
Andra dan Reyna sudah sampai di pasar malam mereka masuk sambil bergandengan tangan , setiap orang yg melihatnya pasti akan langsung tau kalau mereka berdua sangat bahagia sekarang
" ramai banget ya kak " Reyna melihat sekitar dengan tersenyum
" namanya juga pasar malam ya pasti ramai " saut Andra
" ayo kesana kak " Reyna menarik Andra, mereka mendekati kerumunan orang yg sedang melihat pertunjukan sulap
Andra sangat senang karena dapat melihat Reyna tersenyum lepas
" kak aku ingin ice cream yg ada di sana , apa kakak mau juga "
" ah iya ayo kita kesana "
mereka berjalan menghampiri kedai ice cream
" pak ice cream yg besar itu satu " kata Andra
" kok cuma satu kak , emangnya kakak enggak beli "
" itu punya ku , kalau kamu mau ya pesan aja sendiri " kata Andra dengan mengambil ice cream yg di berikan oleh penjual ice cream itu
" nyebelin banget sih " Reyna melipat tangan dan memanyunkan bibirnya
" aku cuma bercanda , nih " Andra memberikan ice creamnya kepada Reyna , Reyna langsung merebut ice creamnya dari tangan Andra dia lalu berjalan meninggalkan Andra
" hey kok aku di tinggalin sih " Andra menyusul Reyna
" salah sendiri siapa juga yg suruh jahilin aku " Reyna duduk di salah satu bangku yg ada di sana
" Rey !" panggil Andra
" Hem " jawab Reyna dengan menoleh ke arah Andra , Reyna melihat Andra membuka mulutnya , Reyna menaikkan alisnya bertanya ada apa ? Andra menunjuk ice cream lalu menunjuk mulutnya
" oooohhh " kata Reyna mengerti
Reyna lalu menyendok ice cream itu , bukan untuk menyuapi Andra tapi mengoleskan ice cream itu ke pipi Andra , Andra terkejut melihat perlakuan Reyna sedangkan Reyna malah tertawa mengejek
" awas kamu yaaa " Andra segera mengambil sendok ice cream itu dari tangan Reyna dan mengoleskan ke pipi Reyna berulang kali
" ampun kak ampun " Reyna tertawa kemudian dia memegang tangan Andra, Andra langsung terdiam dan melihat ke arah tangannya yg di pegang oleh Reyna lalu Andra mengangkat tangannya dia membersihkan pipi Reyna yg belepotan karena ulahnya begitu juga dengan Reyna dia juga mengusap pipi Andra yg kena ice cream , setelah itu mereka berdua tersenyum
" Reyna , kamu Reyna kan ?" tanya laki2 yg berdiri di hadapan Andra dan Reyna ,
mereka langsung menoleh ke arah sumber suara
" kamu Zico kan , teman sekolahku dulu " Reyna berdiri dari duduknya
" iya , kamu masih ingat aku "
" siapa sih yg nggak ingat sama ketua kelas yg slalu juara " kata Reyna dengan tersenyum
__ADS_1
" hehehe ternyata kamu masih ingat ya " kata laki2 itu dengan menggaruk tengkuknya yg tidak gatal
" oh ya ngomong2 boleh kan aku gabung disini " lanjut zico dengan menunjuk tempat duduk kosong yg ada di samping Reyna
" ganggu aja " kata Andra dengan memalingkan mukanya
" kakak ah nggak boleh gitu , iya silahkan gak apa2 kok " Reyna menyikut lengan Andra kemudian menyuruh Zico untuk duduk
" kamu kok ada di Jakarta , kamu kuliah ya atau kerja ?" tanya Reyna
" aku kerja disini " jawab zico
" oh ya kerja dimana " tanya Reyna antusias
" aku kerja di Geyndra grup di bagian pemasaran "
" hemmmm Geyndra grup ya " kata Andra menyauti dengan memanggut manggutkan kepalanya
Zico dan Reyna bercerita panjang lebar tentang masa sekolah dulu , Andra merasa dia di acuhkan di sana , tidak di ajak bicara ataupun mungkin keberadaanya di lupakan sama Reyna ,
Andra berdiri dan pergi dari sana dia pergi ke sebuah mini market untuk membeli minuman setalah itu dia duduk di bangku yg ada di bawah pohon di pasar malam itu , dia mengambil rokok dan korek api dari saku celananya dan menyalakan rokoknya sedangkan Reyna yg menyadari bahwa Andra pergi dari sana pun mencarinya
" aduh pasti kak Andra marah deh " kata Reyna
" eh iya zic aku pergi dulu ya " Reyna berdiri dari duduknya
" oh iya nggak apa2 " kata zico
Reyna berjalan kesana kemari mencari Andra , dia melihat ada seseorang yg sedang tiduran di kursi panjang
" sepertinya itu kak Andra deh " Reyna menghampiri seseorang yg menurutnya adalah Andra
" tuh kan bener kak Andra , kak kok aku di tinggalin sih " Reyna membangunkan Andra
" udah selesai reuniannya , kalau belum lanjutin aja aku tunggu disini " kata Andra
dengan tetap menutupi wajahnya dengan siku tangannya
" kok gitu sih kakak marah ya " kata Reyna
" enggak " jawab Andra singkat
" aku minta maaf ya kak , iya aku ngaku kalau aku salah tadi udah cuekin kakak " kata Reyna dengan berlutut di samping Andra yg masih tiduran
" berdiri kamu " Andra langsung duduk dari tidurnya
" nggak aku nggak akan berdiri kalau kakak nggak mau maafin aku "
" aku udah maafin kamu , beridiri kamu " kata Andra
Reyna langsung berdiri dan duduk di samping Andra , Reyna menyenderkan kepalanya ke pundak Andra
__ADS_1
" aku kira tadi kakak ninggalin aku " kata Reyna
" ya mana mungkin aku ninggalin kamu , bisa2 nanti Joon marah sama aku kalau sampai aku ngebiarin kamu pulang sendiri malam2 begini " Kata Andra
" udah ah ayo pulang " Andra berdiri di dari duduknya
" kok udah pulang aja sih kan aku belum naik wahana apapun "
" salah sendiri siapa suruh ngobrol lama2 sama si Zico itu " kata Andra
tiba2 Reyna menarik Andra pergi dari sana , Reyna mengajak Andra untuk masuk ke rumah hantu tapi Andra tidak mau dia beralasan kalau rumah hantu kurang seru jadi Andra mengajak untuk naik roller coaster saja , semua wahana dan makanan yg ada disana sudah dijajalnya satu2 , Reyna sangat senang sekali hari ini ,mereka berjalan keluar dari pasar malam Reyna melihat ada seorang kakek tua yg berjualan aksesoris dia menghampiri kakek itu dia melihat lihat ada banyak aksesoris ada gelang ,cincin dan juga kalung tapi ada satu benda yg membuat Reyna ingin sekali membelinya yaitu kalung couple yg berbandulkan bintang berwarna perak
Reyna memegang kalung itu
" bagus banget ya kak " kata Reyna
" kalung ini tinggal satu2nya neng , coba neng cari dimana aja nggak akan ada kalung ini "
" masak sih pak " kata Reyna
" kalung ini spesial neng dia akan berubah warna menjadi emas jika kalung yg satunya berada di dekatnya meskipun jaraknya itu sekitar 4-5 meter "
" masak sih pak emang ada ya kalung kayak gitu " kata Andra
" coba aja kalau adennya nggak percaya " bapak penjual aksesoris itu memakaikan kalungnya ke Reyna dan juga Andra setelah itu mereka di suruh menekan tombol yg ada di belakang bandul kalung itu dan benar kalung itu berubah menjadi emas
" coba deh mas nya menjauh , ha disana di mini market itu nanti pasti bandulnya berubah lagi jadi perak "
akhirnya Andra mengikuti perintah penjual itu ternyata benar yg di katakannya bandulnya berubah menjadi perak lagi dan jika Andra mendekat bandulnya berubah menjadi warna emas
" kak aku suka ini , beli ya " kata Reyna
" kalau kamu suka ya beli aja " kata Andra
" tapi kan aku nggak punya uang chas
kak "
" ini pak " Andra memberikan uang ke penjual kalung itu
" iya den makasih "
mereka berdua masuk ke dalam mobil
" kak ingat ya jangan lepasin kalung itu dan ingat juga jangan menekan tombol yg ada di belakang bandul itu karena tadi kata bapaknya tombol itu udah nyala "
" iya bawel " kata Andra
Andra menyalakan mobilnya dan pergi dari pasar malam itu
Reyna sangat bahagia hari ini karena seharian jalan2 sama Andra
__ADS_1