Suamiku Si Mafia

Suamiku Si Mafia
episode 28


__ADS_3

helikopter yg membawa Reyna mendarat di pulau terpencil tepatnya di tengah hutan , disana cuma terdapat 1 rumah yg sangat besar Reyna melihat ada dua laki2 berbadan kekar berjaga di depan rumah itu , Reyna di seret keluar dari helikopter setelah turun mata Reyna di tutup dengan kain , mereka membawa Reyna masuk ke dalam rumah itu , Reyna mendengar suara seorang perempuan sedang berbicara dengan orang yg membawanya


" kerja kalian sangat bagus , taruh wanita itu di tempat yg sudah aku sediakan " kata wanita itu


" baik bos "


mereka membawa Reyna masuk ke sebuah ruangan , entah ruangan apa itu Reyna pun tidak tau dia tidak bisa melihat karena matanya di tutup oleh kain tapi Indra penciuman Reyna masih tajam , dia mencium bau anyir yg sangat menyengat dari ruangan itu , saking menyengatnya sampai Reyna rasanya ingin muntah


" mau apa kalian , lepaskan aku " Reyna di dudukkan di kursi , tangan dan kakinya di ikat


" kamu akan kami lepaskan kalau nyawamu sudah tidak ada hahahaha " kata laki2 itu


" apa maksud kalian , apa kalian akan membunuhku ?" tanya Reyna


" kita lihat saja , jika bos masih berbaik hati padamu pasti kamu akan di biarkan hidup tapi entah itu tangan atau kakimu yg akan lepas dari tubuh mu hahahaha " suara mereka tertawa lepas


" kak Andra kak Joon aku takut , aku yakin kalian pasti akan menolongku dari tempat ini , tapi kenapa di sini baunya anyir sekali " kata Reyna dalam hati


kain yg menutupi mata Reyna di buka dan betapa terkejutnya Reyna saat melihat di depannya banyak sekali potong2an tubuh , Reyna yg baru pertama melihat kejadian seperti itu langsung menjerit dan pingsan


" hahahaha lihat betapa cupunya dia , melihat hal seperti itu saja sudah pingsan , Andra.. Andra.. wanita gak berguna kayak dia kok bisa sih jadi istrimu " wanita yg di panggil bos tadi masuk ke ruangan Reyna di sekap


" kalian pergi , aku ingin berdua saja dengan dia " wanita itu menyuruh anak buahnya untuk meninggalkan ruangan itu ,


dia menyiram Reyna dengan air sampai Reyna terbangun


" haaaii " sapa wanita itu sambil tersenyum


" kamu , siapa ?" tanya Reyna


" aku junghyo, aku adik dari seseorang yg sudah Andra bunuh " katanya


" apa maksudmu G-Dragon " tanya Reyna


" iya aku adik G-Dragon " dia tersenyum tapi entah mengapa Reyna merasa takut melihat senyumannya itu


" lepaskan aku , aku mohon padamu lepaskan aku " kata Reyna


" seekor ikan yg sudah aku tangkap tidak akan mudah untuk aku lepaskan " kata junghyo


" kenapa di sini banyak sekali potongan tubuh apa kamu seorang pembunuh " tanya Reyna

__ADS_1


" hahahaha asal kamu tau itu adalah potongan tubuh dari boneka2 ku " junghyo mengambil kursi dan duduk di sebelah Reyna


" tapi kenapa seperti potongan tubuh manusia , baunya juga anyir sekali kaya bau darah " kata Reyna


" hahahaha kamu itu memang bodoh atau pura2 bodoh sih , oke aku akan kasih tau kamu boneka apa yg aku maksud " junghyo berdiri dari duduknya dia mengambil beberapa senjata dari dalam lemari seperti pistol ,gergaji dan pisau , setelah itu dia memanggil salah satu anak buahnya


" kamu berdiri di sana " suruh junghyo kepada anak buahnya


" tapi bos "


" cepat " teriak junghyo


anak buah junghyo langsung mengikuti apa yg tadi di suruh olehnya , dia berdiri di dekat Reyna sedangkan junghyo berdiri di depan pintu , setelah beberapa detik junghyo langsung menembakkan peluru tepat di dada anak buahnya setelah itu dia melempar pisau tepat mengenai dada yg tertembak tadi , Reyna yg melihat itu langsung menjerit dia terkena cipratan darah tepat di wajahnya , karena ini baru pertama kalinya dia melihat semua ini tepat di depan matanya Reyna langsung pingsan , junghyo langsung tertawa lepas melihat Reyna yg sudah tidak sadarkan diri


" baru juga lihat seperti itu , belum lihat waktu gue gergaji sudah pingsan duluan hahahaha "


junghyo pergi dari ruangan itu dan menyuruh anak buahnya yg lain untuk membawa pergi anak buahnya yg sudah tidak bernyawa tadi .


di tempat lain Andra dan yg lainnya sedang dalam perjalanan menuju tempat Reyna di sekap , sekarang yg menyetir mobil adalah Tae karena Andra sedang dalam keadaan kacau dia benar2 kepikiran tentang keadaan Reyna dia takut Reyna kenapa2 karena Andra tau wanita seperti apa junghyo itu


" apa ini masih jauh " kata Andra


" kamu benar2 tidak menipu kita kan ?" tanya Tae


" tenang saja aku tidak akan menipu kalian , ha itu dermaganya mobilnya diparkirkan disana saja " Jeny menunjuk tempat yg bertuliskan parkir mobil


Tae mengikuti arahan Jeny dia memarkirkan mobilnya disana setelah itu mereka semua turun dari mobil


" kalian tunggu di sini bentar aku akan menemui laki2 itu untuk menanyakan keberangkatan kapal " kata Jeny


" aku ikut , karena aku belum sepenuhnya percaya dengan mu " kata Joon


" baiklah , ayo " kata Jeny


Jeny dan Joon pergi menemui laki2 yg berdiri di dekat pos penjagaan


" pak apa kita bisa menyewa kapal untuk pergi ke pulau yg ada di sebelah Utara sana " kata Jeny


" untuk berapa orang ?" tanya laki2 itu


" ada 7 orang pak " kata Joon

__ADS_1


" kalian ke sana dulu untuk bayar sewanya , setelah itu kembali ke sini lagi nanti saya antar menuju kapalnya "


" iya pak "


Jeny dan Joon pergi untuk membayar sewa kapal , setelah selesai mereka kembali ke pos penjagaan dan mereka di antar oleh penjaga tadi menuju kapal , sebelum ke kapal mereka mengambil senjata mereka di dalam mobil dan menyembunyikannya di balik jaket mereka masing2 , di kapal sudah ada orang yg akan mengemudikan kapalnya , mereka semua naik ke kapal dan kapal itu menjauh dari dermaga , kapal itu menuju tempat mereka selanjutnya yaitu pulau tempat Reyna di sekap .


setelah perjalanan kurang lebih 1 jam kini sekarang mereka sampai ke tempat tujuan , mereka semua turun dari kapal


" pak tunggu di sini sampai kita kembali , jangan pergi kemana mana ya " kata Andra


" tapi den penyewaan kapalnya kan cuma 2 jam jadi sekarang saya sudah harus kembali " kata laki2 yg mengemudi kapal


" saya akan kasih bapak uang lebih dan untuk masalah penyewaan kapalnya nanti saya yg akan urus , tolong bapak tunggu di sini sampai kita kembali , mengerti " kata Andra


" iya baiklah den "


mereka berjalan meninggalkan kapal


" sayang kamu jangan ikut kesana ya , kamu dan Jeny tunggu di sini saja " kata jeon


" enggak , aku ingin lihat keadaan Reyna " kata jisoo


" ayolah jisoo kamu jangan keras kepala , aku tidak ingin kamu kenapa2 " kata jeon lagi


" aku nggak akan kenapa2 jeon , aku bisa melindungi diriku sendiri " kata jisoo


" sudah biarin dia ikut , ini ambil " Andra memberikan pistol ke Jeny dan jisoo


" kalian bisa menggunakannya kan ?" tanya Andra


" bisa kok " saut jeny


" tentu bisa lah " kata jisoo


" apa ini masih jauh ?" tanya Tae


" kita akan masuk ke hutan sana , karena rumah itu ada di dalam hutan sana " kata Jeny


" baiklah , ayo cepat " kata Andra


mereka berjalan masuk ke dalam hutan

__ADS_1


__ADS_2