
Joon melakukan aktifitas seperti biasa, pagi berangkat ke kantor setelah menjelang sore dia akan langsung pulang hari ini pun juga begitu , sepulang dari kantor dia melihat Jeny sedang menyiram bunga di halaman
" sedang apa ?" tanya Joon
" sedang duduk " saut Jeny
" nyiram bunga gitu kok di bilang duduk sih " kata Joon
" lagian kamu udah tau aku nyiram bunga kenapa pakai nanya lagi " kata Jeny
" ya kan basa basi Jen " kata Joon
" oh ya kamu malam ini nggak ada acara kan ?" tanya Joon
" enggak , emangnya kenapa ?"
" keluar yuk " ajak Joon
" keluar kemana "
" ada deh , kalau mau nanti aku tunggu jam 7 ya " Joon masuk ke dalam rumah
" kira2 Joon mau ajak aku kemana ya " jeny lanjut menyiram tanaman
jam sudah menunjukan pukul 7 malam , Joon sedang bersiap2 di kamarnya
" aduh kenapa aku grogi ya " kata Joon
" tenang Joon kamu nggak boleh mundur , sekarang adalah waktu yg tepat untuk kamu mengutarakan perasaan kamu " Joon berbicara di depan cermin
" tapi kalau nanti aku di tolak bagaimana , masak iya sih baru pertama kali nembak wanita udah di tolak aja "
" enggak enggak aku harus percaya diri " Joon berbicara pada dirinya sendiri
tok tok tok suara ketukan pintu
" Joon kamu udah siap " teriak jeny dari luar kamar
Joon membuka pintu kamar
" udah " kata Joon
" kamu kelihatan cantik hari ini " kata Joon lagi
" oooh berarti biasanya aku jelek ya " kata Jeny
" bukan begitu, maksud aku kamu lebih cantik lagi hari ini " Joon tersenyum
" udah ah nggak usah ngegombal ini jadi pergi nggak "
" ya jadi dong masak udah ganteng gini nggak jadi pergi " kata Joon
__ADS_1
" heeemmm pede " kata Jeny sambil tersenyum .
mereka turun dari kamar Joon menuju halaman
" hey kalian mau kemana ?" kata Tae yg juga keluar dari dalam rumah
" mau keluar sebentar " kata Joon
" ya sudah kamu kunci aja rumahnya soalnya aku malam ini akan tidur di rumah park " kata Tae
" baiklah "
mereka naik mobil lalu pergi meninggalkan rumah
" ini kita mau kemana ?" tanya Jeny
" aku mau bawa kamu ke suatu tempat " kata Joon
" tempat apa ?"
" udah nanti kamu juga akan tau "
setelah beberapa menit mereka sudah sampai di tempat yg di tuju , mereka berhenti di sebuah taman , mereka turun dari mobil setelah itu Joon menggandeng Jeny masuk kedalam taman
" Joon kamu ajak aku dinner " Jeny melihat ada meja dan 2 kursi , di meja itu sudah tertata banyak makanan dan tempat itu di kelilingi lilin yg menyala dan juga dekorasi senderhana
" ayo " Joon menggandeng Jeny menuju meja , Joon memundurkan kursi dan Jeny duduk di sana setelah itu Joon duduk di kursi yg satunya
" iya , bagaimana menurut kamu bagus nggak ?"
" bagus banget Joon " Jeny tersenyum
" Jen " panggil Joon dan Jeny menoleh
Joon berdiri dari duduknya lalu menghampiri Jeny , dia memegang pundak Jeny agar jeny menghadapnya tiba2 joon berlutut di hadapan jeny dan mengeluarkan kotak kecil dari dalam saku jaketnya
" Jen , sebenarnya aku udah siapin ini semua udah lama tapi aku baru berani melakukannya hari ini " kata Joon
Joon membuka kotak kecil itu dan di dalamnya terdapat 2 cincin polos dengan satu mata berlian kecil di tengahnya terlihat sangat elegan
" Jeny , Will You Merry Me " bersamaan dengan ucapan Joon tiba2 lilin yg ada di sekitar menyala dan membentuk tulisan Will you Merry dan juga beberapa lampu menyala bersamaan , Jeny yg melihat itu langsung menutup mulutnya kagum
" bagaimana Jen , kamu mau kan " tanya Joon tapi Jeny tidak menjawabnya dia malah menitikkan air mata
" kok kamu nangis , kamu nggak suka ya ya sudah kalau gitu nggak usah di jawab " Joon berdiri dan mau kembali ke kursinya tapi jeny memegang tangan Joon , Joon menoleh dan tiba2 Jeny berdiri dan langsung merangkulnya
" iya Joon aku mau " kata Jeny sambil menangis di pelukan Joon
" beneran Jen kamu mau " kata Joon mengendurkan pelukannya dan Jeny menganggukkan kepalanya , Joon tersenyum bahagia
" lalu kenapa kamu menangis " tanya Joon
__ADS_1
" aku menangis karena aku bahagia joon , ini pertama kalinya aku merasa sangat dicintai sama seorang laki2 " kata Jeny
Joon mengusap pipi Jeny yg terkena air mata , Joon mengeluarkan kotak cincin tadi dan memasangkan cincinnya ke jari Jeny begitu juga Jeny memasangkan cincin yg satunya ke jari Joon
" jadi mulai hari ini kita udah resmi jadi pasangan ya " kata Joon dan Jeny tersenyum sambil mengangguk
" aku akan segera mempersiapkan keperluan untuk pernikahan kita " kata Joon
" aku nggak mau lama2 pacaran mending kita langsung nikah aja " lanjut Joon
" aku terserah kamu aja " kata Jeny
" y udah sekarang kita makan dulu ya " Joon kembali duduk ke kursinya begitu juga Jeny
mereka memulai acara dinnernya , setelah dinnernya selesai Joon mengajak Jeny jalan2 di sekitar taman
" Joon , apa kamu udah benar2 mau menerima aku dengan semua cerita masa laluku yg kamu tahu sendiri seperti apa " kata Jeny
" aku sudah melupakan masa lalu dan aku percaya bahwa kamu juga sudah berubah " kata Joon
" makasih ya Joon kamu sudah mau percaya sama aku " jeny menyenderkan kepalanya di pundak Joon dan joon merangkul Jeny
" jangan panggil aku dengan sebutan nama dong " kata Joon
" lalu aku harus panggil apa ?" tanya Jeny
" ya kita kan udah resmi pacaran, ya panggil aku sayang atau dengan panggilan sayang yg lain gitu " kata Joon dengan malu2
" kamu itu kayak anak ABG aja pakek panggilan kesayangan segala " sikut Jeny
" ya biar mesra gitu Jen " kata Joon
" emangnya kamu mau aku panggil apa sih ?" tanya Jeny
" sayang aja deh nggak apa2 " Joon tersenyum
" ya ampun kamu kayak anak baru pacaran aja pakek malu2 " Jeny tertawa melihat tingkah Joon yg menurutnya lucu
" ya kan emang aku baru pertama kali pacaran Jen " kata Joon murung
" serius kamu , perasaan dulu aku pernah dengar kamu dekat sama adik angkatan kita deh "
" enggak itu cuma isuh2 aja " kata Joon
" hmmm jadi aku perempuan pertama yg ada di hati kamu dong " Jeny melihat Joon sambil tersenyum
" iya , kamu perempuan pertama yg ada di hatiku setelah mama dan adikku " kata Joon
jeny tersenyum lalu merangkul Joon begitu juga Joon menurut dia malam ini adalah malam yg paling indah bagi dirinya , dia sudah resmi berpacaran dengan orang yg beberapa bulan ini membuatnya susah tidur dan juga susah makan karena joon selalu takut jika wanita itu akan pergi darinya , tapi hari ini sudah berbeda dia dan wanita itu sudah terikat dalam hubungan jadi dia tidak akan takut lagi bahwa wanita itu akan pergi darinya
" aku janji tidak akan pernah mengecewakanmu Joon " kata Jeny dalam hatinya
__ADS_1