
sudah lewat satu Minggu setelah Andra dan Reyna datang ke rumah mama Anggita .
hari ini adalah hari pernikahan mereka berdua, yg di selenggarakan di gereja dekat rumah Andra .
" gimana ? apa sudah siap semua jay " tanya Andra
" Tenang bos semua sudah siap dan akan aman ,karena anak buah kita sudah berjaga di semua sudut gereja ini " jawab Jay
" kamu slalu bisa aku andalkan Jay , mana Joon dan jeon ? kenapa aku tidak melihat mereka dari tadi "
" mereka sedang berjaga di depan dan belakang gereja bos , karena siapa tau nanti ada musuh kita yg menyusup "
" ah baiklah sebentar lagi juga acara akan d mulai , aku mau menyusul si manusia menyusahkan itu dulu ya " kata Andra menepuk pundak jay
" ah jangan gitu bos , nanti kalau kamu beneran suka sama dia baru tau rasa lo " kata jay meledek
" mana mungkin " jawab Andra songong
sambil berjalan meninggalkan jay
__ADS_1
...****************...
pintu ruangan terbuka , terlihat lah seorang pria sedang berdiri memakai jas berwarna abu2 dgn dalaman warna putih dan celana yg senada dgn jas nya terlihat sangat tampan , dia berjalan menuju calon istrinya yg sedang di rias .
" apa masih lama ? " tanya Andra ke para perias
" eh tuan Andra , sebentar lagi selesai tuan tinggal memakai mahkota saja , nah ini udah selesai " kata perias yg memasangkan mahkota kecil d kepala Reyna
" cantik banget kan tuan " kata perias lain yg sedang membawa Reyna ke hadapan Andra
" biasa aja , cepat acara udah mau di mulai " kata Andra dingin .
" senyumlah agar mereka tidak curiga " kata Andra
" iya dasar manusia pucat , tanpa kau beritahu pun aku juga mengerti " jawab Reyna
pendeta sudah berdiri di sana dan memulai mengucapkan janji pernikahan, lalu di ikuti oleh mereka berdua dgn bergantian .
...****************...
__ADS_1
acara berjalan dgn lancar dan kini mereka semua sudah kembali ke rumah mereka masing2 termasuk Andra dan Reyna , mama Anggita juga langsung pulang karena tidak mau mengganggu malam pertama mereka .
setelah sampai d rumah Reyna langsung masuk ke kamarnya yg di lantai 1 karena Andra sudah bilang bahwa mereka tidak akan tidur 1 kamar kecuali jika mamanya datang ke sini , sedangkan Andra , Jay , Joon dan juga jeon sedang santai d ruang tengah , mereka sedang membahas seorang musuh Andra yg bernama tuan Sam yg sudah membuat bar Andra mengalami kerugian besar.
" dia itu sangat licik ndra , kau tau pak Chan kan dia di habisi oleh anak buah Sam dan perusahaannya di ambil ahli oleh nya " kata jeon
" kita harus membuat rencana untuk menghabisinya , dia sudah membuat bar ku hancur berantakan " kata Andra murka
" Joon rancanglah rencana , malam ini juga kita harus beraksi " kata Jay
" baiklah akan aku pikirkan , tapi sekarang lihatlah melalui komputermu Jay , gimana bentuk lokasi markas si Sam brengsek itu "
" baiklah , aku akan ke kamarku dulu untuk melihatnya " Jay berdiri langsung naik ke lantai 3 untuk melihat lokasi yg akan d serangnya
di lantai tiga itu ada kamar Joon, sebelahnya adalah ruang senjata dan ada kamar Jay yg d sebelahnya juga adalah ruang komputer yg biasa d buat jay untuk melacak atau meretas cctv .
di lantai dua ada kamar jeon , kamar Jay dan ruang kerja dan juga tempat GYM.
mereka semua sudah kembali ke kamar mereka masing2 untuk istirahat dan memikirkan bagaimana cara mereka untuk menyerang markas Sam malam nanti .
__ADS_1