Suamiku Si Mafia

Suamiku Si Mafia
episode 25


__ADS_3

malam tadi Reyna tidur di kamar Andra karena kemarin waktu mereka pulang ke rumah Joon sudah menceritakan tentang jihyoo kepadanya , pagi ini dia dan jisoo sedang menyiapkan sarapan untuk seisi rumah , setelah semua siap Reyna kembali ke kamar untuk membangunkan Andra ,dan jisoo membangunkan yg lainnya


setelah selesai sarapan mereka semua berangkat ke kantor seperti biasanya ,


di rumah tinggalah Tae , jisoo , Reyna dan jihyoo .


seperti biasa Tae duduk di kursi pinggir kolam renang dengan membawa laptop dan juga kopi sedangkan Reyna membersihkan seisi rumah tapi kali ini pekerjaan Reyna agak ringan Karena di bantu oleh jisoo


" setelah sarapan tadi aku kok tidak melihat jihyoo ya , kemana dia ?" tanya jisoo


" mungkin di kamar kak " saut Reyna


" kalian harus hati2 Lo sama jihyoo karena menurutku dia itu bukan orang baik2 " kata Tae yg tiba2 lewat


" jangan ngawur ya kak , nggak boleh nuduh orang sembarangan " kata Reyna


" aku bukannya nuduh tapi aku melihat gerak gerik dia itu sangat mencurigakan " kata Tae


" udah Rey jangan kamu dengerin omongannya Tae dia itu suka ngawur kalau ngomong " kata jisoo


" yasudah kalau kalian nggak percaya , ingat ya instingku itu nggak pernah salah " kata Tae sambil pergi meninggalkan ruang tengah ,


mereka berdua kembali membersihkan ruangan2 yg lain , waktu sudah menunjukkan sore hari mereka berdua baru selesai membersihkan seluruh ruangan yg ada di rumah itu


" aduh capek banget ya kak " Reyna merebahkan badannya di sofa yg ada di depan televisi


" iya Rey , nanti aku harus ngomong sama sih jeon kalau mereka harus cari pembantu , masak iya setiap hari kita harus bersihin rumah ini sendiri Rey bisa2 remuk badan kita " kata jisoo yg juga ikut rebahan di sofa


" kalau mereka nggak mau cari pembantu mereka harus bayar kita untuk ini " lanjut jisoo


" kak jisoo ada2 saja sih masak iya bersihin rumah sendiri minta bayaran " Reyna tertawa


" maaf , apa aku ganggu kalian " jihyoo datang menghampiri Reyna dan jisoo


" enggak kok kak , ayo duduk sini kak " panggil Reyna dan jihyoo menurutinya dia duduk di samping jisoo


" apa kalian bisa bantu aku untuk cari kerja , supaya aku dapat penghasilan dan segera pergi dari rumah ini karena aku malu kalau harus menumpang terus sama kalian " kata jihyoo


" ngapain malu sih kita semua disini ikhlas kok bantuin kamu " kata jisoo


" tapi bagaimana pun juga aku tetap butuh uang untuk memenuhi kebutuhanku sendiri kan "


" nanti aku coba ngomong sama kak Andra dan kak Joon deh siapa tau dia butuh orang untuk bekerja di kantornya " kata Reyna

__ADS_1


" makasih ya , kalian memang orang yg sangat baik " kata jihyoo


semua orang sudah pulang dari kantor , sekarang waktunya makan malam dan semua sudah berkumpul di meja makan , ponsel Andra yg berada di kamar berbunyi Reyna segera berdiri dan pergi mengambilnya , setelah mengambil ponselnya Reyna kembali ke meja makan dan memberikan ponsel itu kepada Andra , Andra melihat ada beberapa panggilan tak terjawab dari seokjin , segera Andra menelpon balik seokjin setelah di angkat oleh seokjin Andra bertanya kenapa seokjin menelponnya , seokjin menjawab bahwa Jeny kabur dari tempatnya Andra yg mendengar itu langsung berdiri dan membanting gelas yg ada di depannya , Andra marah dan berbicara lagi kenapa dia bisa sampai kabur apa kalian semua disana tidak becus mengawasinya ? besok aku akan pergi ke sana sendiri dan akan mencarinya , Andra menutup teleponnya dengan wajah yg masih marah


semua orang yg ada di meja makan terkejut dengan sikap Andra yg tiba2 marah , mereka semua berdiri dari duduknya , Reyna yg melihat Andra sangat marah pun langsung mendekatinya dan menyuruhnya untuk duduk dulu setalah itu Reyna mengambilkan minum untuknya


" kakak minum dulu ya supaya lebih tenang " kata Reyna dengan mengelus punggung Andra , Reyna memberikan minum kepada Andra dan Andra meminumnya


" Jay ,Joon besok kita harus pergi ke sana untuk mencari Jeny " kata Andra menaruh gelas minumnya ke meja


" apa harus kesana ya kak " kata Reyna


" harus, karena dia itu bisa bahaya buat kamu Rey , aku nggak mau kalau sampai kamu kenapa2 jadi aku harus mencari dia sampai ketemu " kata Andra


semua orang sedang fokus ke Andra tapi tidak dengan Tae dia fokus melihat jihyoo yg mukanya terlihat sangat khawatir.


setelah makan malam semua orang masuk ke kamar masing2 .


Joon berdiri di balkon kamarnya dia mengkhawatirkan keadaan adiknya , jika Jeny sampai tidak di temukan dia takut kalau Jeny akan balas dendam ke Reyna , Joon melihat dari balkon kamarnya ada seseorang yg duduk di gazebo halaman belakang


" kelihatannya itu jihyoo , ngapain dia di sana sendirian " kata Joon


" kelihatanya dia lagi menelpon seseorang , coba aku samperin aja deh " Joon turun dari kamarnya menuju halaman belakang


" eh Joon , kamu kok belum tidur " kata jihyoo


" aku nggak bisa tidur , kamu sendiri kenapa belum tidur ?" Joon duduk di sebelah jihyoo


" sama aku juga nggak bisa tidur " kata jihyoo


" kamu pasti nggak bisa tidur karena mikirin Jeny yg kabur ya " lanjut jihyoo


" iya , aku cuma takut aja kalau sampai Jeny kembali ke sini dan menyakiti Reyna , aku tidak mau sampai Reyna kenapa2 " kata Joon


aku memang sudah datang Joon tapi bukan sekarang waktunya aku untuk melancarkan rencanaku ! kata jihyoo dalam hati


" Joon , apa kamu bisa nyariin aku pekerjaan ?" kata jihyoo


" pekerjaan ? emangnya kamu mau cari kerja "


" ya aku nggak enak aja kalau harus numpang disini terus , jadi aku ingin cari pekerjaan supaya aku bisa mencari rumah untuk aku tinggali "


" kenapa harus malu , kami disini itu tulus menolong kamu " kata Joon

__ADS_1


" tapi aku kan juga butuh uang untuk kebutuhanku sendiri Joon " kata jihyoo


" kalau Masalah itu kamu nggak usah khawatir , ini pakai aja punyaku untuk membeli semu kebutuhanmu " Joon memberikan black card nya ke jihyoo


" enggak Joon aku sudah terlalu banyak merepotkan mu " jihyoo menolak pemberian Joon


" udah nggak apa2 pakai aja " menaruh Black card nya ke tangan jihyoo


" tapi Joon "


" kamu anggap aku teman kamu kan , kalau iya kamu bawa ini " kata Joon


" makasih ya Joon kamu memang penolongku , nggak apa2 kan kalau aku bersandar di pundakmu " kata jihyoo


" iya tidak apa2 , kalau kamu butuh apa2 kamu bilang saja ke aku tidak perlu malu2 "


" iya , makasih ya Joon kamu memang baik " jihyoo menyandarkan kepalanya ke pundak Joon


" Joon " panggil Tae


" eh maaf2 aku ganggu ya " lanjutnya


" enggak kok ada apa Tae ?" Joon turun dan menghampiri Tae yg berdiri di samping gazebo


" tadi seokjin menelpon , menyuruh Jay untuk meretas seluruh cctv yg ada di sekitar bandara Jakarta , kata seokjin Jeny pasti kembali ke Jakarta karena anak buah seokjin sudah mencari ke seluruh wilayah disana tapi tidak menemukan jeny " kata Tae


" terus " tanya Joon


" Jay mengikuti perintah seokjin ternyata benar kalau Jeny sudah kembali ke Jakarta , dari yg dilihat sepertinya dia menuju ke rumah sakit yg ada di sebelah kantor mu , tapi setelah itu kita sudah tidak menemukan kabar apa2 lagi karena cctv di rumah sakit itu sedang rusak " Tae melirik ke arah jihyoo


jihyoo bernafas lega saat mengetahui bahwa mereka tidak mengetahui apapun tentang Jeny


" kamu kenapa jihyoo , sepertinya raut wajah mu tegang tadi saat aku berbicara kalau kita mengetahui Jeny sudah berada di Jakarta tapi setelah itu berganti lega saat mengetahui bahwa kita tidak bisa menemukan keberadaan Jeny "


" ah tidak tae aku biasa saja lagi pula aku kan tidak kenal siapa itu Jeny " kata jihyoo mengelak


kamu kira aku tidak tau , lihat saja aku akan mencari tau tentang kebenaran mu jihyoo ! Tae berbicara dalam hati


" jadi besok kamu , Andra dan Jay tidak perlu datang ke tempat seokjin , biar aku dan anak buahku saja yg mencari keberadaan Jeny di Jakarta " kata Tae


" terimakasih ya Tae " Joon menepuk pundak Tae


setelah itu mereka kembali ke kamar masing2

__ADS_1


__ADS_2