Suamiku Si Mafia

Suamiku Si Mafia
episode 30


__ADS_3

mereka sudah sampai d kapal , di sana mereka melihat ada seokjin dan juga dokter park berdiri di samping kapal yg baru saja berlabuh , seokjin yg melihat adiknya di papah oleh jeon segera berlari menghampiri


" kamu kenapa , kok bisa lengan kamu berdarah , ayo sini ikut kakak biar kamu cepat di obati sama park " kata seokjin kepada jisoo


" enggak kak aku nggak kenapa2 , Joon cepat bawa Jeny masuk ke kapal dan park segera kamu obati Jeny dia terluka karena terkena tusukan " kata jisoo


" ayo Joon cepat " park mengajak Joon yg menggendong jeny masuk ke dalam kapal


" itu tadi jeny , tapi kenapa wajahnya berubah dan bagaimana di bisa bersama kalian " tanya seokjin


" sudah kak ceritanya panjang nanti aku akan ceritain semuanya "


" kamu kok bisa tau kalau kita ada di sini " tanya Andra kepada seokjin


" tadi Jay yg memberitahuku , dan aku menyuruhnya untuk memberitahu lokasi kalian , dari tempatku ke sini kan lumayan dekat jadi aku menyusul kalian karena aku sangat khawatir dengan kalian semua " kata seokjin


" lalu kenapa park bisa sama kamu " kata Tae


" kebetulan tadi dia berada di tempatku jadi sekalian aku mengajaknya siapa tau kalian butuh bantuannya "


" untung saja kakak dan park datang di waktu yg tepat kalau tidak aku tidak tahu lagi bagaimana nasib Jeny nanti " kata jisoo .


setelah selesai mengobati Jeny , park keluar dari kapal


" bagaimana keadaan kak Jeny " tanya Reyna


" kamu enggak usah khawatir , luka dia tidak terlalu parah sekarang dia lagi istirahat " kata park


" makasih ya kak " kata Reyna


" iya sama2 " saut park


" park aku minta padamu bawa wanita itu ke rumah sakit jiwa " Andra menunjuk junghyo yg berada di dalam kapal yg tadi di pakai seokjin , tangan dan kaki junghyo di ikat oleh jay


" baiklah , jin kamu pulang bersamaku apa dengan mereka ?" tanya park


" aku , jisoo dan jeon akan pulang bersama park sekalian nanti di kapal park bisa mengobati luka yg ada di lengan Jisoo " kata seokjin


" baiklah ,kalau begitu aku akan langsung kembali ke Jakarta saja " kata andra


" tapi bagaimana dengan kak Jeny , apa dia tidak apa2 jika langsung di bawa pulang ke Jakarta " tanya Reyna


" tidak apa2 , aku tadi sudah memberitahu Joon bagaimana cara merawat luka Jeny jadi kalian tidak perlu khawatir karena dari yg aku lihat Joon sangat perhatian ke Jeny " kata park


" dari yg aku lihat sih sepertinya Joon menyukai Jeny " kata Tae


" nanti selesai mengurus wanita itu aku akan menemui kalian di Jakarta " kata park

__ADS_1


mereka semua naik ke kapal masing2 , kapal menjauh dari pulau tadi menuju dermaga , Joon duduk di sebelah Jeny yg sedang berbaring


" kamu kalau mau apa2 jangan sungkan untuk menyuruhku" kata Joon


" Emmm iya " kata Jeny


" aku juga mau berterimakasih padamu karena sudah menyelamatkan Reyna "


" Reyna saja mau menolongku tanpa memikirkan keselamatnnya , jadi apa salahnya jika aku membalas Budi baiknya itu " kata Jeny


hening seketika


" emmm Joon apa kamu masih belum bisa mempercayaiku kalau aku sudah berubah ?" Jeny memegang telapak tangan Joon


" aku sudah percaya sama kamu , tapi aku berharap kau tidak akan mengecawakanku" Joon membalas pegangan tangan Jeny


" aku berjanji tidak akan pernah mengecawakanmu Joon " Jeny tersenyum


" eh maaf , aku ganggu ya !" Reyna datang menghampiri Jeny dan Joon , Reyna melihat tangan mereka yg saling berpegangan dia pun tersenyum , Joon dan Jeny yg mengerti arti senyuman Reyna pun langsung melepaskan tangannya


" enggak kok Rey , ada apa ?" Joon bertanya dengan salah tingkah


" aku hanya ingin melihat keadaan kak Jeny saja , apa kak Jeny sudah agak baikan ?" tanya Reyna


" iya aku udah nggak apa2 kok , cuma masih terasa perih aja " kata Jeny


" maaf ya kak , karena menyelamatkan aku kakak jadi kena tusukan " kata Reyna menyesal


" iya adik , adik ipar maksudnya , iya kan " tiba2 Tae muncul entah datang dari mana makhluk itu tiba2 muncul menggoda Jeny dan Joon


" adik ipar ?" tanya Reyna


"iya adik ipar , masak kamu nggak ngerti sih Rey " Tae menunjuk Joon dan Jeny menggunakan lidah yang dia tonjolkan dari dalam mulut


" oooohhh itu , iya iya " Reyna yg mengerti pun tertawa


" apa2an sih kalian ini " Joon terlihat malu2 sampai kupingnya pun menjadi merah


Joon , Jeny , Tae dan juga Reyna mengobrol panjang lebar dan Tae juga sudah meminta maaf sama Jeny karena sudah menuduhnya yg bukan2 , sedangkan Andra tidak tahu kemana makhluk pucat satu itu mungkin dia sudah terbang ke alam mimpinya , kalau tidak pasti dia akan mengikuti Reyna kemana pun dia pergi .


sedangkan di lain tempat park dan jeon sudah sampai di rumah sakit jiwa , tadi setelah mereka mengantar seokjin dan jisoo pulang ke rumah mereka langsung pergi menggunakan mobil milik seokjin , rumah sakit yg mereka tuju masih milik perusahaan Geyndra Group dan park lah yg di kasih kepercayaan untuk mengelola rumah sakit itu dan juga beberapa rumah sakit besar lain yg ada di jakarta , setelah sampai mereka langsung di sambut oleh beberapa dokter yg bekerja disana


" kamu bawa wanita ini ke ruangan khusus , jangan kamu lepaskan ikatan tangannya karena dia bisa melukai siapapun " kata park pada dokter yg bertugas menangani kejiwaan


" baiklah dokter " kata laki2 itu yg tertulis di tanda pengenalnya bernama Samuel ,


setelah itu jeon dan park pergi ke ruangan pribadi park mereka mengurusi berkas2 junghyo supaya bisa dirawat disana sampai benar2 sembuh

__ADS_1


" kamu yakin dia bakal bisa sembuh , dia itu dari kecil sudah menjadi seorang psikopat park dia bukan wanita sembarangan " kata jeon


" kamu kan tau siapa teman mu ini , dokter serba bisa , jadi kamu tenang saja kalau aku sendiri yg menangani dia pasti akan sembuh " katanya menyombongkan diri


" jih , kita lihat saja apa benar omonganmu itu " jeon mmengambil minuman yg berada di kulkas yg ada di ruangan itu


" eh eh jangan di habiskan itu minumanku " kata park


" ah kau itu pelit sekali , uangmu kan banyak nanti beli lagi sana aku ini sangat kehausan " jeon meneguk habis minuman itu


" dasar kau ini " kata park


" oh ya Minggu besok aku akan menikah dengan jisoo , kamu jangan lupa datang " kata jeon


" kenapa kamu memberitahunya mendadak sekali , emang persiapannya udah siap semua " tanya park


" sudah , aku memang sengaja tidak memberitahu kalian dari jauh2 hari karena aku tidak mau merepotkan kalian semua apalagi Andra , kamu tahu sendirikan bagaimana royalnya dia sama kita " kata jeon


" iya kamu benar , Andra itu benar2 sosok sahabat yg sangat mengerti , ya meskipun sikapnya dingin dan cuek tapi dia yg selalu memperdulikan kehidupan kita " kata park


" oh ya lalu sekarang bagaimana hubungan Andra dan Reyna apa masih tetap kayak dulu ? " tanya park


" tidak , hubungan mereka sudah semakin dekat " kata jeon


" sebenarnya aku punya rencana park " kata jeon lagi


" rencana apa?" tanya park


" setelah aku menikah dengan jisoo kan aku akan kembali ke rumahku yg dulu , jadi aku ingin membalas kebaikan Andra selama ini "


" lalu kamu ingin melakukan apa "


" aku akan membelikan tiket bulan madu untuk Andra dan Reyna , tiket bulan madu ke Paris " kata jeon


" wah ide brilian itu , dengan begitu mereka akan semakin dekat dan kita juga akan cepat punya keponakan , iya kan " kata park


" eh tapi tunggu dulu , Andra kan sangat dingin dan dia juga kan nggak bisa romantis jadi bagaimana dia bisa merayu Reyna untuk malam pertamanya " lanjut park


" tenang saja kan ada playboy profesional , jadi dia bisa belajar merayu Reyna darinya " kata jeon


" siapa ?"


" ya siapa lagi kalau bukan Tae " kata jeon


" playboy dari mananya orang mantan aja dia nggak punya hahaha " tawa park


mereka berdua bergosip tentang Tae ,

__ADS_1


Tae yg berada di perjalanan menuju Jakarta tiba2 merasakan matanya cedutan


" wah wah ini pasti ada yg lagi ngomongin aku "


__ADS_2