
Setelah beberapa hari berobat rutin, kesehatan Keyla berangsur-angsur membaik, ia pun tidak merasa ketakutan lagi. Tetapi sosok misterius itu kembali meneror nya lagi melalui ponsel nya yang selalu berdering. Orang tersebut meminta Keyla untuk ketemuan di tempat yang di tentukan nya. Keyla harus pergi sendirian dan tidak memberitahu kan pada siapapun juga. Hal itu membuat Keyla jadi serba salah, orang tersebut berjanji tidak akan menggangu ya lagi jika Keyla memberi nya satu kesempatan untuk menemui nya.
"Aku gak mungkin berani menemui nya, apa lagi aku tidak mengenal nya gimana kalau ia berniat jahat pada ku? tidak! jangan bodoh Keyla... ," ucap nya memberitahu diri ya sendiri. "aku tidak akan pernah mau menemui orang itu!" batin Keyla.
Setelah menunggu lama orang tersebut merasa bosan karena sudah lama berada di di kafe yang sudah di tentukan nya untuk bertemu Keyla. Ia sudah berjam-jam ditempat itu tetapi Keyla tidak datang-datang. Orang tersebut jadi marah ia mengamuk dan memberontak di kafe tersebut Lalu satpam mengamankan nya. Setelah ia memberontak di tempat itu ia di suruh mengganti kerugian yang sudah di perbuatnya lalu ia disuruh pergi dari tempat itu dan petugas melarang nya lagi untuk datang ke kafe itu.
Orang tersebut menghubungi Keyla dengan kesal nya ia memberitahu kalau ia sangat kecewa dengan sikap Keyla.
"Kenapa kamu tidak datang ke kafe itu! tau kah kamu saat itu aku sudah menyiapkan cincin untuk mu Sayang, aku mau melamar mu tapi kamu sudah mengecewakan ku... Aku sedih kenapa kamu begitu tega berbuat itu pada ku..." begitu bunyi chat orang tersebut.
lalu Keyla membalas chat itu. "Kenapa kau berbuat itu pada ku, aku tidak mengenal mu dan kamu tidak mengenal ku. Bagaimana mungkin kalau kamu mau melamar ku, lagian aku sudah bertunangan. Sebentar lagi kami akan menikah jauhi aku!. Aku mohon siapa pun kamu tolong... jangan buat aku tersiksa."
"Kamu mengenali ku, kita sudah lama bersama-sama. Kenapa kau melupakan ku? begitu saja," balas orang itu lagi.
"Tidak aku tidak mengenal mu! Aku sudah bertunangan. Jadi jauhi aku... hentikan semua teror mu! " cetus Keyla di dalam tulisan nya.
"Kalau begitu aku akan membunuh tunangan mu itu agar kita bisa bersama," ancam nya.
"Tidak! jangan lakukan itu ku mohon..." Keyla menangis... membalas chat orang tersebut.
"Jika kamu mau tunangan mu selamat, menikah lah dengan ku...," paksa orang itu.
Keyla memaki-maki orang tersebut dengan kasar nya karna ia merasa sangat geram, kesabaran nya sudah habis ingin rasanya ia membunuh orang itu tapi Keyla sangat takut untuk melakukan ya.
"Aku sudah tidak sabar menunggu mu sayang... suara mu menghentikan detak jantung ku, berhenti memaki ku aku sangat merindukan belaian mu...," desah si misterius itu di dalam chat nya.
Keyla menjadi takut melanjutkan chat nya ia menghapus semua chat nya dengan orang tersebut. Lalu memblokir nya.
"Jika seperti ini terus aku bisa gila aku takut ancaman nya ia buktikan," batin Keyla. Orang tersebut selalu mengancam Keyla jika tidak merespon nya hal itu membuat Keyla serba salah.
Keyla tidak mau memendam lagi masalahnya sendiri. Ia memberitahu kan Aldi semua yang ia alami Keyla juga memberitahu kalau nyawa Aldi ikut terancam oleh orang tersebut.
Aldi memanas ia memutuskan akan segera pulang untuk menyelesaikan masalah itu. Saat itu juga ia membeli tiket dan segera terbang ke Indonesia.
__ADS_1
Setelah seharian berada di dalam pesawat akhir nya Aldi sudah berada di Indonesia. Ia segera memesan taksi menuju rumah Keyla.
Hari itu sosok misterius itu chat Keyla lagi ia ingin Keyla menemuinya di sebuah taman. Ia memberitahu Aldi. Aldi menyuruh Keyla mengiyakan ucapan sosok misterius itu. Aldi sudah di perjalanan menuju rumah Keyla.
Beberapa saat kemudian Aldi sudah sampai di rumah Keyla.
Kerinduan yang sudah tidak terbendung lagi akhirnya telah terobati Aldi dan Keyla berpelukan dan tanpa di sadari Aldi mengecup bibir Keyla untuk yang pertama kali nya. Keduanya tersadar di saat bunyi ponsel Keyla yang berdering. Aldi merasa tidak enek hati. "Maaf Sayang... aku melakukan nya tanpa meminta ijin dari mu," ucap Aldi sambil menatap tajam manik Keyla yang indah.
Keyla tertunduk malu, ia cepat mengalihkan pandangan Aldi.
"Orang itu sudah menghubungi aku lagi," ucap Keyla mengalihkan perhatian Aldi.
"Dia bilang apa?" tanya Aldi.
"Dia menelpon ku..," Keyla menunjuk kan ponsel nya pada Aldi.
"Angkat saja!" ucap Aldi.
"Kamu jangan takut Sayang, ada aku di sini," hibur Aldi.
"Aku tidak mau bertemu orang itu! bagaimana kalau ia mencelakai ku?" ucap Keyla berprasangka buruk.
"Kamu tidak perlu takut orang itu tidak akan menyakitimu. Jika permintaan orang itu tidak di penuhi kamu akan terus di teror nya Sayang, pliss...angkat saja!" suruh Aldi.
"Tapi...," Keyla terbata-bata.
Aldi mengangguk kan kepalanya mengijinkan Keyla mengangkat telpon dari sosok misterius itu.
📞"Ha... halo?" ucap Keyla gemetar.
"Halo sayang,... suaramu begitu lembut membuat jantung ku berhenti berdetak." suara orang itu di samarkan agar Keyla tidak mengenali nya.
📞"Kamu siapa? cepat katakan siapa sebenarnya diri mu!" cetus Keyla memberanikan dirinya.
__ADS_1
📞"Aku tidak perlu menyebutkan diriku sudah pasti kamu mengenaliku Sayang," ucap orang itu.
"Aku tidak mengenali mu!" bentak keyla.
📞"Tolong jangan kecewakan aku hari ini kamu temui aku di taman, saat kau menemui ku kau akan tau siapa aku Sayang... aku sungguh tidak sabar ingin melihat wajah cantikmu itu," ujar orang tersebut.
"Ok-oke... aku akan menemuimu jam berapa?" tanya Keyla.
"Setelah 1 jam dari sekarang." jawab nya.
Tapi ingat kamu harus datang sendirian tanpa memberitahu siapapun itu!" perintah orang itu.
"Baik!" ucap Keyla menyetujui nya. Ia pun menutup ponselnya.
"Bagaimana?" tanya Aldi.
"Orang itu menyuruhku menemuinya di tanam jam 2 sore, aku harus bagaimana aku takut banget...," lirih keyla gemetar habis telponan dengan orang itu.
"Kamu jangan takut aku akan menemanimu." terang Aldi. Keyla mengangkat alis tidak mengerti maksud Aldi.
"Iya, aku akan menemanimu. Aku akan sembunyi dan mengintai dari jauh," jelas Aldi pada Keyla.
"Kamu tenang semua nya sudah aku rencanakan, kita harus bisa memancing nya agar ia mau membuka indentitas nya. Setelah kita mengetahui nya kita laporkan dia ke polisi," jelas Aldi berencana.
"Aku takut dia melukaimu Sayang...," ucap Keyla yang pertama kali nya memanggil Aldi dengan sebutan itu. Aldi menjadi tersentuh hatinya getaran cinta nya semakin bergejolak
"Aku sudah menyiapkan ini." tunjuk Aldi memperlihat kan sebuah pistol yang di sembunyikan di perut nya dari tadi.
"Hah... apa kamu bisa gunakan nya, gimana kalau orang itu mati?" ucap Keyla takut.
"Aku tidak akan membunuhnya koq, aku hanya ingin tau siapa dia sebenarnya," terang Aldi.
Keyla pun mengerti ia sepakat untuk memancing pria itu untuk membuka identitas nya.
__ADS_1