Suami Pilihan Papa. Season 2

Suami Pilihan Papa. Season 2
Keluarga Aldi menemui Keyla


__ADS_3

Setelah pulang dari tempat pengadilan, Pak Hendra mendatangi Keyla di rumah sakit ia tampak lemah karena seharian penuh tidak istirahat. Dalam hatinya juga merasakan kesedihan kenapa bisa semua nya terjadi begitu saja tanpa di sadari lelaki yang ada di sekeliling nya selama ini ada perebut nyawa istrinya.


Pak Hendra langsung masuk ke ruangan Keyla ia melihat Keyla dengan raut murungnya. Keyla tidak mau bicara dengan papanya Keyla membuang muka karna ia tidak suka dengan cara ayah nya. Lain yang berbuat yang lain juga kena sasaran. Ia begitu merindukan suaminya tapi papa ya tidak peduli hal itu. Di dalam hati Pak Hendra selalu ada amarah dan rasa dendam.


Tiba-tiba terdengar ada yang mengetuk pintu ruangan itu. Keyla langsung menoleh ke arah pintu berharap itu Aldi. Pak Hendra pergi ke arah pintu memastikan siapa yang datang ia tidak mau sembarangan menerima orang masuk ke ruangan itu. Apalagi Aldi ia dan keluarganya.


Pak Hendra membuka pintu untuk tamu itu ternyata dia adalah Rini, Galuh, Rikky dan ibu May. Sedangkan Aldi menunggu di koridor masih berada di luar. Ia sengaja tidak mau masuk untuk melihat reaksi Pak Hendra apa ia rela melihat anak nya menderita harus berpisah dengannya. Lupanya mereka telah menyusun rencana mau meminta maaf pada Pak Hendra sekalian mau pamit. Mereka berencana akan tinggal di luar negeri untuk menenangkan diri. Sekalian akan membuka bisnis di sana.


Pak Hendra tidak terima kedatangan mereka. ia tidak mengijinkan mereka masuk.


"Buat apa kalian beramai-ramai datang ke sini?" Pak Hendra bicara dengan ketus nya sambil menutup pintu kembali.


"Tunggu Hendra, ijinkan kami masuk sebentar saja. Aku akan menemui menantuku bukan kamu," cetus Bu May memaksa ingin masuk. Tapi Pak Hendra menghalaunya. "Aku yang berkuasa di sini, silahkan pergi atau aku panggil satpam buat mengusir kalian semua!" ancam Pak Hendra.

__ADS_1


"Kami sekeluarga hanya mau meminta maaf kepada mu dan Keyla... Atas semua kejadian ini. Aku tau hati mu sangat teriris menghadapi kenyataan ini. Namun ini lah kenyataan nya yang harus kita terima. Menantu yang kau idam-idamkan selama ini adalah anak Mas Edi tersangka yang kau anggap pembunuh itu dan aku mewakili suamiku minta maaf kepada mu Hendra. Tolong ijinkan aku masuk untuk menemui menantuku untuk yang terakhir kalinya."


Ibu May tidak kuasa berkata-kata ia menangis sugukan di hadapan semua orang. Rini dan Rikky ikut minta maaf dan menyalami Pak Hendra. Tapi Pak Hendra menepis semua tangan nya tidak mau menerima semuanya.


Keyla yang melihat dari jauh langsung pergi mendekati mereka. "Siapa yang datang Pa? suruh masuk tamu nya dong...!" ucap Keyla masih lemah. Namun berusaha bangun melihat siapa yang datang. Setelah Keyla melihat ibu May dan keluarga nya ia langsung berjalan cepat. Ibu May segera menyambut tubuh Keyla dan memeluknya.


"Menantu ku Sayang, ibu kangen padamu Nak," ucap ibu sugukan.


"Keyla juga kangen Bu..." ucapnya sambil menagis diperlukan ibu May.


"Suamiku mana? kenapa dia tidak bersama kalian?" tanya Keyla tidak bisa menahan tangisnya lagi.


Ibu melepaskan pelukannya. "Maaf Keyla Sayang, Aldi tidak berani menemui mu karna dilarang keras oleh Papa mu," ucap Ibu May sambil menagis. Ibu May, begitu menyanyangi menantu nya itu ia tidak tega harus meninggalkan tempat itu meskipun telah diusir Pak Hendra ia masih berdiri di samping Keyla.

__ADS_1


Rikky mendekati Pak Hendra kembali mengulurkan tangannya lagi untuk meminta maaf. Rikky mengakui semua kesalahan nya pada Pak Hendra ia minta maaf sambil berlutut di hadapan Pak Hendra atas teror nya dulu. Pak Hendra kaget dan memanas seketika itu juga ia menampar Rikky dan mengusir semuanya. Keyla menangis manjadi-jadi tidak menyangka semua ya sudah direncanakan Rikky.


"Rikky kamu jahat banget! kenapa kamu lakukan itu? padaku apa salahku padamu bukan kah semuanya sudah kujelaskan padamu kalau aku tidak bisa hidup tanpa Aldi, ia adalah separuh hidupku, aku berhutang nyawa pada Aldi ia sudah menyelamatkan aku dari maut," jelas Keyla Marasa dongkol dengan perbuatan Rikky.


"Aku tau Keyla, aku memang jahat karna aku tidak rela kamu hidup bahagia dengan Aldi. Tapi aku menyesal telah melakukan nya Keyla aku sudah mendapat ganjaran nya sekarang aku tidak bisa bejalan normal lagi selamanya," ujar Rikky kesal.


"Jadi kaki mu yang cacat itu karna tembakan saat itu?" tanya Keyla.


"Iya Keyla, aku menderita selama kamu menikah dengan Aldi Keyla... tapi sekarang aku sudah mengiklaskan semua nya. Karna aku sudah mendapatkan wanita yang benar-benar menerima semua kekurangan ku dan ia mencintaiku. Aku akan belajar untuk melupakan mu dan memberikan semuanya kasih sayang ku pada orang itu. Biar lah semua kenangan tentang kita menjadi bagian dalam cerita hidup kita. Kami berserta keluarga akan menghilang dihadapan kalian, karna kami sadar kami sudah banyak berbuat kesalahan selama ini. Kami sekeluarga minta maaf dan kami mau pamitan pada kalian." Rikky mengakhiri pembicaraannya. Ia mengulurkan tangannya pada Keyla namun Keyla tidak mau memaafkan nya.


"Jangan seperti ini Keyla, aku mohon maafkan aku..." lirih Rikky sambil bersujud pada Keyla.


Melihat sikap Keyla dan Pak Hendra masih berisi keras tidak mau memaafkan semuanya. Rini angkat bicara. "Kami akan pergi menjauh dari kalian, agar kalian bisa tenang kami tidak akan menggangu kalian lagi karena besok kami sekeluarga akan berangkat keluar negri termasuk Aldi juga akan ikut serta. Jaga dirimu baik-baik Keyla," sambung Rini sambil menghampiri Keyla.

__ADS_1


Semua bersalaman dengan Keyla tangisan nya pecah mendapatkan kabar yang tiba-tiba itu. Pak Hendra hanya diam mematung melihat semua orang bersalaman dengan Keyla. Sepertinya ia sudah pasrah hatinya terpukul sekali melihat perlakuan keluarga Aldi yang ternyata menjadi duri dalam daging selama ini.


__ADS_2