


Bye..


Oh iya jangan lupa mampir ke cerita author di



Kalian pasti tau dimana 😂.


Di sana ada terselip Darka dan Arga, karena mereka masih satu keluarga.. Di tunggu ya..

__ADS_1


__ADS_2