
Saat itu Keyla di larikan ke rumah sakit terdekat ia
mengalami shock karna tidak menyangka orang yang di sayangi nya selama ini ternyata anak pembunuh mama nya.
Kinan dan Mila sangat kuatir pada keadaan Keyla. Kayla sudah ditangani Aldi pun datang menyusul tetapi di cegah Pak Hendra. Aldi di usir dari ruangan itu. Tetapi ia masih nekat akan menemui Keyla. Ia memohon kepada Pak Hendra agar mengijinkannya melihat istrinya walau sebentar saja.
"Tidak! tidak, aku tidak sudi punya menantu anak seorang pembunuh!" cetus Pak Hendra.
"Ayah bukan pembunuh Pak, tolong tarik kata-kata Bapak, semua nya sudah terjadi apa yang di alami Ayah hanya kecelakaan murni tidak ada niat mau membunuh, tolong Pak ijinkan aku menemui Keyla... ," lirih Aldi.
Pak Hendra menutup pintu ruangan Keyla. Tidak lama pun Kayla siuman. Kinan dan Mila memberitahu dokter dan Pak Hendra. Keyla menyebut nama suami nya. Pak Hendra jadi gusar ia pun menemui anak nya.
"Keyla, syukurlah kamu sudah siuman Nak, kamu tenang ya jangan banyak mikir semua nya sudah terungkap Ayah akan bertindak ini tidak bisa di biarkan. Mereka telah menipu kita," ucap Pak Hendra.
__ADS_1
Keyla menangis histeris. "Apa yang akan Papa lakukan pada mereka Pa?"
Pak Hendra terdiam ia juga sebenarnya tidak tega harus memenjarakan Edi apalagi kondisi Pak Edi masih dalam keadaan tidak sehat tapi ia tidak bisa membiarkan hal yang telah merenggut nyawa istri dan anak yang di kandung istri nya saat itu.
Kimberly aku minta maaf padamu ternyata orang yang selama ini aku sanjung-sanjung yang aku pilih untuk jadi menantu adalah anak seorang pembunuh. Pak Hendra terus menerus menyesali semuanya yang telah terjadi.
"Pa... mana Aldi... kenapa dia tidak ada di sini?" tanya Keyla lemah.
"Apa salah Aldi Pa? dia tidak tau masalah ini dia bukan pembunuh. Aku mohon pada Papa agar menyelasaikan masalah Papa dengan Ayah Aldi saja tanpa harus mengorbankan perasaan kami. Aku mencintai Aldi Pa gak mungkin aku meninggalkan nya!" ucap Keyla kesal.
"Sudah lah Kak, Kakak istirahat saja dulu kakak masih lemah," ucap Mila yang menahan Keyla mau beranjak dari tempat itu.
"Tidak Mila aku tidak sakit, sekarang aku sudah sembuh aku akan mencari Aldi," ucapnya.
__ADS_1
"Jangan Key, biar kita saja yang menghubungi nya, dan menyuruh nya datang ke sini," sambung Kinan yang siap menelpon Aldi.
"Berani kalian menghubungi anak br*ngsek itu akan ku lempar hp kalian satu persatu!" ancam Pak Hendra. "lagian kalian siapa? Sebaiknya kalian pergi dari sini jangan sampai aku mengetahui bahwa Kalau kalian akan membantu Keyla menemui si bre*gsek itu," Pak Hendra benar-benar emosi ia akan pergi ke kantor polisi melaporkan Aldi dan Pak Edi.
Kinan dan Mila jadi takut di gertak Pak Hendra. Ia mencoba menenangkan Kayla agar bersabar.
Pasti kita akan cari cara buat kamu keyla kamu tenang saja aku punya ide buat kalian dan Aldi," ucap Kinan memberi solusi.
"Ide apa itu?" tanya Keyla.
Kinan membisikan sesuatu pada Keyla. Mila juga ikut mendengar bisikan mereka. Mila tertawa-tawa sendiri nya mendengar ide konyol Kinan.
"Kamu benar-benar hebat Kinan aku salut pada mu!" ucap Keyla. Kinan pun tersenyum membanggakan dirinya. Ketiga nya pun siap menghubungi Aldi untuk menjalankan misi mereka.
__ADS_1