Suami Ku Yang Cacat

Suami Ku Yang Cacat
Episode tiga enam


__ADS_3

"Sudah untuk apa kau menangis lagi," ucap Arga.


Darka hanya diam, ia masih memeluk abang nya ini, Darka benar-benar menyesal telah melakukan hal buruk pada Arga. Ia masih tidak habis pikir kenapa hal itu bisa terjadi.


"Apa ayah akan mengusir ku," tanya Darka.


"Tidak lah, kau aja tatap disini dengan ku, aku yang akan membela mu," jawab Arga.


"Arga aku benar-benar memaafkan ku," tanya Darka.


"Jadi adik yang baik dan jangan mengecewakan ku," ucap Arga.


"Tak akan, aku tak akan membuat mu kecewa, Terima kasih Arga, apapun yang mamah ku rencana kan untuk membuat mu jatuh aku akan memberitahu mu," kata Darka.


"Ah yang benar," tanya Arga.


"Kau tidak pernah pada ku, aku adik mu Arga.."


"Hahaha sekarang saja baru ngaku adik," ucap Arga.


"Aku bercanda, sudah masuk dan istirahat lah, banyak hal yang harus kita kerjakan besok. Ingat jangan membuat masalah dengan ayah, kau diam kau aman."


"Iya aku tak akan berani, aku hanya ngekor di. belakang mu saja," ucap Darka.


Setelah malam itu hubungan mereka berdua secara resmi sudah baik baik saja, tak ada lagi dendam di antara ke dua nya. Mereka berdua bekerja sama dengan sangat baik, membangun proyek besar dengan sangat sukses dengan waktu yang terbilang cukup cepat. Keberhasilan mereka berdua membuat Alam sangat bangga pada ke dua nya, apalagi ke dua nya sudah kembali akur. Tidak ada rasa canggung di antara mereka berdua, semua berjalan dengan semestinya.

__ADS_1


Keberhasilan mereka berdua akan di rayakan oleh keluarga besar. Perlahan Darka mendekatkan Arga dengan keluarga besar kembali, walaupun ada banyak tantangan terutama dengan mamah nya, hubungan Darka dengan Lina malah yang rusak, Lina sangat marah pada Darka dan begitu juga sebaliknya. Mereka berdua sudah terpecah belah yang membuat Arga sangat senang. Ia bisa menarik Darka dari nenek lampir dan diri nya sudah siap untuk membongkar semua nya.


Arga memiliki rencana besar yang mungkin akhir dari Lina, Arga masih memikirkan nya, apakah akan berefek pada Darka, karena Darka juga terlibat semua rencana Lina, ia tidak ingin hubungan nya dengan Darka kembali rusak, ia sangat nyaman berkerja sama dengan adiknya itu. Kalau bisa selama nya ia akan bekerja sama dengan Darka.


Perselingkuhan Alam dan Nita akan segera terbongkar juga. Arga juga ya akan membongkar nya, pertama ia akan memberitahu mamah tiri nya akan semua ini. Untuk keluarga besar nya Arga tidak ingin memberitahu mereka langsung, biarkan Lina yang membuat mereka semua tau. Arga tau apa yang ayahnya lakukan salah, ia tidak mendukung penuh perselingkuhan ayahnya, akan banyak wanita yang akan menjadi korban jika rantai perselingkuhan ini putus, karena pada dasarnya sifat manusia tidak pernah puas. Walaupun sebenarnya perselingkuhan ayahnya menjadi keuntungan besar untuk nya Arga ingin ini untuk yang terakhir kalinya.


Sebelum melakukan semua ini Arga sudah banyak bertukar pikiran pada mamah dan ayah tirinya serta istri tercinta nya. Ismi sangat terkejut Alam kembali selingkuh, tetapi tidak dengan Yoga karena Yoga tau Alam bagaimana. Ke dua nya sangat mendukung apa yang akan Arga lakukan, hak hak yang selama ini di rampas harus kembali pada pemilik nya. Citra sendiri sudah pasti selalu menjadi support terbaik untuk Arga.


Sebelum itu Arga ingin mengatakan semua rencana nya pada Darka, ia rasa Darka harus tau semuanya karena pasti akan berefek pada nya.


"Hmmmm aku setuju dengan apa yang kau lakukan Arga, kau memiliki pemikiran yang luar biasa, aku tidak peduli dengan apa yang akan terjadi pada ku, aku akan bertanggung jawab dengan apa yang aku lakukan," ucap Darka.


Arga tampa bingung, tapi melihat Darka begitu yakin dengan apa yang ia katakan membuat kebingungan Arga berkurang.


"Aku akan melindungi mu," ucap Arga.


"Awas saja kau masih menggoda istri ku."


"Hahaha istri mu sangat cantik, sayang kalau tidak di goda," ucap Darka.


"Memang kau ya, cari wanita untuk kau nikahin."


"Hahaha iya ntar lah, belum memikirkan," kata Arga.


"Acara kita Lusa," tanya Darka.

__ADS_1


"Iya, kau bawa pacar mu."


"Kau lupa atau bagaimana, kau ingin membongkar semua nya bagaimana aku membawa pacar ku," ucap Darka.


"Hahaha ya juga ya.."


"Sayang aku sudah siap, ayo pergi. Ada banyak barang yang harus aku beli," kata Citra.


"Ayo, aku juga sudah siap."


"Tidak ikut Darka," tanya Citra.


"Boleh," tanya Darka.


"Hahaha ayo lah, aku traktir," jawab Darka.


"Darka!! mamah ingin berbicara pada mu," ucap Lina yang datang dari belakang mereka. Darka sudah terlalu jauh dari nya.


"Ayo Arga." Dark mendorong kursi roda Arga. Ia benar benar tidak mau berbicara dengan mamah nya.


Bukan tanpa alasan Darka begini, ia sudah meminta mamah nya untuk berubah, sudah meminta mamah nya untuk meminta maaf, sudah meminta mamah nya untuk menjaga ayahnya Tetapi Lina masih dengan pendirinya, ia sebenarnya tidak ingat meninggalkan mamah nya disaat seperti ini tetapi mamah nya lah yg membuat nya menjauh. Darka sudah benar-benar lelah berbuat hal buruk pada Arga.


"Darka.."


"Tidak papa sayang," ujar Arga.

__ADS_1


Arga memang lebih suka darka jauh dari wanita ular itu. Lebih baik Darka diri nya yang mengurus nya.


"Sial Arga kau benar-benar ingin mati," ucap Lina.


__ADS_2