Suamiku Si Mafia

Suamiku Si Mafia
episode 10


__ADS_3

hari ini Reyna sangat sibuk , pagi2 sekali dia sudah bangun untuk membersihkan rumah dan membuat sarapan untuk orang2 di rumah , hari ini dia akan pergi kantor Geyndra Grup untuk melihat siapa pemenang audisi tapi sebelum kesana dia ingin pergi ke suatu tempat dulu .


sekarang semua orang sedang sarapan , Reyna keluar dari kamarnya dgn memakai dress selutut berwarna peach dgn rambut di gerai sebahu , dia menghampiri Andra karena ingin berpamitan .


" kak Andra aku mau pamit pergi dulu ya " kata Reyna


" mau keluyuran kemana kamu ? " tanya Andra tanpa menoleh ke Reyna


" aku mau ke kantor kak kan hari ini penentuan pemenang audisi " kata Reyna


" ya udah kamu bareng kita aja Rey , kan sekalian searah " kata jay


" udah biarin dia berangkat sendiri aja " kata Andra kpda Jay


" kan sekalian ndra , daripada dia naik taksi lagian apa salahnya sih barengan berangkatnya " saut Joon


" udah2 nggak apa2 kak Reyna berangkat sendiri aja lagian Reyna juga mau pergi ke suatu tempat dulu " kata Reyna


" tuh denger dianya juga gak mau kan " kata Andra membela diri


" ya udah aku berangkat dulu ya kak ?" kata Reyna berpamitan kepada semua orang .


sekarang Reyna sudah berada di tempat yg dia tuju yaitu taman kota , dia melihat di televisi yg ada di kamarnya bahwa taman kota itu sangat sejuk dan suasananya nyaman mangkanya dia ingin sekali ke sini untuk menenangkan pikirannya , Reyna sedang duduk di salah satu bangku taman.


" emang bener ya di sini tuh sejuk nyaman lagi tempatnya , enak banget buat nenangin pikiran aku " kata Reyna


" gimana kabar ayah ya , apa dia nggak nyariin aku ya? apa dia sudah lupa sama aku ?


aku kangen banget sama ayah " air mata yg sedari tadi di tahan Reyna akhirnya lolos juga


" apa ayah tau yah , mending aku di siksa sama kak Bayu tapi masih tetap bisa bersama ayah daripada di sini aku tidak bisa bertemu ayah aku lebih tersiksa lagi yah " lanjutnya sambil menundukkan wajah agar orang lain tak melihat air matanya .


tiba2 ada seseorang yg ngasih saputangan ke hadapan Reyna


" usap air mata mu , sangat tidak bagus jika wanita cantik sepertimu menangis di tempat umum seperti ini " kata orang itu , Reyna segera mengangkat kepalanya melihat siapa orang yg berdiri di hadapannya itu


" kau " kata Reyna


" nggak nyangka ya kita bertemu lagi " kata orang itu sambil duduk di sebelah Reyna


" nih usap dulu air mata mu " lanjutnya sambil memberikan sapu tangan yg tak kunjung di ambil Reyna


" iy , makasih " kata Reyna mengambil sapu tangan itu


" kamu ngapain ada di sini ? " tanya laki2 itu

__ADS_1


" pengen nenangin diri aja " jawab Reyna


" bukannya hari ini ada penentuan pemenang audisi ya di Geyndra Grup ?"


" iya habis dari sini aku mau langsung berangkat ke sana "


" gimana kalau kita bareng aja , ya sekalian aku mau ke sana juga karena ada sesuatu yg penting "


" ah tidak usah nanti malah ngerepotin "


" udah nggak apa2 , ayo " kata orang itu sambil menggandeng Reyna menuju ke mobil dan berangkat ke Geyndra Grup , di dalam mobil mereka berdua tidak ada yg memulai obrolan sampai tempat yg dituju , mereka keluar dari mobil dan menuju tujuan masing2 , tapi siapa sangka ternyata dari jauh ada yg mengamati mereka berdua saat keluar dari mobil tadi yaitu Andra .


semua peserta sudah berada di ruang tunggu audisi , Jay keluar dari ruangan dan mengumumkan bahwa Jeny dan Reyna lah yg memenangkan audisi ini , karena produk yg akan di keluarkan itu memerlukan 2 model , setelah pengumuman itu selesai semua orang pergi meninggalkan ruangan audisi sedngkan Jeny langsung pergi dari ruang audisi dan menuju ke ruangan Andra karena Jeny berniat ingin kembali membujuk Andra agar percaya dengannya , Jeny masuk ke ruangan Andra yg pada saat itu hanya Andra saja yg ada di ruangannya .


" ndra " kata Jeny menghampiri Andra yg sedang duduk di sofa ruangannya


" siapa yg suruh kamu masuk , pergi kamu " kata Andra


" ndra , apa kamu masih marah sama aku " kata Jeny dgn menggelayut di lengan andra


" kan aku sudah bilang kalau itu bukan salah ku ndra , waktu itu Tae ngasih obat tidur ke aku ndra jadi aku tidak tau kalau dia melakukan hal itu padaku " lanjutnya


" kamu harus percaya sama aku ndra " lanjut Jeny dgn menunjukkan air mata buaya nya


" kalau memang begitu kenyataanya kenapa kamu waktu itu tidak langsung memberi penjelasan ke aku , kenapa kamu malah memilih pergi " kata Andra


" kenapa kamu memutuskan hal sepihak seperti itu , hanya aku yg bisa memutuskan kamu pantas atau tidak buat aku " kata Andra kesal


" maafkan aku ndra , waktu itu aku sudah tidak tau harus apa lagi dan sekarang aku tau kalau aku tidak bisa hidup tanpa kamu ndra " Isak Jeny


" sudah2 kamu jangan nangis lagi " kata Andra sambil mengusap air mata Jeny


" kamu udah maafin aku kan ndra , kamu percaya kan sama aku ?" kata Jeny


" aku ingin kita bisa kayak dulu lagi ndra , kita mulai semua dari awal ya " lanjutnya


" iya aku udah maafin kamu , kita akan coba semua dari awal " kata Andra merangkul Jeny


" akhirnya , gampang juga ya naklukin makhluk bodoh kaya dia " kata Jeny dalam hati ,


saat mereka berdua sedang pelukan tiba2 Reyna dan Jay masuk ke ruangan Andra , Jay dan Reyna sangat terkejut


" ndra , apa2an ini " kata Jay berteriak sedangkan Reyna berdiri mematung tidak percaya dgn apa yg di lihatnya ini


" eh Jay , aku dan Jeny sudah balikan Jay " kata Andra melepas pelukannya dgn santai seperti tidak terjadi apa2 , Reyna tanpa kata2 langsung pergi dari ruangan itu

__ADS_1


" ndra kamu benar2 keterlaluan , lihat Reyna pasti sangat sakit melihat ini semua ndra " kata Jay marah


" Jay kamu tau sendirikan kalau aku tuh terpaksa menikahi dia , aku tidak mencintai nya Jay " kata andra


" kamu sangat keterlaluan ndra , se enggaknya hargai dia sebagai istrimu ndra " kata jay sambil meninggalkan ruangan itu


" sayang kamu udah nikah? " tanya jeny kpda Andra


" iya , kamu jangan salah paham ya nanti aku jelasin semuanya " kata Andra


...*************...


malam ini Reyna dan Joon sedang menonton film Korea kesukaan mereka berdua , mereka berdua memang memiliki beberapa kegemaran yg sama , sama2 suka makanan pedas dan sama2 suka film Korea , kejadian tadi siang sudah di lupakan oleh Reyna karena dia tidak mau terlalu berlarut dalam kesedihannya .


" bentar ya kak aku buatin teh sama aku ambilin cemilan dulu supaya lebih seru nonton film nya " kata Reyna


" iya " saut Joon


Reyna pergi ke dapur untuk membuat teh dan mengambilkan cemilan juga , setelah selesai dia kembali ke ruang tengah tapi sebelum dia sampai di ruang tengah dia berpapasan dgn Andra dan Jeny yg baru pulang dari luar , Andra dalam keadaan mabok dan di papah oleh Jeny menuju kamarnya , melihat itu semua hati Reyna terasa tercubit dgn segera dia pergi dari sana , setelah sampai di ruang tengah ternyata disana sudah ada Jay dan jeon juga


" sudah pulang kak , aku buatin teh juga ya " kata Reyna kepada Jay dan jeon


" tidak usah Rey , udah kamu duduk di sini aja " kata Jay menepuk sofa di sebelahnya , Reyna menaruh teh dan cemilannya di meja dan duduk di sebelah Jay , mereka semua sedang menonton film dgn diam tidak ada yg memulai pembicaraan , tiba2 dari dapur terdengar barang jatuh dgn segera Reyna dan semua orang yg ada di situ berlari menuju dapur setelah sampai di sana mereka melihat Andra dan Jeny sedang berciuman


" apa2an kamu itu ndra " kata Joon menghampiri Andra dan langsung memukulnya sampai Andra membentur meja yg ada di dapur


" apa yg kamu lakukan " kata Jeny sambil membantu Andra


" dasar ****** , pergi kamu dari rumah ini " kata Joon


" tidak , aku tidak akan pergi dari sini " kata Jeny


" pergi atau aku sendiri yg akan menyeretmu keluar dari sini " kata Jay marah


" kamu pergi aja ya , besok aku akan menemui kamu lagi " kata Andra sambil mengelus pipi Jeny


" iya sudah aku pergi dulu ya " pamit Jeny kepada Andra , sampai di depan pintu dapur Jeny melihat Reyna berdiri di sana dgn sengaja Jeny menyenggol pundak Reyna dgn senyum mengejek tapi Reyna tidak menanggapinya .


" kamu benar2 sudah keterlaluan ndra , kamu itu sudah punya istri ndra apa kamu tidak kasihan sama istrimu " kata jeon


" kamu tau kan kalau dia pernah nyakitin kamu ,


kenapa kamu sekarang mau2nya menerima dia lagi " kata Joon dgn muka marah , tapi Andra tidak menanggapi omongan siapapun sedangkan Reyna yg sedari tadi diam kini berjalan menghampiri Andra dan menamparnya


" beraninya kamu menampar ku , kamu kira kamu siapa berani2nya nampar aku " kata Andra marah sambil mencengkeram pipi Reyna

__ADS_1


" aku benar2 benci sama kamu ndra , benci " teriak Reyna melepas cengkeraman tangan Andra dan berlalu dari dapur


" memangnya aku perduli apa , mau kamu benci aku atau apapun itu tidak berpengaruh padaku " teriak Andra supaya ucapannya di dengar Reyna , tapi Reyna sudah pergi ke kamarnya sedangkan teman2 Andra sungguh tidak percaya dgn apa yg Andra lakukan , mereka sangat kecewa dgn kelakuan Andra


__ADS_2