Suami Pilihan Papa. Season 2

Suami Pilihan Papa. Season 2
Sosok misterius


__ADS_3

Selang beberapa hari setelah Aldi dan Keyla bertungaan seseorang telah menteror Keyla ia selalu membututi Keyla kemana pun Keyla pergi. Seseorang itu memakai baju serba hitam dan wajah nya tidak terlihat karna memakai topeng ninja. Hal itu membuat Keyla jadi takut dan kuatir ia memberitahu kepada papa nya. Pak Hendra melarang Keyla berpergian sendirian tapi Keyla merasa heran orang tersebut seseorang ada dimana-mana bahkan dalam rumah nya pun sosok misterius itu selalu ada entah apa niat nya Keyla menjadi bingung.


Suatu pagi di saat Pak Hendra tidak ada dirumah Keyla sendirian dalam rumah dan aneh nya sosok misterius itu selalu tau kalau Keyla lagi sendiri atau mau ngapain. Saat itu Keyla lagi berada di taman ia sedang duduk-duduk, ia terkejut seseorang memegang tangan nya dengan lembut. Tapi aneh nya dj saat Keyla menoleh seseorang itu sudah menghilang tidak ada jejak nya.


Keyla menjadi berdebar-debar ketakutan ia berlari pergi ke dalam rumah di saat ia membuka pintu utamanya ia menemukan secarik kertas bertuliskan 'Aku sangat mencintai mu sayang....' Ini dari siapa mungkin kah ini dari Aldi tapi siapa sosok tadi di taman. Keyla berlari menuju kamar nya dengan mata yang tak berkedip ia melihat lukisan dirinya di saat hari pertunangan nya kemarin. Seseorang itu sudah melukis nya kalau di lihat dari rupa nya itu adalah hasil dari lukisan tangan yang sengaja di lukis seseorang untuk nya. Keyla menjadi semakin bingung. "Ini lukisan sangat sempurna siapa yang melukisnya? dari mana ia dapat jepretan foto ku ini. Padahal kan kemarin tidak ada yang memotret ku tanpa sepengetahuan ku," batin nya.


Keyla menyimpan lukisan itu di atas meja dekat kasur nya, tanpa sengaja ia melihat dibelakang lukisan itu ada tulisan 'I Love You...' "Hah...," desah Keyla membola. "apa mungkin Aldi yang melukis nya untukku? tapi kenapa ia memberikan ku diam-diam begini mungkin ia sedang memberikanku kejutan...." Keyla tersenyum memandangi tulisan itu lalu ia menjawab "I love you too...." tampak bayangan pria di luar jendela sedang memperhatikan nya.


Keyla melihat sepintas bayangan itu seperti orang lewat. "Siapa itu?" Keyla mengintip dari lubang kecil di jendela tidak terlihat siapa-siapa.


Saat itu juga Pak Hendra pulang dari kampus terdengar suara nya memanggil Keyla... namun Keyla tidak mendengar. Pak Hendra masuk saja dan membuka pintu dengan kunci cadangan yang sudah di bawa nya sebelumnya. Ternyata Keyla sudah histeris ketakutan melihat bayangan tadi seluruh tubuhnya gemetar dan keringat dingin karna rasa takut nya.


Pak Hendra masuk dalam ruangan utama menuju kamar Keyla untuk memastikan keadaan Keyla.


"Kemana anak itu apa mungkin ia sedang keluar?dasar anak bandel! sudah di kasi tau jangan kemana-mana masih saja ia pergi...," gerutu Pak Hendra kesal.


(Tek, tok, tek, tok tek tok,...) bunyi langkah kaki terdengar oleh Keyla. Keyla semakin takut ingin teriak tapi takut ketahuan kalau ia ada di dalam. Ia sangat ketakutan saat itu hampir saja ia pingsan badannya gemetar, keringatnya mulai bercucuran membasahi bajunya. Bunyi hentakan kaki itu berhenti pas di depan kamar nya dan terdengar seseorang telah mengetuk pintu.


Tok,


Tok,


Tok...


"Hah... bagaimana ini rumah ini sudah di kunci kenapa orang itu bisa masuk?" Keyla menangis menggigit jarinya agar tidak kedengaran suara tangisannya oleh orang itu. "Itu tidak mungkin Papa, karna papa baru saja pergi ke kampus," batin nya.

__ADS_1


"Kayla... apa kamu ada di dalam...?" seru Pak Hendra.


Sontak Keyla berlari menuju pintu dan membuka nya hatinya merasa lega ternyata papa nya yang mengetuk pintu.


"Papa...." teriak Keyla langsung memeluk Pak Hendra dengan erat sambil menagis.


"Ada apa ini? kenapa kamu menangis? kamu seperti ketakutan, wajah mu pucat dan badan mu gemetar kamu kenapa Sayang?" tanya Pak Hendra.


"Keyla takut Pa... untung papa cepat pulang. Ada bayangan pria di luar jendela kamar keyla tadi Pa... bayangan itu sedang memperhatikan keyla," jawab Keyla sambil menangis.


"Baya-ngan?" ucap pak Hendra tidak mengerti.


"Iya bayangan sosok pria berpakaian serba hitam sedang memperhatikan keyla... keyla takut Pa...," rengek Keyla.


"Tidak Pa! Keyla tidak sedang berhalusinasi, itu nyata Pa... Keyla melihat nya sendiri," ucap Keyla sugukan di pelukan papa nya.


"Sudah lah tidak mungkin orang bisa masuk di rumah ini Sayang, pintu dan gerbangnya kan sudah papa kunci semua," terang Pak Hendra.


"Itu benar-benar orang Pa, gak mungkin juga hantu karna sebelumnya Keyla juga pernah di raba nya tadi waktu di taman," jelas Keyla.


"Maksud mu apa Sayang? kamu pasti sedang tidak sehat sebaiknya kamu istirahat anak ku...," ucap Pak Hendra sedih. Pak Hendra ingin berlalu di hadapan Keyla untuk mengambil berkas nya yang ketinggalan.


"Papa denger dulu, sosok misterius itu meneror keyla setiap saat, bukan cuma saat Keyla berada di luar rumah dalam rumah ini pun Keyla juga di teror," terang Keyla.


Pak Hendra tertegun mendengar Keyla ia berpikir bagaimana cara mengetahui orang tersebut.

__ADS_1


"Papa akan mengatasi hal ini, kamu jangan kuatir ya...," hibur Pak Hendra ingin beranjak dari kamar Keyla.


Tiba-tiba listrik semua mati dan gelap Keyla histeris ketakutan memeluk papa nya kembali.


Pak Hendra melihat di sekeliling gelap semua ia mengambil ponselnya di saku dan menyala kan senter nya. Saat itu juga semua lampu hidup kembali.


"Papa lihat itukan? pasti itu ulah sosok misterius itu Pa," ujar Keyla.


"Kamu jangan berprasangka buruk Sayang, mungkin saja itu PLN nya yang memang mati. Coba kita periksa di bawah," ajak Pak Hendra mengandeng Keyla turun ke bawah.


Mereka pun turun bersama memeriksa Kwh listrik tidak terjadi apa-apa, masih seperti biasanya.


"Tuh lihat! benar kan PLN yang mati. Kamu ada-ada saja papa lagi buru-buru ni Nak... Tidak ada orang yang berani masuk kerumah kita. Kalau pun itu perampok sudah ludes semua barang-barang kita kamu lihat semua masih utuh kan...," Pak Hendra memperlihatkan semua perabot nya masih ada semua nya.


"Sekarang kamu tenangin diri kamu ya... Papa hari ini ada pertemuan. Papa akan segera pergi ke kampus lagi," ujar Pak Hendra pergi ke ruangan nya untuk mengambil berkas nya yang ketinggalan.


"Pa...


Iya Pak Hendra menoleh.


Maaf yah sudah membuat papa panik," ucap Kayla.


"Iya Sayang... kamu jangan takut lagi yah," ujar Pak Hendra memberi saran.


Tidak lama kemudian bibik pun juga sudah pulang dari pasar membeli belanjaan dapur. Keyla merasa lega ia segera naik ke kamar nya kembali.

__ADS_1


__ADS_2