Suamiku Si Mafia

Suamiku Si Mafia
episode 16


__ADS_3

sudah 1 Minggu Reyna berada di rumah sakit dan dia berada di ruang rawat inap kata dokter dia sudah tidak apa2 tinggal merawat lukanya saja , sekarang Reyna berada di kamar VVIP karena Andra tidak mau jika Reyna di jadikan satu ruangan oleh pasien yg lain, Reyna duduk bersila di atas ranjang dan Andra berada di sofa yg ada d sana sambil mengupas jeruk


" kak besok aku pulang ya , aku sudah bosan di sini " kata Reyna pada Andra


" lihat apa kata dokter nanti " kata Andra acuh


" dingin banget sih jadi orang , basa basi atau bicara apa gitu kek , dari tadi aku kayak sama patung diem aja " kata Reyna.


tiba2 Andra mendekati Reyna dgn wajah yg susah di tebak , Reyna takut Andra marah akan ucapannya tadi


" emmmm kak tadi itu aku bercanda kok masak gitu aja kakak marah sih " kata Reyna dgn senyum menunjukkan giginya


Andra tetap mendekat ke Reyna dan tanpa aba2 Andra langsung memasukkan jeruk yg dia kupas tadi ke dalam mulut Reyna


" makan itu , dan jangan banyak bicara " katanya sambil menaruh sisa jeruk di pangkuan Reyna


Andra kembali duduk di sofa seperti semula dan Reyna mengambil jeruk yg di berikan oleh Andra , pintu terbuka dan Joon masuk dgn membawa makanan


" nih ndra aku bawakan makanan untuk kamu dan makasih ya kamu sudah menjaga adikku " kata Joon menaruh makanan di meja samping Reyna dan duduk di kursi sebelah ranjang .


Reyna sudah tau bahwa dia adalah adik Joon, kemarin Jay yg memberitahunya dia sangat senang saat mendengar itu dan dia juga merasa sedih karena mendengar bahwa ayah nya terkena stroke karena memikirkan dirinya


" makan dulu ndra " Joon memberikan kotak makan yg berisi nasi dan lauk pada Andra


" sebelum kau memberiku makan lebih baik kau beri dulu adikmu itu makan karena aku sudah lelah berdebat dgn nya masalah makan "

__ADS_1


" memangnya Reyna belum makan ?" tanya Joon


" tanya saja pada adik kesayangan mu itu " kata Andra cuek


" kenapa makanannya nggak kamu makan Rey ?" tanya Joon


" aku tidak suka makanan rumah sakit kak " kata Reyna


" kalau tidak suka makanan rumah sakit mangkanya cepat sembuh " kata Andra ketus


" aku mau nya makanan dari luar kak " kata Reyna lagi


Andra beranjak dari sofa dan mengambil kotak makan yg di bawa oleh Joon , Andra mengkode supaya Joon berdiri dari kursi dan pindah ke sofa dan Joon mengikutinya


sekarang Andra yg duduk di kursi dekat ranjang dan dia membuka kotak nasi yg di berikan oleh Joon


" ayo habiskan makanan ini setelah itu aku akan bicara pada dokter untuk memintamu di rawat di rumah saja " kata Andra lagi masih menyuapi Reyna


" beneran ya kak " kata Reyna tapi Andra tidak menanggapi dan masih tetap menyuapi Reyna sampai makanannya habis .


sebenarnya kamu itu mencintai Reyna ndra tapi kamu tidak bisa mengungkapkannya ,mungkin karena kamu gengsi atau kamu tidak tau saja bagaimana mengekspresikannya ! kata Joon dalam hati


tadi Andra sudah bicara pada dokter dan dokter pun mengizinkan kalau Reyna dirawat di rumah saja , sekarang Joon dan Andra sedang beres2 untuk membawa Reyna pulang


" sudah selesai semua , ayo Rey " ajak Joon keluar dari ruangan

__ADS_1


" kalian duluan saja aku akan bicara pada dokter sebentar " kata Andra


mereka berdua berjalan meninggalkan Andra menuju ke mobil , selang beberapa menit Andra sudah datang dan mereka pergi meninggalkan rumah sakit.


Reyna duduk di kursi belakang ,di depan Andra menyetir dan Joon di sebelahnya ,


Reyna sangat menikmati suasananya karena menurutnya beberapa hari ini terasa membosankan karena yg tidak bisa keluar bebas


mereka sudah sampai di rumah dan mereka di sambut oleh Jay , jeon dan Tae


mereka masing2 ada yg membawa bunga , coklat dan boneka besar


Tae menghampiri Reyna dia memberikan bunga yg dia bawa dan memeluk Reyna , Tae yg tk sengaja melihat pandangan Andra seperti tidak suka kepadanya segera Tae melepaskan pelukannya dan menggaruk kepalanya yg tidak gatal


" kamu kenapa kak ?" tanya Reyna pada Tae


" ah tidak aku hanya merasa ada seseorang yg sebentar lagi akan membunuhku " kata Tae melihat pada Andra dan semua orang yg ada di situ juga melihat ke Andra


" ah ya sudah ayo kita masuk dulu saja " kata Joon mengalihkan pembicaraan ,


mereka semua masuk ke dalam rumah dan kini mereka semua sedang berkumpul di ruang tengah


" untuk merayakan kesembuhannya Reyna dan kembalinya dia ke rumah ini lagi aku sudah membelikan kalian wine untuk pesta hari ini " kata jeon membawa beberapa botol wine dan menaruhnya di meja


" kamu memang benar jeon kita harus merayakan ini " kata Tae membuka botol dan menuangkan minuman itu ke gelas mereka semua , saat Tae akan menuangkan minuman ke gelas Andra dia menolak untuk ikut minum karena katanya dia lagi gak mood untuk minum tapi Tae memaksanya dan akhirnya Andra mau karena semua juga ikut membujuknya , jam sudah menunjukkan pukul 9 malam dan mereka semua sudah mabok dan lucunya mereka menunjukkan sikap yg tidak biasa saat mereka mabok , Tae kalau mabok suka mencium orang yg ada di sebelahnya kebetulan disampingnya itu adalah jeon jadi Tae menciumi jeon , begitu juga dgn jeon kalau dia mabok suka rindu pada ibunya jadi dia menganggap bahwa Tae adalah ibunya jadi mereka berdua seperti orang lagi homo sekarang , sedangkan Joon dan Jay berlagak seperti orang yg lagi main bola jadi di ruang tengah seperti ada pertandingan ramai sekali , sedangkan Andra mengomel ngomel seperti ibu2 yg sedang memarahi anaknya yg dapat nilai nol , di situ Reyna tertawa melihat tingkah konyol dari teman2nya itu karena di situ hanya Reyna sendiri yg tidak minum , karena sudah malam Reyna meninggalkan mereka semua menuju kamarnya untuk istirahat karena matanya ini sudah sangat mengantuk , Reyna masuk ke kamarnya dan tidur sedangkan di ruang tengah Joon dan yg lainnya juga sudah tidur dgn tempat yg tidak beraturan ada yg di atas sofa ada yg di lantai dan lain2 , Andra terbangun dan akan pindah ke kamarnya karena dia masih terpengaruh alkohol jadi dia salah masuk kamar dia malah masuk ke kamar Reyna karena kamar Reyna lampunya di matikan jadi andra tidak melihat kalau di situ ada Reyna , dia naik ke atas kasur dan merangkul Reyna yg dia pikir adalah guling

__ADS_1


jangan lupa like ,komen and vote ya agar author lebih semangat lagi untuk melanjutkan cerita ini


__ADS_2