Suami Pilihan Papa. Season 2

Suami Pilihan Papa. Season 2
Keadaan Pak Fajar


__ADS_3

Setelah pernikahan Kayla berlangsung dengan semangat nya Pak fajar pergi kerumah sakit hari itu adalah hari keluar hasil tes DNA mereka Pak Fajar,kinan dan Mila. Ia tidak sabar lagi ingin mengetahui semua nya.


"Hari ini kebenaran akan terungkap semoga sesuai harapan ku. Kedua gadis itu ada hubungan darah dengan Nurmala," ucap Pak Fajar berjalan cepat menuju ruangan Dokter Ridwan seorang dokter pribadi keluarga Keyla.


"Dokter Ridwan... Dok...," panggil nya sambil mengetuk ruangan itu.


Pak Ridwan pun membuka pintu dan mempersilahkan Pak Fajar masuk dan duduk.


Dengan senang hati akhir nya kami dapat membantu Bapak," ucap Pak Ridwan.


"Makasih banyak Pa, apa hasilnya sudah keluar?" tanya Pak Fajar.


"Tentu saja, ini...," Pak Ridwan memberikan amplop hasil tes itu pada Pak Fajar.


Pak Fajar menerimanya dengan senang hati.


Ia langsung melihat semua keterangan yang ada di surat itu dan seketika ia membola hasil tes nya sama dan terbukti Kinan dan Mila adalah saudara kembar dan Pak Fajar terbukti adakah ayah kandung dari kedua perempuan itu.


Pak Fajar seakan tidak percaya ia menanyakan hal itu pada Pak Ridwan.

__ADS_1


"Apa ini akurat Pak dan tidak diragukan lagi?" tanya nya.


"ini adalah bukti kuat bahwa kalian punya hubungan darah," jelas dokter.


Seketika itu Pak Fajar merasa sedih dan ingat saat ia meninggalkan Nurmala istrinya ternyata istrinya dalam keadaan hamil.


"Aku adalah ayah bodoh seorang suami yang yang sangat bodoh! cetusnya pada dirinya sendiri. Maafkan akan Nurmala... karena sudah menyia-nyiakan anak kita." Pak Fajar menyalah kan dirinya sampai ia memukul-mukul dirinya sendiri.


Dokter Ridwan jadi bingung melihat sikap Pak Fajar yang aneh. Tiba-tiba Pak Fajar shok dan tidak sadarkan diri. Dokter segera memanggil suster untuk membawa Pak Fajar ke ruang IGD. Petugas juga ikut membantu membawa Pak Fajar membantu Dokter dan suster.


Pak Ridwan segera menelpon Pak Hendra.


"Mila kamu jaga rumah sama bibik nya," pesan Keyla.


"Baik Kak," sahut Mila menurut.


Mila panik mendengar hal itu entah kenapa hati nya merasa terpukul setelah mendengar Pak Fajar pingsan.


Mila mencoba menenangkan hati nya. Ia mengalihkan pikiran nya dengan hal lain. Namun tetep saja ia tidak bisa ia kepikiran dengan ucapan Pak Fajar kalau ia ingin mengadopsi Mila.

__ADS_1


"Apa aku terima saja tawaran Pak Fajar yah... duh aku bingung. Aku harus bagaimana ya...?" tanya nya sendiri nya. "Jika benar Pak Fajar adalah suami Mama berarti aku ini anak nya dong... Ya Allah masa sih aku seorang yang miskin ini punya ayah sekaya Pak Fajar. Rasa nya itu mustahil," ucap Mila bicara sendiri nya.


Pikiran Mila saat itu tidak karuan ia bingung memikirkan tawaran Pak Fajar dan teka-teki kalung liontin itu yang mirif di pakai Kinan. "Siapa dia kenapa kalung nya mirif seperti punya ku dulu. Tapi sayang kalung itu sudah hilang aku memang ceroboh sudah menghilang kalung pemberian nenek. Kata nenek itu kalung punya mama dan papa."


Disaat Mila masih sibuk dengan pikiran nya sendiri Keyla datang. Maksud nya ingin mengajak Mila ke rumah sakit karna ada hal penting yang harus di sampaikan Pak Fajar padanya. Tanpa menunggu lama lagi Mila pun ikut dengan Keyla.


Mereka sudah sampai di rumah sakit Mila dan Keyla langsung menemui Pak Fajar yang masih berada dalam ruang UGD.


"Pak Fajar ini anak mu... Mila dan Kinan adalah anak mu," terang dokter pada Pak Fajar yang masih diam membisu. Pak Fajar seperti orang koma bernapas namun tidak ada respon apapun dari nya ia mengalami shok berat.


Keyla menelpon Kinan untuk segera datang ke rumah sakit juga saat itu.


Tidak lama pun Kinan datang bersama Radit.


Kinan datang penuh dengan tanda tanya menanyakan siapa yang sakit tapi Keyla tidak mau menjawab pertanyaan nya. Ia pun langsung datang dan saat itu tengah menelpon Keyla.


"Kinan sini pergi ke arah ruangan UGD," ucap Keyla pesan audio.


Kinan dani Radit langsung pergi dan mereka pun sampai.

__ADS_1


__ADS_2