
setelah beberapa jam perjalanan , akhirnya mereka sampai d rumah orang tua Andra .
" bangun , kita sudah sampai " kata Andra sambil menggoyang nggoyang badan Reyna agar terbangun
" huuuuuuaaaa (menguap).. udah sampai ya "
" cepat turun dan usap tuh air liur mu, menjijikkan" kata Andra
" iya udah kamu turun dulu aja , aku akan menyusul nanti setelah merapikan penampilanku "
" iya sudah , awas ya jangan kabur " ancam Andra
" iya.. iya .. " jawab Reyna kesal
Andra turun dari mobil dan masuk ke rumah orang tua nya.
" maa.. mama.. " panggil Andra
" eh kamu datang sayang " kata mama Andra yg baru keluar dari dapur
" iya ma , aku bawa seseorang yg ingin aku kenalin ke mama, ngobrol d ruang tengah aja y ma "
mama Anggita dan Andra berjalan ke ruang tengah , ternyata di sana Reyna sudah duduk dengan tenang , bukan tenang sih sebenarnya lebih jelasnya grogi karena mau bertemu dgn seseorang yg belum pernah dia temui dan yg akan jadi mertuanya.
" eh ini siapa sayang " tanya mama Anggita
__ADS_1
" dia calon istriku ma , gimana cantik nggak ma ?" kata Andra duduk di samping Reyna dan merangkul pundaknya
" ya ampun beneran kamu ndra , kamu nggak lagi bercanda kan nak ? " kata mama Andra yg terkejut dgn omongan anaknya
" beneran ma , masak Andra bohong sih , iya kan sayang ?" kata Andra sambil menyikut tangan Reyna
" i..i..iya Tante saya calon istrinya Andra , nama saya Reyna Tante " jawab Reyna gugup
Anggita langsung berdiri dan merangkul Reyna saking senangnya bahwa anaknya itu sudah memiliki calon istri .
" kapan kalian menikah , kalau bisa secepatnya ya "
" iya Minggu depan kita akan menikah ma , tapi setelah menikah kita tidak bisa tinggal dgn mama , karena mama tau kan kalau perusahaanku dari sini jaraknya sangat jauh " kata Andra
" iya sayang tenang aja mama nggak akan menyuruh kalian tinggal bersama mama disini , tapi kalian harus sering2 jenguk mama Lo ya "
" heemmm ma apa mama tidak mau tanya asal usul keluarganya Reyna gitu " tanya Andra
" aduh nak , mama tidak peduli dari keluarga mana Reyna berasal ,pokoknya kamu udah mau nikah aja mama sudah senang sekali " jawab mama Anggita
" udah sekarang kalian istirahat dulu aja , ndra kamu bawa calon istrimu itu ke kamar ya biar dia bisa istirahat " lanjut mama Anggita
" iya ma , ayo sayang " kata Andra sambil menggandeng Reyna
mereka bertiga sudah pergi dari ruang tengah , Andra dan Reyna masuk ke kamar untuk istirahat dan mama Anggita pergi ke dapur memasak menu untuk makan malam
__ADS_1
...***************...
di dalam kamar Andra
" kalau kamu mau tidur , sana tidur d sofa jangan ganggu aku mau tidur karena aku capek sekali " naik ke atas ranjang dan bergegas untuk tidur
" uh dasar laki2 nggak punya perasaan , tega banget sih nyuruh aku tidur d sofa kan bisa pegel2 badan ku ini " gerutu Reyna sambil merebahkan dirinya d sofa yg ada d kamar itu
" jangan banyak menggerutu , mau kamu mulutmu yg bawel itu aku buat tidak bisa bicara lagi " ancam Andra
" dasar laki2 kejam nggak punya perasaan " kesal Reyna
Andra langsung bangkit dari ranjang menghampiri Reyna dan langsung menyekik Reyna .
" cerewet banget sih kamu, kalau kamu banyak omong aku tidak akan segan2 merobek mulut mu dan membuang mu ke jurang yg ada d belakang rumah ini " kata andra
" dan ingat ya jaga bicara mu itu kalau kamu masih mau selamat, jangan sekali kali membantah ku atau menggerutu tentang apapun yg aku suruh , ingat itu" ucapnya lagi sambil melepaskan tangannya dari leher Reyna
Andra kembali ke ranjang dan tidur.
sudah tidak ada pergerakan lagi dari Andra,
Reyna berfikir bahwa Andra sudah benar benar tidur .
" Hem buruk sekali sih nasib ku lepas dari Bayu si bajingan itu dan sekarang ke perangkap sama Andra si manusia kejam dan gak punya perasaan sama sekali " gerutu Reyna dalam hati
__ADS_1
akhirnya Reyna terlelap, mereka berdua sudah berada dalam mimpi masing2 .