Suami Pilihan Papa. Season 2

Suami Pilihan Papa. Season 2
Edi mengakui kesalahannya


__ADS_3

Malam itu adalah malam syukuran Pak Fajar sudah sembuh dan bertemu dengan anak-anak nya. Semua kerabat dan teman-teman di undang makan malam di rumah nya. Semua nya merasa bahagia melihat Pak Fajar sudah sembuh. Kinan dan Mila juga sangat bahagia malam itu. Mila di ajak Pak Fajar untuk tinggal di rumah nya. Mila dengan senang hati menerima nya. Karena ia pun juga tidak punya keluarga lagi sebagai anak yang baik Mila akan menghabis kan waktu nya untuk merawat Pak Fajar Sang ayah.


Saat itu semua nya sudah berkumpul bersama semua keluarga Aldi juga ikut datang.


Tiba-tiba ada seseorang yang mengenali Pak Edi dia adalah teman Pak Fajar juga. Tiba-tiba ia membahas masa lalu nya bersama Pak Fajar.


Pak Edi yang mendengar jadi was-was karena Pak Hendra juga ada di situ. Mereka membahas kecelakaan yang menimpa sahabat nya itu yang bernama Kimberly. Pak Hendra pun tampak sedih karena ia tidak menyangka kalau sahabat nya itu adalah istrinya sendiri.


Pria itu bernama Faisal. Faisal ada di tempat kejadian waktu itu ia juga melihat plat mobil yang menabrak mobil itu. Tersangka melarikan diri karena ketakutan saat itu. Faisal menyayangkan nya karena ia sempat menyusul mobil tersebut tapi sayang ia kehilangan jejak.


Di saat semua membahas itu Pak Edi jadi panik ia tidak berani buka suara. Aldi dan Bu May ikut panik mereka berpura-pura tidak tau tapi emang hal buruk tidak dapat di sembunyikan Di depan semua orang Pak Edi yang sejenak diam, tiba-tiba buka suara dan mengakui semua kesalahan nya itu.


Mungkin ini lah saat yang tepat aku akan mengatakan semua nya depan semua orang... batin Pak Edi.


Pak Edi pun menceritakan semua kejadian lalu Akhirnya ia mengakui kesalahannya dan iya minta maaf kepada semua keluarga dan Pak Hendra.

__ADS_1


Semua kehilafan ya itu ada hubungan nya juga dengan Elisa istrinya karna dia lah yang menyaksikan saat kejadian. Elisa adalah orang pertama yang melihat kejadian itu. Ia berusaha menghasut Pak Edi agar segera meninggalkan tempat itu dan ia mengajak nya kabur di kota itu. Sebenarnya Pak Edi mau bertanggung jawab kan semua kesalahan nya itu tapi Elisa melarang nya dan mengancam nya karena ia ingin menikah dengan Pak Edi dan membawa kabur bersembunyi ke luar kota.


Semua jadi terdiam mendengar pangkuan Pak Edi sepertinya ia sudah pasrah apa yang akan jadi resikonya. Pak Hendra hampir shok mendengar pengakuan Pak Edi yang setelah tiga hari sah jadi besan nya itu.


Hatinya sangat terpukul dan sedih. Ia mengusir keluarga Aldi dari tempat itu karena hati nya sangat sakit kenapa Pak Edi baru mengakui kesalahan setelah Aldi sah jadi suami Keyla.


Pak Edi merasa bersalah ia memohon kepada Pak Hendra atas kesalahannya bahkan Pak Edi bersiap akan menyerahkan dirinya ke polisi.


Kayla histeris mendengar semuanya ternyata orang yang menabrak mama nya adalah Ayah Aldi.


Aldi memohon kepada Pak Hendra karna ia tidak mungkin membiarkan istrinya ia tidak sanggup melihat dengan Keyla shok dan ingin merangkul tubuh istrinya.


"Pergi dari sini keluarga pembunuh!" ucap Pak Hendra.


Pak Fajar mencoba meredakan emosi Pak Hendra karna ia juga sudah tau pada awal nya.

__ADS_1


"Bajingan kamu Edi... ternyata kamu duri dalam daging selama ini," ujar Pak Hendra emosi.


"Maafin Ayah Pak sebenarnya ini tidak sengaja jangan bilang ayah ku pembunuh ini kecelakaan murni tidak ada niat Ayah untuk membunuh," ucap Aldi membela Ayah nya yang dituduh membunuh.


"Lupanya kamu juga tau Aldi, kalau Ayah mu melakukan ini semua apa salah dan dosa ku pada kalian selama ini aku mengharapkan mu untuk menjaga Keyla tapi jika kebusukan kalian begini aku jadi kecewa pada mu Aldi kamu sama saja dengan Ayah mu menyembunyikan wajah dengan bertopeng kemunafikan. Aku yakin kalian pasti punya rencana jahat pada keluarga ku.


Pak maafkan aldi, aldi hanya mencintai anak Bapak tidak lebih jangan berburuk sangka pada kami. Sebenarnya ayah juga sudah tersiksa selama ini ia memang akan mengakui kesalahannya tapi ia bingung harus berkata apa pada bapak dan sekarang lah waktu yang tepat Ayah sudah mengakui kesalahannya dan ia siap menanggung resiko apapun," tutur Aldi menjelaskan.


"Licik kamu Aldi setelah aku menyerahkan semua kepercayaan ku pada mu, lalu ini belasan mu. Ternyata kalian serigala berbulu domba dan kamu Edi aku tidak akan tinggal diam kamu harus membayar semua yang telah kau lakukan pada Kimberly istriku.


"Aku siap Hendra menanggung semuanya bahkan hukum mati sekalipun aku siap!" sahut Pak Edi tanpa rasa takut.


Bu May menangis tidak bisa berkata-kata, semua yang menyaksikan pun menjadi takut mendengar gertakan kedua nya yang beradu mulut itu.


"Aku pegang ucapan mu Edi!" Pak Hendra beranjak dari tempat itu menyusul Keyla yang sudah dilarikan ke rumah sakit oleh Mila dan Kinan.

__ADS_1


__ADS_2