Suami Yang Tak Biasa

Suami Yang Tak Biasa
Part 59


__ADS_3

Weekend berlalu dengan kesibukan membersihkan rumah, berbelanja dan memasak. Anne mendapat chat WhatsApp dari Tuan Andres:


[ Senin pukul 10.00 ada potential customer mau datang ke kantor kita, mereka adalah perusahaan trading penjual snack ke USA. Siapkan sampel snack kita dan juga makan siang nasi kotak untuk dua customer itu Anne. Thanks ya. ]


Anne: [ Oke. ]


"Apa sih Tuan Andres ini, apa tidak tahu ini hari Sabtu, harinya beristirahat, huh!" seru Anne kesal dan menaruh ponselnya di sofa.


"Biarkan saja dia, masih ada hari Senin 'kan?" ucap Robert sambil mengeluarkan beef teriyaki dari kulkas.


"Ya, biarkan saja dia, super menyebalkan," gerutu Anne.


Mereka segera menyiapkan makan siang sekaligus sampai makan malam nanti. Menu ayam teriyaki, sayur cah kailan, tahu goreng bawang putih, dan ikan goreng tepung saus asam manis. Mereka juga nonton TV bersama sebagai hiburan malam Minggu.


***

__ADS_1


Senin pagi pun tiba. Mood Anne masih ingin istirahat di rumah. Pekerjaannya terlalu menyita waktu dan tenaganya.


Setibanya di kantor, dia segera menyiapkan sampel Snack Kering Tempe Maknyoz dan penawaran harga untuk new potential customer, yaitu DD Group. Tuan Andres tidak menyebutkan nama dua orang tamu yang akan datang sekarang. Namun, Anne sudah memesan 4 nasi kotak langganan kantor.


"Anne, aku dengar ada perwakilan DD group mau ke sini ya?" tanya Rey Ho.


"Iya, kata Tuan Andres ada dua orang petinggi DD Group yang akan datang," ujar Anne.


"Aku dengar-dengar DD group mau mencoba ekspor trading ke region Amerika Latin, Eropa, dan Africa India. Wah, mereka berani sekali ya. Betul-betul big player ck ck ck," ujar Deasy Lim.


"Wah, mesin dari plant mana yang stop produksi, Len?" tanya Amy cemas.


"Dari plant 1, sebab tidak ketemu kombinasi spec snack yang bisa dikombinasi saat proses produksi, loss mesin terlalu besar, biaya maintenance dan listrik juga besar, jadi diputuskan stop produksi dulu hingga dapat lebih banyak fixed PO." Leny mengecek data di komputernya saat menjawab pertanyaan Amy.


"Oh, gitu. Ya, sayang sekali ya. Kepala produksi pasti sakit kepala sekali sekarang," ujar Lisa.

__ADS_1


"Kira-kira perwakilan DD Group cowok atau cewek ya?" tanya Deasy.


"Memang kenapa, Deasy? Kalau yang datang cowok, kamu mau incar jadi pacar ya?" tanya Leny usil.


"Ya, kali begitu. Siapa tahu betul begitu, cowok ganteng yang datang nanti, semoga masih bujangan ya biar aku bisa punya peluang, he he he," kata Deasy cekikikan.


"Makanya kamu harus tampil lebih feminim dong, Deasy," ujar Rey sok menasihati Deasy.


"Ha ha ha," tawa Anne, Lisa, Amy dan Leny bersamaan. Sementara, Deasy cuma mengerucutkan mulutnya dengan sebal.


Anne pun kembali memeriksa inbox emailnya sebelum kedua tamu penting itu datang. Kabar baiknya adalah penjualan Polaris Diamond Group sangat bagus sehingga mereka segera mengirimkan next PO untuk 3 bulan ke depan dengan gap shipment sebulan sekali (10 container per bulan). Wow, amazing. Senangnya hati Anne hari ini.


***


Yuk dukung terus karya author dengan klik like, vote dan favorit ya. Terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2