Suami Pilihan Papa. Season 2

Suami Pilihan Papa. Season 2
Suasana haru


__ADS_3

Tiba lah saat nya, pagi itu Aldi akan kembali melanjutkan pekerjaan nya di luar negeri. Keyla tidak kuat menahan sedih nya harus berpisah lagi dengan kekasihnya itu. Aldi menghibur Keyla agar tidak terlalu sedih ia mengajak Keyla jalan-jalan sekitar bandara sebelum pesawat berangkat.


"Aku jadi berat meninggalkan kamu jika kamu sedih seperti ini aku tidak tega melihat mu Sayang, pliss jangan sedih kayak gini terseyum lah...," ujar nya meminta.


Keyla menatap Aldi mencoba untuk tersenyum.


"Nah, gitu dong...," ujar Aldi sedikit lega.


"Sayang, baik-baik di sana ya... jangan pikirkan aku di sini bekerja lah dengan pokus dan giat agar kamu bisa secepatnya pulang," nasehat Keyla.


"Iya Sayang, aku janji akan segera menyelesaikan pekerjaan ku secepatnya," sahut Aldi.


Kedua nya melangkahkan kaki yang berat menuju bandara yang sudah di depan mata mereka.


Aldi tampak mendorong koper ya dan Keyla mengandeng tangan Aldi dari tadi seakan tidak mau melepaskan nya.


"Sayang kita berpisah di sini ya... karena pesawat sebentar lagi akan berangkat," ujar Aldi.


Keyla terseyum terpaksa menahan tangisnya. Aldi memegang tangan Keyla. "Aku pergi dulu jaga dirimu baik-baik ya," ujar nya sambil meraih puncak Keyla dan mengecup nya.


"Kamu jaga dirimu juga di sana ya... ingat jangan nakal selama di sana," pesan Keyla.


"Iya aku tidak akan nakal koq, aku kan sayang kamu," Aldi memeluk Keyla dengan erat. Tanpa di sadari butiran bening lolos di pipi Keyla, hingga membasahi kemeja Aldi.


Sungguh perpisahan yang mengharukan semua mata memandang ke arah mereka berdua. Tapi mereka tidak mau memperdulikan nya.


Suara panggilan untuk semua penumpang agar segera naik di pesawat karna 5 menit lagi pesawat akan berangkat. Tangis Keyla pecah di pelukan Aldi. ia membelai rambut Keyla dengan lembut. lalu melepaskan pelukannya menghapus air mata Keyla.

__ADS_1


"Jangan menangis, aku pasti akan kembali Sayang...," lirih Aldi tidak tega membuat keyla menangis.


Aldi segera pergi menuju pesawat ia berjalan dengan langkah yang berat karena tidak tega harus meninggalkan Keyla lagi. Keyla melihat dari kejauhan dan memanggil Aldi.


"Sayang... sampai jumpa lagi..." Keyla melambaikan tangan nya dan berteriak "I love you..." sambil kiss bay. Aldi membalas nya. "I love you too Sayang...," seru nya sambil menyilang ibu jari nya pada telunjuknya menyerupai bentuk love.


Keyla mencoba tersenyum walaupun air mata tetap mengalir di pipinya.


Keyla masih melihat punggung Aldi sampai tidak kelihatan lagi oleh mata nya perasaan nya masih berat untuk beranjak dari tempat itu. Ia masih berdiri mematung. Ternyata Pak Hendra juga menyaksikan perpisahan mereka dari kejauhan ia memandang iba Ternyata sudah ada dari tadi di tempat itu Ia sengaja tidak mau menemui Aldi karna ia tidak mau mengganggu suasana. Pak Hendra tidak tega melihat putri nya masih menangis lalu ia mendatangi nya untuk menghibur.


"Sayang...," panggil Pak Hendra pada anak nya. Sontak Keyla menoleh mendengar ada yang memanggil diri nya sayang, ia berharap itu Aldi tapi setelah ia melihat memastikan nya ternyata itu papa nya ia pun berlari kearah papa nya dan segra memeluknya.


"Papa...," seru nya. Keyla menangis di dalam pelukan papa nya.


"Jangan menangis Sayang. Ayo kita pulang... "ajak Pak Hendra.


"Dari tadi anak ku, papa tidak mau merusak momen kalian papa minta maaf hanya memperhatikan kalian dari jauh saja, karena papa sedikit terlambat tadi tidak mengantar Aldi di bandara.


"Iya Pa, gak apa-apa. Aldi juga tau kalau Papa ada jadwal penting hari ini," sahut Keyla.


"Jujur papa juga sedih melihat kepergian Aldi, tapi ini sudah pilihan nya. Papa mau bicara apa, sebenarnya ia tidak perlu pergi jauh-jauh seperti ini karna Papa sudah menyiapkan semua nya untuk kalian. Tapi kemauan anak itu cukup keras, kamu yang sabar ya Sayang. Ia pasti akan kembali," hibur Pak Hendra pada putrinya.


"Iya Pa, keyla tau koq. Aldi pasti kembali cuma Keyla sedih aja, harus berpisah dengan nya. Lama tak jumpa dengan nya sekali jumpa tak lama hanya dua hari keyla jadi kesal," terang nya.


"Papa mengerti. Ayo kita pulang...," ajak Pak Hendra sekali lagi pada Keyla yang masih sugukan.


"Iya ayo Pa...," ucap Keyla meraih tangan papa nya. Mereka pun pulang bersama.

__ADS_1


🍀🍀🍀


Di tempat lain,.


Rikky yang masih berusaha menyembuhkan luka nya masih berdiam diri di sebuah kos teman nya. Ternyata ia sengaja menginap di situ untuk melakukan aksi nya ingin membalaskan dendam nya pada Aldi. Ia sengaja menghilangkan jejak nya dengan berpura-pura pergi keluar negeri agar adik nya Rini tidak bertanya-tanya, kesibukan nya selama ini. Rikky tidak suka dengan mulut bawel adiknya itu sehingga ia membohongi adik nya seolah-olah sedang liburan keluar negeri padahal dirinya masih di kota itu numpang di kos temannya yang cukup jauh dari keramaian. Menurut nya ia akan aman jika bersembunyi di situ selama beberapa hari lagi.


Sudah dua minggu ini ia menginap di kos itu bersama teman nya Galuh ketua preman di kota itu. Rikky sengaja bersembunyi di tempat itu untuk mengelabui semua orang yang mengenal nya termasuk keluarga Aldi dan Pak Hendra. Ia akan menjalankan aksi nya lagi setelah luka nya sembuh.


Rikky teringat kejadian dua hari yang lalu ada Sera yang membantu nya. Ia merasa gelisah Sera akan membocorkan rahasia nya. kalau ia masih ada di kota itu.


"Aku bodoh banget bertindak ceroboh kenapa gadis itu sempat mengobati ku kemarin argh... kalau begini caranya aku akan ketahuan. Tapi tidak mungkin si mudah-mudahan anak itu tidak bilang ke siapapun kalau aku masih di kota ini," ujar nya dengan sendirinya sambil mengobati luka nya dengan obat seadanya.


Tidak lama kemudian, telepon nya berdering panggilan itu nomor baru ia enggan mengangkat nya karna takut polisi yang melacak keberadaan nya. Ia membiarkan gawai nya berdering.


"Heh Rikky siapa yang menelepon itu? angkat saja kenapa! berisik tau gak." Galuh yang masih tiduran jadi terganggu.


"Biarin aja nomor gak penting!" ujar Rikky dengan mata mendelik.


Galuh menutup kepalanya dengan bantal karena tidak tahan denger suara berisik ponsel Rikky yang berdering terus dari tadi.


Ternyata Sera yang menelpon itu, sudah 10x panggilan tapi tidak di angkat Rikky, ia pun chat langsung memberitahu kalau dirinya yang menelpon.


Sontak mata Rikky melirik gawai yang berbunyi beda hanya getaran saja itu tanda ada pesan masuk ia pun segra membaca chat tersebut dengan mata yang melotot ia kaget saat membaca tulisan itu. Ternyata panggilan tadi dari Sera.


"Aduh bisa kacau kalau sudah begini dari mana ia tau nomor ku?" Rikky merasa gelisah


"Galuh... Galuh... bangun...," seru nya membangun kan Galuh yang berbungkus selimut.

__ADS_1


Bersambung...!


__ADS_2