
setelah sarapan tadi Andra dan yg lain berangkat ke kantor kecuali jeon dan Tae , jeon pergi dengan jisoo sedangkan Tae di rumah , karena dia cuma memantau perkembangan kantor papanya yg ada di luar negeri jadi dia bekerja dari rumah , karena hal itu Andra yg berada di kantor sangat gelisah karena dia berfikir kalau Tae pasti akan merayu rayu Reyna dan pasti dia akan ajak Reyna jalan2 , tidak ini tidak bisa di biarin ! kata Andra dalam hati.
Andra segera mengambil ponselnya dan menelpon nomor Reyna , Reyna yg sedang membersihkan kolam renang tidak mengetahui bahwa Andra sedang menelpon karena hpnya dia tinggalkan di kamar , Andra sangat gelisah karena sudah beberapa kali Andra mencoba menelpon Reyna tapi tidak satupun di jawabnya , karena kesal Andra membanting gelas yg ada di mejanya , Jay yg berada di sana langsung terlonjak dari tempat duduknya
" kamu kenapa sih ndra , kaget tau tiba2 mecahin gelas " sentak Jay karena kaget
" diam kamu " kata Andra dgn wajah memerah karena marah , dia segera berdiri dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan ruangannya , Jay terheran heran dgn sikap Andra
" kenapa sih tu anak , aneh banget sifatnya , terus itu dia mau pergi ke mana lagi " Jay melihat dari jendela ruangannya kalau Andra pergi meninggalkan kantor dengan membawa mobil
Andra yg berada di dalam mobil sangat gelisah , dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi , setelah beberapa menit perjalanan sekarang Andra sudah berada di halaman rumah dia segera memarkirkan mobilnya dan bergegas masuk ke dalam rumah ,
dia masuk dan langsung menuju ke kamar tapi kelihatannya yg dia cari tidak ada di sana lalu dia pergi ke dapur tapi masih tidak ada sampai ke halaman belakang pun dia tidak menemukan Reyna , akhirnya dia mencari di seluruh penjuru rumah dan akhirnya dia melihat Reyna sedang membersihkan kolam dan di situ juga ada Tae yg duduk di kursi pinggir kolam dengan memangku laptopnya dengan di temani secangkir kopi
" disini kalian rupanya " kata Andra ,
mereka berdua menoleh bersamaan ke arah sumber suara
" kak Andra , kok udah pulang ? " Reyna menaruh gala yg dibuat untuk membersihkan air kolam dari dedaunan, Reyna menghampiri Andra
" aku lagi agak nggak enak badan mangkanya aku pulang lebih awal "
" berangkat ke kantor tadi aja belum ada 2 jam udah pulang lagi , kalau itu bukan badannya yg nggak enak tapi hatinya , hahahaha " tawa Tae dengan masih fokus menghadap laptopnya
Andra tidak menghiraukan Tae dia mengajak Reyna masuk ke dalam rumah dan dia minta untuk di buatin teh hangat sama Reyna , sekarang Andra sedang berada di kamar dia duduk di atas ranjang dgn memangku laptopnya sepertinya dia sedang memeriksa sesuatu , Reyna masuk ke dalam kamar dgn membawa teh pesanan Andra dia menaruhnya di meja dekat ranjang
" di minum dulu teh nya kak , lalu kakak istirahat ya agar badannya cepat enakan "
" iya " Andra mengambil teh lalu meminumnya setelah itu dia menepuk kasur yg ada di pinggirnya agar Reyna duduk di sana , Reyna mengikuti perintah Andra dia duduk bersila di sebelah Andra
" apa kamu nggak bosen di rumah terus " tanya Andra
" ya bosen sih kak tapi mau keluar juga gak tau kemana kan aku nggak terlalu hafal daerah sini "
" gimana kalau sekarang aku ajak kamu untuk jalan2 , gimana mau nggak ? "
" enggak ah, kakak kan sekarang lagi nggak enak badan "
" badanku udah enakan kok "
" enggak ah kakak pasti bohong "
" sebenarnya aku enggak benar2 sakit Rey , cuma pengen ajak kamu jalan2 aja mangkanya aku pulang "
__ADS_1
" berarti tadi kakak bohongin aku dong"
" iya Rey dia bohongin kamu , dikiranya kamu aku ajak jalan2 mangkanya dia buruh2 pulang takut kamu aku rebut kali , hahahaha " teriak Tae dari luar kamar dengan suara tawa yg mengejek
" enggak itu nggak benar ,udah kamu jangan dengerin dia " kata Andra salting
" meskipun benar juga nggak apa2 aku malah seneng kok kak " Reyna tersenyum
" udah sekarang kamu ganti baju lalu ikut aku " kata andra
Reyna pergi menuju kamar mandi untuk mandi terlebih dahulu sebelum keluar dengan Andra , sedangkan Andra keluar menemui Tae lalu menjitak kepala Tae
" sekali lagi kamu ngomong ngawur tentang aku awas kamu "
" ngawur apa sih , emang kenyataannya begitu kan "
" kenyataan apa ?" kata Andra songong
" ya kenyataan kalau tadi kamu waktu di kantor uring2an lalu mecahin gelas setelah itu kamu pergi dari kantor untuk pulang kan , kamu takut kalau aku ngerayu rayu Reyna kan hahaha "
" sialan " kata Andra dengan menyikut Tae
" hahahaha aku itu sudah hafal sama sifatmu ndra " kata Tae kepada Andra yg berjalan meninggalkannya
Reyna sudah selesai bersiap2 sekarang dia mencari Andra , ternyata Andra juga sudah siap dia sudah menunggu Reyna di samping mobil dengan memainkan ponselnya
" eh udah selesai ya , ayo " Andra membukakan pintu mobil untuk Reyna setelah Reyna masuk Andra berputar dan masuk juga ke dalam mobil setelah itu mobil berjalan meninggalkan pekarangan rumah
" kita mau jalan2 kemana kak ?" tanya Reyna
" nanti juga kamu tau " Andra sudah kembali ke mode dingin seperti biasanya ,
Reyna sudah tidak bertanya lagi begitu juga Andra dia fokus menyetir .
mereka memasuki area parkir mall , Andra dan Reyna turun lalu mereka masuk ke dalam mall
" nih buat kamu , kamu bisa pakai sepuasnya untuk belanja kebutuhanmu " Andra memberikan black card kepada Reyna tapi Reyna menolaknya
" kamu bawa atau aku akan tinggalin kamu disini " kata Andra mengancam
" mulai deh mengancam " Reyna menyaut black card yg ada di tangan Andra ,
mereka berjalan melewati toko pakaian dan Reyna melihat baju yg sepertinya akan cocok bila di pakai oleh Andra , Reyna menggandeng tangan Andra dan mengajaknya memasuki toko pakaian itu mereka menghampiri baju yg tadi di lihat oleh Reyna
__ADS_1
" kak ini kelihatannya bagus deh "
" tapi ini kan baju buat cowok Rey "
" iya bukan buat aku kak tapi buat kamu , gimana kamu suka kan "
" enggak ah aku nggak suka warna putih "
" yaaa padahal kelihatannya cocok banget loh kalau di pakai sama kakak " kata Reyna kecewa
" tapi aku ambil aja deh nanti siapa tau cocok untuk kak Tae atau kak Joon gitu "
" apaan sih enggak sini biar aku aja yg pakai " kata Andra menyaut baju yg di bawa Reyna
" tapi katanya tadi kak Andra nggak suka sama warnanya "
" ya keenakan aja kalau buat Tae atau Joon kan belinya pakai uang aku "
" oh gitu ya ya udah deh , sini biar aku taruh di kranjang , ayo kesana kak aku pingin lihat baju yg ada di sana " kata Reyna menunjuk jejeran baju untuk wanita,
Andra dan Reyna berjalan ke arah yg di tunjuk Reyna
" ini bagus ya kak "
" udah kamu ambil mana aja yg kamu suka , aku tunggu disini " Andra duduk di sofa yg ada di dalam toko itu ,
setelah beberapa menit Reyna kembali dia menunjukkan beberapa pakaian yg di belinya dia tidak hanya membeli baju untuknya saja tapi juga baju untuk Andra
mereka pergi ke kasir dan membayar belanjaannya , setelah itu mereka pergi untuk makan dan setelah makan sekarang Reyna mengajak Andra untuk menonton bioskop karena kata orang2 yg ada di mall itu sekarang ada penayangan film horor dan pemain terkenal yg membintanginya , Andra sebenarnya takut dengan film horor tapi dia malu untuk mengakui di depan Reyna jadi dia mau2 aja diajak Reyna untuk menonton film horor , setelah membeli tiket minuman dan cemilan sekarang mereka masuk ke dalam bioskop , Andra dan Reyna duduk di kursi urutan ke 3 dari depan , Andra berada di paling pojok dan Reyna berada di samping kanannya
film mulai di tayangkan , karena di dalam bioskop gelap jadi Reyna tidak melihat bahwa Andra sedari tadi memejamkan matanya dari film di mulai sampai film selesai , setelah film selesai Andra menggandeng Reyna keluar dari bioskop
" ceritanya bagus ya kak , nggak begitu seram juga "
" emmmm iya " kata Andra dgn menggaruk tengkuknya yg tidak gatal
" kamu udah capek belum " Andra melihat jam tangannya yg sudah menunjukkan jam 7 malam
" kalau aku ajak ke suatu tempat mau nggak ?" tanya Andra
" kemana kak "
" aku dengar di dekat perumahan rumah kita ada pasar malam , kamu mau kesana nggak ?"
__ADS_1
" wah mau kak , kebetulan aku udah lama nggak pergi ke pasar malam "
" ya udah sekarang kita pergi ke sana " Andra menggandeng tangan Reyna , mereka berjalan menuju parkiran mobil ,mereka pergi dari area mall itu dan pergi menuju ke pasar malam yg tadi di bilang Andra