Suamiku Si Mafia

Suamiku Si Mafia
episode 20


__ADS_3

mereka berdua mengobrol sampai tidak terasa bahwa jam sudah menunjukkan pukul 5 sore dan dua jam lagi Reyna harus di bawah ke taman belakang , sekarang jisoo sedang memikirkan cara agar Reyna mau untuk di rias sama dia


"untuk merayakan pertemanan kita bagaimana kalau kamu aku dandani dan nanti kita pergi makan malam "


" kelihatannya ide yg bagus tapi apa kak Andra akan mengizinkan ya "


" kalau Masalah Andra biar nanti aku yg minta izin ke dia pasti kalau sama aku di izinin deh " kata jisoo


" udah sekarang kamu mandi dulu setelah itu aku akan meriasmu " lanjut jisoo


" iya kak " Reyna berjalan menuju kamar mandi , setelah Reyna masuk ke kamar mandi jisoo keluar menuju tempat Andra untuk memberitahu bahwa dia akan merias Reyna dan bertanya apa persiapannya sudah selesai semua , tapi dari yg di lihat sepertinya sebentar lagi selesai


" ya sudah kalau gitu aku pergi ke kamar mau mandi dulu agar dia tidak curiga " jisoo pergi dari halaman belakang menuju kamarnya jeon untuk mandi.


Reyna sudah selesai mandi dan ganti baju dia melihat Andra lewat d depan kamarnya


" kak Andra " panggil Reyna dari dalam kamar


" ada apa ?" tanya Andra mendekat ke pintu kamar Reyna


" emmmm aku minta izin nanti mau keluar makan malam sama kak jisoo , apa boleh "


" iya " kata Andra sambil berlalu dari kamar Reyna


" ya ampun cuek banget sih , benar juga ya yg di katakan kak jisoo kayaknya aku memang udah gila deh bisa suka sama orang kayak dia " Reyna berbicara sendiri sambil menggaruk kepalanya yg tidak gatal


" hayoo kamu lagi mikirin apa "


" ya ampun kak kaget tau nggak sih "


" iya iya maaf , oh iya gimana udah siap kan ?" tanya jisoo


" udah , tapi kenapa harus dandan segala sih kak "


" ya sekali kali kamu harus tampil beda dong " kata jisoo


" hmmm gitu ya , iya udah deh aku nurut aja sama kakak "


jisoo sudah mulai merias wajah Reyna , sudah setengah jam berlalu dan kini jisoo sudah selesai merias Reyna


" gimana cantik kan ?" tanya jisoo


" ya ampun kak apa ini nggak berlebihan kalau cuma mau makan malam aja " melihat wajahnya di kaca yg ada di meja rias

__ADS_1


" enggak lah , udah sekarang kamu pakai baju ini " jisoo menaruh gaun selutut berwarna peach di pangkuan Reyna


" pakai dress biasa aja ya kak nggak pakai gini2an " kata Reyna


" udah nggak boleh protes sekarang ganti pakai itu "


Reyna berdiri dan pergi menuju ruang ganti


" kak , aku kok merasa nggak PD ya pakai baju kayak gini " Reyna berjalan keluar dari ruang ganti


" ya ampun Rey kamu cantik banget sumpah " kata jisoo memuji


" sekarang ikut aku tapi sebelum itu aku akan menutup matamu karena aku punya kejutan buat kamu " jisoo menutup mata Reyna menggunakan kain


" kakak nggak akan macem2 kan kak " tanya Reyna ketakutan sambil memegang tangan jisoo erat


" enggak Rey , udah kamu percaya deh sama aku sekarang kamu ikuti aku ya " kata jisoo sambil menggandeng Reyna berjalan menuju halaman belakang


" kak ini kita mau kemana sih "


"udah deh kamu ikut aja nanti kamu juga akan tau "


mereka sudah sampai , di sana ada Andra dan yg lainnya , Andra memakai jas berwarna senada dgn Reyna.


" kak , kakak di mana " Reyna meraba mencari tangan jisoo , Andra mendekat dan meraih tangan Reyna


" aku di sini kok Rey , kamu tenang ya " kata jisoo dari sebelah Reyna tepatnya di belakangnya Andra karena jisoo berpura pura bahwa tangannya masih memegang tangan Reyna padahal yg sedang di pegang Reyna adalah tangan Andra


"kamu ikuti aku ya " kata jisoo


mereka berjalan maju dan selang beberapa langkah mereka berhenti , sekarang Andra menyuruh mereka semua untuk pergi dari sana karena Andra tidak mau di ganggu tapi mereka semua sudah punya rencana , mereka semua pergi dari halaman belakang dan berlari menuju lantai 2 tepatnya di kamar Joon dan mereka mengintip dari balkon kamar Joon karena dari kamar Joon mereka dapat melihat jelas apa yg dilakuka Andra dan Reyna.


sedangkan di taman sekarang Andra pelan2 membuka penutup mata Reyna , setelah penutup mata itu terbuka Reyna terkejut melihat lampu tumbler berkelap-kelip ,banyak lampion yg di gantung di pohon2 , taburan bunga yg bertuliskan namanya dgn di kelilingi lilin dan di depannya terdapat 2 meja yg satu di atasnya terdapat kue ulang tahun dan yg satunya lagi hidangan untuk makan malam


" ya ampun kak apa in , kak Andra " Reyna terkejut saat menoleh yg dilihatnya bukanlah jisoo tapi Andra


" iya ini aku , gimana kamu suka "


" dimana kak jisoo , katanya tadi dia akan mengajakku makan malam tapi kenapa disini malah ada kak Andra " kata Reyna celingukan mencari keberadaan jisoo tapi nihil yg di cari tidak ada di sana


" bagaimana dgn surprise ini apa kamu suka ?"


Reyna tidak menjawab pertanyaan Andra dia masih bingung dgn keadaan ini

__ADS_1


" ini semua rencanaku , aku yg menyuruh jisoo membawamu kemari "


" aku bukanlah orang yg romantis rey jadi aku tidak tau harus berbuat apa untuk minta maaf padamu soal kejadian tadi siang , jadi Tae menyuruhku untuk membuat surprise ini untuk mu dan apa kau menyukainya "


Reyna tetap terdiam , dia tidak percaya kalau makhluk pucat yg dingin itu bisa membuat surprise yg sangat indah seperti sekarang ini


" gimana kamu mau memaafkan aku kan ?" kata Andra sambil memegang tangan Reyna


Reyna masih tidak mengeluarkan sepatah kata pun dia melihat tangannya yg di pegang oleh Andra dia merasa ini semua seperti mimpi


" Rey , aku mencintaimu apa kamu mau memulai lembaran hidup baru dgn ku ?" Andra berlutut mengeluarkan kotak yg di dalamnya terdapat 2 cincin yg sama dgn satu mata berlian berwarna biru yg sangat indah


Reyna yg tidak percaya dgn ucapan Andra langsung menutup mulutnya yg menganga , bukan hanya Reyna tapi semua orang yg melihatnya dari atas balkon juga ikut menganga dengan ucapan Andra


" hey tampar aku , apa aku sedang bermimpi " kata tae yg masih menghadap ke arah halaman belakang


" aku kira Andra cuma akan meminta maaf tapi ini dia malah nyatain cintanya sama Reyna , benar2 gokil "jeon menggelengkan kepalanya tidak percaya dgn apa yg dilihatnya .


sedangkan di halaman belakang , Reyna belum menjawab pertanyaan yg Andra lontarkan


" kamu kok diem aja sih Rey "


" aku cuma nggak percaya aja dgn semua ini rasanya seperti mimpi " kata Reyna


" coba cubit aku kak biar aku percaya kalau ini semua bukan mimpi "


Andra mencubit pipi Reyna


" gimana , mimpi tidak ?"


" sakit kak berarti ini nyata ya "


" ya ampun aku nggak percaya kalau ini nggak mimpi " Reyna loncat loncat kegirangan lalu tiba2 memeluk Andra


" aku mau kak , aku benar2 mau " kata Reyna yg masih memeluk Andra


" beneran Rey " tanya Andra mengendurkan pelukannya


Reyna menganggukkan kepalanya, Andra segera mengambil cincin yg ada di dalam kotak itu dan memasangkannya di jari manis Reyna begitu juga dengan Reyna dia memasangkan cincin satunya di jari manis Andra


Andra menggandeng Reyna menuju meja yg di atasnya ada kue ulang tahun , dia menyalakan lilinnya setelah itu dia menyuruh Reyna untuk meniup lilin itu bersama dengannya , setelah selesai Andra mengajak Reyna untuk makan malam yg sudah dia siapkan tadi


semua orang yg ada di balkon kamar Joon pun turun dari sana karena menurut mereka pertunjukannya sudah selesai , sekarang mereka sedang berkumpul di ruang tengah untuk menonton televisi

__ADS_1


sedangkan Andra dan Reyna sekarang sedang berbunga bunga hatinya


__ADS_2