
Reyna terbangun dari pingsannya dia berada di suatu ruangan yg kotor sepertinya dia di kurung di gudang, dia melihat di sebelahnya ada mama anggita yg masih pingsan , dia mencoba membangunkanya tetapi mama Anggita tak kunjung bangun , dia berdiri dan menuju pintu ternyata pintunya di kunci dari luar Reyna berteriak dan menggedor nggedor pintunya, pintu terbuka dari luar masuklah G-dragon ke ruangan itu
" kamu sudah sadar ya " kata G-dragon berjalan masuk dan memegang lembut pipi Reyna
" menjauh dari aku, dasar bajingan " kata Reyna dgn mendorong G-dragon
" ayolah jangan seperti itu , kamu tinggalin andra dan hidup bersamaku bagaimana " kata G-dragon mencoba mendekati Reyna
" nggak akan " kata Reyna menolak
tiba2 terdengar di luar ruangan sangat ramai kedengarannya sedang ada perkelahian , Reyna langsung di tarik oleh G-dragon keluar ruangan dan di bawa pergi ke belakang gedung , di sana ada beberapa penjaga yg sudah menunggu mereka, Reyna di masukkan ke dalam kotak jeruji besi , jeruji itu di gembok oleh para penjaga dan dgn bantuan mesin berat kotak itu di angkat ke atas danau yg ada di belakang gedung itu .
" bebaskan saya, apa yg kamu inginkan dari saya ?" kata Reyna berteriak
" kamu akan saya bebaskan kalau andra memberikan berkas2 tuan chan yg sudah dia ambil dari sam bodoh itu " kata G-dragon dari bawah
Andra datang bersama Joon dan Jay sedangkan jeon sekarang sedang membawa mama Anggita pulang ke rumah , karena tadi waktu Reyna di tarik oleh G-dragon keluar selang beberapa menit Andra dan teman2nya masuk ke ruangan Reyna tadi di sekap, disana dia hanya menemukan mama Anggita yg masih tidak sadarkan diri , langsung saja Andra menyuruh jeon untuk membawa mama Anggita ke rumah dan menelpon tuan park untuk memeriksanya .
" wah2 pahlawan kita sudah datang " kata G-dragon
" dasar brengsek cepat lepaskan Reyna, masalah mu dgn kami bukan dgn dia " kata Joon emosi
" santai dong jgn emosi " kata G-dragon
" kamu kasih semua berkas2 tuan Chan dan juga beberapa Bar mu padaku dan aku akan bebaskan istrimu itu " lanjutnya
" jangan harap aku akan memberikannya padamu " kata Andra
" ya sudah kalau seperti itu mau mu, turunkan katrolnya " kata G-dragon memberi perintah kepada anak buahnya
katrol di turunkan dan hampir permukaan kotak itu menempel di air
" berhenti " teriak Joon dankatrol itu dihentikan
" Ndra kamu harus bertindak kalau tidak Reyna akan benar2 mati " lanjut Joon
" tidak, aku tidak akan memberikan apapun yg sudah menjadi milikku " kata Andra
" baiklah kalau itu memang sudah menjadi keputusanmu , lanjutkan " perintah G-dragon
__ADS_1
katrol sudah turun ke air separuh dan itu sudah sebatas dada Reyna
" kak Joon tolong aku kak " teriak Reyna dgn menangis
" Ndra hentikan dia " kata Jay tapi Andra tidak menggubrisnya
air sudah menenggelamkan sebatas dada Reyna , tiba2 dari belakang ada orang berteriak
semua orang menoleh dan melihat Tae berdiri di belakang mereka
" aku punya penawaran buat kamu " kata Tae
" aku punya beberapa perusahaan ambilah dan bebaskan Reyna , bagaimana? " kata Tae
" baiklah aku setuju, mana berkas2nya " kata G-dragon
Tae mengambil berkas yg di bawa oleh anak buahnya dan di berikan ke G-dragon setelah dilihatnya berkas2 itu kemudian G-dragon menyuruh anak buahnya untuk melepaskan Reyna dan setelah itu mereka pergi dari sana , kotak di angkat ke atas dan di turunkan di tanah lalu gemboknya di buka , Reyna keluar dari kotak itu berlari menuju Joon dia merangkul Joon sembari menangis
" tenanglah kamu sudah aman sekarang " kata Joon sembari menenangkan Reyna
" dan Tae terimakasih kamu sudah menyelamatkan Reyna " lanjut Joon
" Rey sekarang kamu pulang bersama Tae ya " kata Jay
" kenapa kak, Reyna ngrepotin kakak ya sampai2 kakak usir Reyna " kata Reyna sedih
" enggak Rey kamu nggak ngerepotin kita kok cuma kayaknya Tae lebih bisa jaga kamu daripada kita " kata Joon
" kenapa Reyna harus ikut dia, Reyna akan pulang sama kita " kata Andra
" kamu lebih memilih perusahaan kamu daripada Reyna sedangkan Tae lebih memilih Reyna daripada perusahaannya, jadi biarkan Reyna ikut Tae " kata jay
" kamu bilang kamu nggak suka kan sama Reyna jadi biarin Reyna tinggal bersama Tae , orang yg bisa ngelindungin dia " kata Joon kesal
Andra tidak bisa bicara apa2 semua yg di ucapkan Jay dan Joon semua benar , sekarang Reyna pulang bersama Tae dan Joon
, Reyna di bawa oleh mereka ke apartemen milik Tae disana Tae memiliki 2 apartemen yg bersebelahan jadi yg 1 bisa Reyna tempati , sekarang mereka sedang beres2 apartemen yg akan di tinggali oleh Reyna
" aku tidak bisa habis pikir bisa2nya Andra lebih memilih perusahaannya daripada istrinya sendiri " kata Joon yg sekarang sedang duduk di sofa depan televisi
__ADS_1
" kamu jangan salah paham Joon dia seperti itu pasti karena ada suatu alasan " kata Tae membela Andra
" apapun alasannya dia sudah menyakiti hati Reyna " kata Joon kesal
mereka berdua tidak ada yg membuka suara lagi setelah melihat Reyna keluar dari dapur membawa teh hangat , Reyna menaruh teh yg di bawa ke meja yg ada di depannya setelah itu dia ikut bergabung duduk bersama Tae dan Joon
" Tae terimakasih ya atas bantuan mu tadi " kata Reyna
" ah tidak usah berterimakasih kita berdua kan sudah menjadi teman jadi tidak ada salahnya kan kalau teman membantu temannya " kata Tae
" aku malu dgn mu waktu itu kau melihatku menangis di taman dan sekarang kau membantuku dari masalah ini "
" kita adalah teman jadi sudah biasa hal seperti ini terjadi " kata Tae
" Tae aku percayakan Reyna padamu jadi ku mohon jagalah dia " kata Joon
" entah mengapa aku seperti memiliki ikatan dgnnya jadi aku tidak bisa melihat dia bersedih jadi kumohon jaga dia " kata Joon
" tenang saja, aku akan menjaga dia " kata Tae
" Rey ini handpone untukmu , bawalah agar aku bisa menghubungi setiap saat " kata Joon
" terimakasih kak, aku sangat beruntung bisa mengenal kakak " kata Reyna dgn merangkul Joon
" aku sudah menganggapmu seperti adikkku sendiri Rey , ya sudah sekarang kakak mau pulang dulu ya, besok kakak akan kesini lagi untuk menjengukmu " kata Joon pergi meninggalkan apartemen Reyna
sekarang tinggalah Reyna dan Tae
" Rey kalau kamu butuh apa2 panggil aku ya jangan sungkan , kamar ku ada di sebelahmu " kata Tae
" dan ini kunci apartemennya, sekarang aku kembali dulu ya " kata Tae meninggalkan kamar Reyna
sekarang Reyna sendiri , dia beranjak dari sofa menuju kamar disana dia berbaring sambil memikirkan bagaimana nasibnya tadi jika Tae tidak datang dan mengapa Andra sejahat itu sama dia
" aku tau kalau dari awal kak Andra memang tidak punya rasa apa2 sama aku tapi apa segitu tidak perdulinya ya dia sama aku sampai2 untuk menolongku saja dia tidak mau " Reyna berbicara sendiri
" kenapa aku harus punya perasaan ini ke kak Andra sih jelas2 dia tidak perduli dgn ku " lanjutnya
" dasar bodoh, ada orang yg baik sama aku tapi aku sukanya malah manusia nggak punya hati kayak kak Andra "
__ADS_1
" dasar manusia pucat, aku benci sama kamu " teriak Reyna