Suami Pilihan Papa. Season 2

Suami Pilihan Papa. Season 2
Perdebatan hebat


__ADS_3

Aldi yang berada di luar sudah tidak bisa menahan diri lagi, dari tadi merasa terpukul dan sedih melihat Keyla terbaring lemah dan menangis ia akan berusaha menenangkan nya. Tanpa permisi Aldi langsung masuk dan menghampiri Keyla.


Semua melihat jadi terdiam.


Keyla dan Aldi langsung berpelukan dan Aldi menghapus air mata istrinya dengan lembut.


"Keyla Sayang... jangan menangis aku tidak akan bisa tenang melihat mu begini. Sudah lah biarkanlah yang sudah terjadi jangan disesali lagi mungkin kita berdua memang ditakdirkan tidak bisa bersama aku akan mengiklaskan semua ini. Aku akan pergi dari hidupmu dan keluargamu Sayang... aku tau ini sangat berat bagiku tapi ini lah keputusan yang terbaik yang akan kita pilih," ujar Aldi tidak sanggup mengeluarkan kata-kata.


"Apa maksudmu Sayang? Apa kamu akan ikut serta dengan keluargamu juga dan meninggalkan aku?" tanya Keyla kesal.


"Iya sayang... aku akan berangkat keluar negeri bersama dengan keluargaku karna kami ingin menjauh dari kalian. Kami tidak mau membuat kalian sakit hati dengan melihat keberadaan kami masih di sini tentu hati papa mu akan selalu benci pada keluargaku jadi biarkanlah, kami menjauh dari kalian agar kalian bisa tenang dan terlepas dari dendam."


"Jadi bagaimana dengan hubungan kita? aku masih istrimu dan kamu masih suamiku bagaimana mungkin aku bisa jauh dari suamiku orang yang sudah membuat aku hidup sampai hari ini. Tidak aku tidak mau! jangan berbuat seperti ini Aldi. Apa kamu tidak memikirkan perasaan ku?" ujar Keyla sedih.


"Tentu aku sangat memikirkan mu Sayang, aku juga gak kan bisa jauh dari kamu, tapi inilah jalan yang terbaik buat kita untuk melunturkan dendam keluarga mu dan keluarga ku. Sudah kamu yang sabar ya. Suatu saat jika kita di takdir kan bersama aku akan kembali padamu Keyla...," lirih Aldi ikutan meneteskan air mata.


"Tidak Aldi tidak...! Aku akan ikut bersama mu kemana pun kamu pergi aku akan ikut."

__ADS_1


Pak Hendra memegang tangan Keyla untuk tidak ikut Aldi. Ia menepis tangan Aldi dan menyuruh Aldi segera pergi.


Semua keluarga Aldi sudah beranjak pergi karna tidak bisa berlama-lama di ruang itu mereka tidak tahan melihat Aldi dan Keyla terlalu menyedihkan itu. Keyla tidak mau melepaskan tangan Aldi. Saat itu Keyla mulai melemah dan ia menangis tiba-tiba tidak sadarkan diri hampir jatuh di lantai.


Pak Hendra terkejut melihat Keyla jatuh terkulai untung masih ada Aldi yang menahan tubuhnya.


Pak Hendra bergegas pergi mencari dokter. Semua terdiam menghentikan langkah mereka dan menoleh ke arah Keyla dan Aldi.


"Menantu ku...!" teriak Bu May berlari menghampiri Keyla.


"Bu bagaimana ini?" tanya Rini.


"Kasian sekali nasibmu Nak." ibu May menangisi Keyla sambil membetulkan rambut Keyla yang berantakan.


Dokter pun datang memeriksa Keyla. Ia bertanya kenapa Keyla bisa drop seperti itu, padahal tadi pagi keadaan nya sudah membaik. Semua orang melihat kearah Pak Hendra yang mematung menyaksikan anak nya di periksa.


"Ini semua karna mereka Dokter!" tunjuk Pak Hendra pada keluarga Aldi.

__ADS_1


"Kami datang baik-baik di sini Hendra! kamu yang serakah tidak memikirkan perasaan anak mu. Aku benci padamu Hendra orang yang paling jahat di yang pernah ku temui dalam hidupku. Dulu kamu menghancurkan semua harapan hidup ku dan kini kamu juga menghancurkan hidup anak ku dan anak mu juga. Apa kamu pernah menyadari semua kesalahanmu di masa lalu? kamu lebih dari seorang kriminal Hendra!" bentak Ibu May, sudah tidak bisa menahan emosinya lagi. Ia nyerocos menceritakan semua.


"Jangan bicarakan masa lalu disini May, malu sama anak-anak!" bentak Pak Hendra juga ikutan memanas.


Sementara mereka berdebat Aldi sudah merangkul Keyla membawa Keyla keruangan lain di suruh dokter. Rini dan Galuh menyusul tidak mau mendengar Ibu May dan Pak Hendra yang masih berdebat. Masih terdengar di telinga Rini suara sayup-sayup keduanya bertengkar dan saling mengungkit masa lalu.


"Buat apa malu biar anak-anak tau siapa sebenarnya kamu! Kamu adalah orang yang paling jahat kamu yang membuat hidupku hancur, aku di buang oleh keluargaku itu semua karna kamu!" ucap Ibu May terdengar oleh Rini. Rini jadi tau bahwa ibu May dan Pak Hendra punya hubungan khusus di masa lalu.


"Tolong jangan bertengkar di sini Pak! ini rumah sakit jika ada masalah selesaikan saja secara baik-baik," ujar dokter menggurui.


Dokter pun segera pergi menyusul Aldi, Rini dan Galuh sudah membawa Keyla ke ruangan lain.


Pak Hendra tersadar melihat Keyla sudah di bawa. Ia pun mengakhiri perdebatan nya dengan Ibu May.


"Jika terjadi sesuatu pada anak ku kalian yang akan tanggung jawab!"ucap Pak Hendra dengan ketusnya.


"Tetaplah menyalah kami! selama sikapmu tidak ada berubah. Tetap egois dan keras kepala, tau kah kamu sikap mu itu akan merugikan dirimu sendiri. Dendam mu terlalu berkepanjangan telah membutakan hatimu. Bukan kah Mas Edi sudah mengakui kesalahannya dan ia sudah ditahan. Jadi apalagi mau mu? apa kamu mau kehilangan anak mu juga? biar sekalian kamu hidup sendiri d dunia ini. Aku akan membawa menantuku pergi. Karna mereka berdua tidak bisa di pisahkan. Aldi wajib membawa kemanapun istrinya mereka sudah sah jadi suami istri. Jadi tolong, kamu jangan turut campur lagi!" Bu May pergi meninggalkan Pak Hendra yang masih memanas.

__ADS_1


"Aku tidak akan membiarkan anakku di bawa oleh.


kalian!" Pak Hendra berlari menyusul Ibu May yang sudah nyosor keluar mencari ruangan Keyla yang baru.


__ADS_2