Suamiku Si Mafia

Suamiku Si Mafia
episode 11


__ADS_3

mereka semua sedang makan malam, seperti biasa Reyna yg menyiapkan semuanya tapi kali ini Reyna memasak makanan yg tidak di sukai oleh Andra karena Reyna masih marah dengannya.


" kenapa kamu memasak makanan yg tidak aku suka , kamu sengaja ya? " kata andra marah


" kamu tuli ya, jawab pertanyaanku " lanjutnya


" kalau aku sengaja memangnya kenapa? " kata Reyna dgn nada sedikit meninggi


" berani ya kamu ngelawan aku, ingat ya kalau kamu di sini itu tidak lebih dari seorang pembantu " bentak Andra


" terserah kamu mau ngomong apa aku nggak peduli " kata Reyna sambil berjalan pergi menuju kamarnya


" dia benar2 sudah keterlaluan, kalian juga kenapa diam aja sih kenapa nggak ngebela aku " kata Andra


" maaf ya ndra bukannya kita nggak ngebelain kamu, tapi kamu tau sendiri kan sikap mu yg tadi itu benar2 nyakitin hatinya Reyna


" tapi dia kan juga tau kalau dari awal aku tuh nggak ada rasa apa2 sama dia, jadi bukan sakah ku dong kalau sekarang aku kembali ke orang yg aku cinta " andra membela dirinya


" terserah kamu aja lah ndra, kamu kan memang selalu benar " kata joon mengala


" udah ndra mending kamu sekarang pesan makanan online aja " kata jay kepada andra


" iya udah aku mau ke ruang tengah aja sekalian nunggu makananku datang " kata andra sambil berjalan meninggalkan teman2nya yg sedang makan, bel rumah berbunyi andra segera berjalan menuju pintu depan, andra berfikir mungkin itu kurir pengantar makanan yg datang tapi ternyata yg datang adalah mama anggita


" mama, ayo masuk dulu ma kok tumben sih mama malam2 ke sini " tanya andra


" iya karena mama kangen sama kamu dan Reyna " mereka berjalan menuju ruang tengah


" mama duduk di sini dulu ya, andra mau panggilkan Reyna dulu "


andra pergi ke kamar Reyna , sesampainya di depan kamar Reyna Andra mengetuk pintunya beberapa kali tapi tidak ada sautan dari dalam, Andra mencoba membuka pintunya ternyata tidak di kunci , Andra menerobos masuk dan melihat sekeliling tapi yg di cari tidak kelihatan batang hidungnya


" kemana sih dia " kata andra dan tiba2 pintu kamar mandi terbuka , andra melihat Reyna sedang berdiri di depan pintu kamar mandi dgn menggunakan handuk yg panjangnya cuma sepaha karena kaget Andra ada di kamarnya Reyna langsung menjerit, Andra langsung berlari menuju Reyna dan membukam mulut Reyna dgn tangannya


" jangan berteriak bodoh " kata andra


" kamu ngapain ada di kamarku? " tanya Reyna dgn menyingkirkan tangan Andra dari mulutnya

__ADS_1


" di luar ada mama, cepat kamu ganti baju dan temui mama " kata andra dingin


" gimana aku mau ganti baju kalau kamu masih di sini " kata Reyna


" lagian aku juga nggak ***** sama kamu kecil kayak gitu aja " kata Andra tersenyum sinis


" apa katamu? keluar kamu dari kamarku " kata Reyna sambil mendorong Andra keluar dari kamarnya


" iya aku keluar, mangkanya lain kali itu kalau mau mandi pintunya di kunci " Andra menjitak kepala Reyna setelah itu keluar dari kamar Reyna, andra tidak perduli dgn Reyna yg mengaduh kesakitan sambil memegang kepalanya.


Andra kembali ke ruang tengah untuk menemui mamanya dan ternyata teman2nya sudah ada di sana


" itu makananku ya jay ?" tanya Andra kepada jay karena Andra melihat bungkusan makanan yg dia pesan tadi


" iya, nih " kata jay memberikan kotak yg berisi makanan itu kepada Andra


" iya udah aku ke dapur dulu ya, mau pindahin ini ke piring dulu " Andra pergi ke dapur ternyata di sana sudah ada Reyna yg sedang membuat teh


" kamu ngapain ke dapur , kalau butuh apa2 biar aku yg ambilin " Reyna berjalan mendekati Andra


Reyna melanjutkan membuat teh dan tanpa si sengaja waktu dia menuangkan air panas ke gelas cipratan air nya mengenai tangannya Reyna langsung mengadu kesakitan sambil mengibas ngibaskan tangannya, Andra yg masih di situ terkejut dan langsung menarik tangan Reyna menuju wastafel menyiramnya dgn air dan dgn telaten dia juga mengoleskan salep ke tangan Reyna


" makasih ya kak " kata Reyna tersenyum


"dasar bodoh, lain kali itu hati2 untung cuma tangan kamu kalau muka kamu yg kesiram bagaimana, bisa tambah jelek muka mu itu " kata andra


" udah ayo sekarang keluar, mama udah nunggu kamu " kata andra berjalan mendahului Reyna menuju ruang tengah


" Reyna , ayo sini duduk di sebelah mama " kata mama anggita menepuk sofa di sebelahnya , Reyna mengikuti perintah mama mertuanya itu


" kenapa tanganmu itu? " tanya mama anggita yg melihat tangan Reyna yg di oles salep


" itu ma tadi kena cipratan air panas " kata Reyna


" lain kali kamu harus lebih hati2 ya " kata mama anggita dgn sayang


" oh ya, mama tadi ada keperluan apa kok tumben malam2 kesini " kata Andra

__ADS_1


" nggak ada keperluan apa2 sih mama cuma mau nginep aja di sini, bolehkan? " tanya mama Anggita


" ya nggak apa2 dong tante ,lagian kita malah seneng kalau ada tante disini " kata Joon


" ma ini udah malam mending sekarang kita istirahat ya " kata Andra yg melihat jam bahwa sudah hampir tengah malam


" iya tante, tante bisa langsung istirahat di kamar tante yg biasanya, soalnya kamar itu sudah di bersihkan sama Reyna " kata jay


mereka semua berjalan menuju kamar mereka masing2 , Reyna sampai di depan kamar yg biasa dia tempati Reyna mau masuk ke kamar itu tapi tiba2 tangannya di tarik dan pinggangnya di rangkul oleh Andra


" kamu itu memang bodoh ya, kamu mau mama tau kalau kita tidur nggak sekamar, iya? " kata Andra dgn setengah berbisik


" iy maafkan aku kak " kata Reyna yg juga sama berbisik


" iya sudah mama duluan masuk ke kamar ya " kata mama anggita yg menoleh ke Reyna dan Andra yg berjalan di belakangnya


" iya ma, kita juga ke kamar ya ma " kata Andra masih merangkul pinggang Reyna


" Reyna jangan lupa besok pagi kamu ikut mama ya sayang " kata mama anggita sebelum masuk ke kamar nya


sekarang Andra dan Reyna berada dalam satu kamar, Reyna mengambil bantal dan berjalan menuju sofa yg ada di kamar itu


" mau kemana kamu?" tanya Andra


" mau tidur kak " jawab Reyna yg berdiri mematung


" siapa yg suruh kamu tidur di sofa ?" tanya andra lagi


" lalu aku tidur di mana kak? ya masak di lantai kan dingin kak " kata Reyna


" iya kamu tidur di kasur lah, kalau mama tau kamu tidur di sofa bisa2 di marahin aku nanti " kata Andra


Reyna naik ke ranjang dan tidur di sebelah Andra


" ini pembatas kita, kalau sampai salah satu anggota badanmu melewati ini siap2 aku cincang kamu " kata Andra mengancam


Reyna tidak membalas perkataan Andra , mereka berdua merasa canggung karena tidak pernah tidur se ranjang , mereka memunggungi satu sama lain dan tidak ada percakapan apapun sampai mereka benar2 tertidur

__ADS_1


__ADS_2