Suamiku Si Mafia

Suamiku Si Mafia
episode 5


__ADS_3

jam menunjukkan tepat tengah malam , d depan vila tepatnya di markas tuan Sam , 3 orang beserta 10 anak buahnya sedang mengintip d balik semak semak .


" Jay apa kau mendengarku " kata Joon yg berbicara melalui cip yg terpasang di telinganya


" iya , aku mendengar mu , apa kalian bertiga juga bisa mendengar suara ku dgn jelas " ucap Jay


" iya " jawab Andra ,Joon , dan jeon bersama .


hari ini hanya mereka bertiga dan sepuluh anak buahnya yg akan menyerang markas Sam , sedangkan Jay berada d rumah untuk mengecek keadaan mereka melalui komputernya dan akan memberi arahan kepada mereka .


" baiklah ayo jalankan sesuai rencana , ingat jangan bunuh tuan Sam , kita akan bersenang senang dulu dengan dia " kata Andra


" Joon kau bawa empat anak buah dan kau juga jeon , aku hanya akan bawa mereka berdua saja " sambung Andra


" baiklah kalian berhati hatilah , aku akan jalan ke sebelah kiri "


" aku akan lurus saja " kata jeon


" baiklah ayo " ucap Andra


mereka semua sudah masuk ke markas tuan Sam dgn cara mereka sendiri2 karena penjagaan tidak terlalu ketat jadi mereka bisa masuk dgn mudah .


" bos kenapa sepi sekali , ini markas atau apa " kata salah satu anak buah Andra


" diam dan ikuti aku saja " kata Andra


" Jay kenapa ini sepi sekali sepertinya ada yg aneh , apa kau mendengarku? " tanya Andra kepada jay


" bos , aku tidak bisa mendengar ucapan mu dgn jelas " kata Jay kepada Andra


" Joon , jeon apa kau mendengarku " kata Jay


" kenapa mereka berdua tidak menyahut " sambung Jay.


di posisi Joon , mereka berlima sedang menyusuri lorong tiba tiba dari ruangan munculah beberapa penjaga mereka berkelahi dgn hebat , semua anak buah Joon terkapar tinggalah Joon sendiri yg menyerang, akhirnya Joon pun pingsan karena belakang kepalanya di pukul dgn balok .


begitu pula jeon , mereka juga kalah setelah berkelahi dgn beberapa penjaga , karena mereka kalah jumlah .


Joon dan jeon di bawa ke ruang penyekapan, sedangkan Andra masuk ke ruangan yg Andra kira adalah ruang kerja karena banyak rak2 buku dan meja kerja .


setelah Andra dan anak buahnya masuk tiba2 pintu ruangan tertutup dan terkunci dari luar .


ada suara orang bertepuk tangan d balik kursi kerja yg membelakangi mereka .


" akhirnya kalian sampai juga , sudah lama aku menunggu " kata Sam sambil memutar kursi menghadap Andra dan anak buahnya .

__ADS_1


anak buah Andra sudah siap untuk menyerang , tapi Andra mencegah mereka .


" kalian tenanglah biarlah aku yg mengurus dia " kata Andra kepada anak buahnya .


" sudah aku duga bahwa kau sudah mengetahui rencana kami datang kesini " kata Andra


" apa kau mau bekerja sama dengan ku tuan geynandra Adiwinata yg terhormat "


" jih jangan harap , karena aku tau kelicikanmu d dunia bisnis "


" oh baiklah jika seperti itu aku akan mengambil paksa club ternama mu itu "


" silahkan kalau anda bisa " jawab Andra menantang


" kalian , masuklah " kata Sam berteriak


setelah Sam berteriak pintu terbuka dan masuklah anak buah Sam menyerang Andra dan anak buahnya .


" dengarkan aku tuan geynandra yg terhormat , kedua sahabatmu itu sudah berada dalam sekapanku " kata Sam sambil berjalan menjauh. Andra tidak bisa mengatakan apa2 karena sekarang dia sedang berkelahi dgn beberapa anak buah Sam .


akhirnya semua anak buah Sam dan anak buah andra terkapar tinggalah Andra yg masih sadar .


" mangkanya aku tidak suka membawa anak buah , karena sangat menyusahkan aku " kata Andra


" hey , kalian bangunlah dasar tidak berguna " kata Andra membangunkan anak buahnya .


" itu mereka bos " kata anak buah Andra yg melihat Joon , jeon beserta anak buahnya yg di penjara dalam keadaan pingsan


" mereka payah sekali , ayo kita bantu mereka "


Andra berjalan menuju penjara dan membangunkan mereka sedangkan anak buah Andra sedang mencari keberadaan kuncinya .


..." apa kalian mencari ini ? " kata Sam yg berdiri di belakang Andra sambil membawa kunci penjara...


" dasar , cepat ambil kuncinya " suruh Andra kepada anak buahnya .


anak buah Andra menyerang Sam bergantian tetapi anak buah Andra kalah, akhirnya Andra sendiri yg melawan Sam.


Andra menang telak sedangkan Sam jatuh tersungkur dan kunci yg d pegangnya terjatuh, Andra segera mengambil kuncinya dan membuka penjara itu, tiba2 dari belakang Andra d tusuk oleh Sam tepat di pinggangnya , jadi tadi waktu Andra dan anak buahnya sedang fokus membuka pintu penjara Sam bangun dan mengeluarkan pisau dari belakang bajunya dan menusuk Andra tepat di pinggangnya .


" cepat kejar dia , biar aku yg mengurus Andra " perintah Joon kepada jeon dan anak buahnya agar mengejar Sam yg sudah kabur setelah menusuk Andra .


" kau bertahanlah " kata Joon sambil menyobek lengan bajunya dan di ikatkan di pinggang Andra yg tertusuk .


" ayo kita keluar , biar jeon yg mengurus Sam " ucap Joon lagi sambil memapah Andra keluar .

__ADS_1


" apa kalian baik2 saja , oh tidak aku terlambat " kata Jay yg datang dengan tergesa gesa dan wajah yg sangat khawatir , tadi jay mencoba menghubungi mereka dari cip karena tidak ada yg menyahut akhirnya Jay memutuskan untuk menyusul mereka ke markas Sam .


" ayo kalian masuklah ke mobil, aku akan membawa kalian ke rumah sakit " sambung Jay


sambil memapah Andra masuk ke dalam mobil dan pergi dari tempat itu.


di dalam perjalanan mereka sangat khawatir kepada Andra , karena Andra tidak sadarkan diri dan luka yg tertusuk terus mengeluarkan darah .


" kita bawa ke rumah saja , biar aku yg menelpon dokter park untuk memeriksanya di rumah " kata Joon


" baiklah " ucap jay


mereka telah sampai d depan rumah , mereka keluar dari mobil sambil memapah Andra yg sudah tidak sadarkan diri . sampai d depan pintu ternyata pintunya d kunci , Joon berteriak memanggil Reyna setelah beberapa saat pintu d buka Reyna terkejut dgn keadaan Andra yg terlihat mengenaskan , memar d sekujur tubuh dan luka tusukan di pinggangnya .


" di.. dia kenapa ? " tanya Reyna panik


" tidak apa2 ayoo bantu aku memapahnya ke kamar , biar Joon menelpon dokter park dulu " kata jay


Reyna dan Jay memapah Andra masuk ke kamar dan membaringkannya .


" tenanglah sebentar lagi dokter park akan datang untuk memeriksa dan mengobati lukanya " kata Jay menenangkan Reyna yg kelihatan khawatir


" aku tidak perduli mau dia kenapa2 kek, aku hanya ngeri saja melihat luka tusuk seperti itu "


elak Reyna


dokter park masuk ke kamar dan memeriksa Andra, selama dokter park memeriksa Andra mereka bertiga menunggu di luar .


setelah beberapa saat dokter park keluar dari kamar , mereka bertiga menghampiri dokter park dan menanyakan bagaimana keadaan Andra


" bagaimana dok keadaan Andra " kata jay


" tidak usah khawatir , lukanya sudah saya obati untuk beberapa waktu lukanya itu tidak boleh kena air dan juga perbannya harus sesering mungkin diganti dan obatnya sudah saya taruh di meja kamar " kata dokter park


" makasih dok , yasudah mari saya antar ke depan dok " kata Joon


setelah kepergian Joon dan dokter park.


" Reyna kamu yg harus mengurus Andra sampai dia benar2 sembuh " kata Jay


" kenapa harus aku , tidak.. tidak aku tidak mau berurusan dgn makhluk pucat dan dingin itu "


" dia itu suamimu Rey , jadi kamu yg harus merawatnya " kata Jay


" kenapa dia tidak mati saja sih, merepotkan saja " kata Reyna marah sambil berjalan menuju kamar Andra

__ADS_1


" hahahaha kalian berdua itu memang sangat serasi , sama2 bermulut pedas " Jay berbicara sendiri sambil berjalan masuk ke kamarnya .


__ADS_2