
Andra dan yg lainnya sudah sampai di tempat penyekapan Jeny tepatnya di markas anak buah black tiger di tengah hutan , Andra masuk ke ruangan Jeny di sekap
" ndra , tolong aku ndra ini semua bukan salah ku aku juga d bohongi oleh dia ndra , tolong lepaskan aku "kata Jeny memohon , dia berada di atas kursi dgn tangan dan kaki yg terikat
" lepaskan dia " kata Andra menyuruh anak buahnya
mereka melepaskan ikatan dari tangan dan kaki Jeny , setelah lepas Jeny segera berlari menuju Andra dan memeluknya
" aku tahu kamu masih cinta kan sama aku ndra " kata Jeny yg masih memeluk Andra
" lepaskan , sekarang kamu ikut saya " kata Andra melepas pelukan Jeny
" kemana ndra !" tanya Jeny
" kamu mau pergi dari sini kan , jadi ikut saya " Andra menggandeng Jeny keluar dari tempat itu , mereka masuk ke dalam mobil dan di dalam mobil sudah ada Jay dan jeon yg sudah menunggu
" kita akan pergi ke mana ?" tanya Jeny
"lihat saja nanti kamu juga akan tahu " kata Jeon dengan senyum penuh makna
setelah 5 jam perjalanan mereka sudah sampai di tempat yg di tuju , sekarang mereka berada di desa yg jaraknya sangat jauh dari kota tepatnya di pesisir pantai , mereka masuk ke sebuah penginapan.
di dalam mereka bertemu dengan seseorang yg mengelola penginapan itu
" kalian , mari duduk dulu " kata seorang laki2 yg kelihatannya atasan di tempat itu
" aku sudah membawa barangnya " kata Andra
" baiklah akan aku periksa dulu , kalian bawa dia ke ruanganku " kata laki2 yg bernama seokjin itu kepada anak buahnya , mereka langsung membawa Jeny masuk ke ruangan yg di maksud oleh bosnya , Jeny meronta ronta tidak mau tapi tenaga Jeny tidak ada apa2nya bagi mereka jadi mereka dengan mudah menyeret Jeny , seokjin adalah teman Andra yg di kasih kepercayaan berada di tempat itu , penginapan itu adalah milik andra dan teman2nya , itu bukanlah penginapan biasa itu adalah tempat lokalisasi , di tempat itu bukan hanya ada penginapan andra saja tapi masih banyak penginapan lain yg juga melakukan lokalisasi , seokjin keluar dari ruangan
" ayo ke tempatku saja " kata seokjin mengajak Andra dan yg lainnya ,
mereka berjalan ke belakang penginapan di situ ada sebuah paviliun di sana lah seokjin tinggal selama ini , mereka masuk ke paviliun tersebut dan langsung merebahkan badannya ke atas sofa yg ada di ruangan itu
" disini suasananya nyaman ya " kata jeon yg tiduran di atas sofa
" nyaman karena kamu mau bertemu dengan jisoo kan " kata Jay sambil menyunggingkan bibirnya
" ah kamu tau aja " kata jeon meringis
" aku tuh hafal sama kelakuan mu " kata Jay lagi yg juga tiduran di atas sofa
" aku buatin minum dulu ya " seokjin berjalan ke dapur
" kalau kamu udah nggak sabar , mending kamu samperin dia sekarang " kata Andra
" waaaah bos kamu baik banget deh , ya sudah aku pergi dulu ya " jeon pergi meninggalkan penginapan .
__ADS_1
Seokjin keluar dengan membawa kopi
" mana jeon " tanya seokjin
" keluar " kata Jay
" kenapa memang ada yg ketinggalan "
" biasa dia mau bertemu pujaan hatinya "
" oh si jisso , mendingan jisoo kamu ajak ke Jakarta ndra , ya supaya istrimu ada teman gitu " kata seokjin
" kamu benar juga , ya coba nanti aku bicara sama jisoo " kata Andra
" apa kalian akan menginap disini ? " tanya seokjin
" sepertinya begitu , karena badanku sudah capek dan ingin tidur " kata Jay
" kamar kalian sudah aku bersihkan jadi kalian bisa langsung tidur sekarang "
Jay dan Andra langsung pergi ke kamar yg biasa dia tempati jika menginap di situ , Andra tiduran di atas ranjang dia mengeluarkan hp nya dan melihat banyak panggilan tak terjawab dari Reyna , Andra melakukan panggilan video dan di angkat oleh Reyna
" kakak dari mana aja sih , dari tadi di telfon nggak di angkat2 " kata Reyna dari sebrang sana
" jangan2 kakak lagi sama perempuan ya d sana , soalnya kata kak Tae kalian pergi ke tempat lokalisasi , apa benar "
" udah bicaranya , kalau belum ayo lanjutkan " kata Andra dingin dan Reyna langsung terdiam
" ya aku memang di tempat lokalisasi , tapi aku lagi sendiri bukan sama perempuan , nih lihat " Andra yg kesal mengarahkan hp nya ke seluruh penjuru ruangan agar Reyna dapat melihat bahwa dia sendiri di ruangan itu
" percayakan ?" tanya Andra
" enggak " kata Reyna memalingkan wajahnya dari hadapan hpnya
" ya sudah kalau kamu tidak percaya mending aku matiin aja telfonnya " kata Andra
" eh jangan2 , iya2 aku percaya " kata Reyna menggembungkan pipinya
" udah jangan gitu tambah jelek kamu " kata Andra
" kakak pulang kapan ?" tanya Reyna
" mungkin satu Minggu lagi "
" apa ? kenapa lama banget , emang di sana ngapain aja "
" ya karena kita ada urusan di sini "
__ADS_1
" urusan apa , urusan sama perempuan ya " tanya Reyna dgn raut wajah seperti meng intimidasi
" kamu kenapa sih , kamu cemburu ya " tanya Andra dengan menaikkan satu alisnya
" enggak , siapa yg cemburu " elak Reyna
" lalu apa tadi namanya kalau bukan cemburu "
" ya aku hanya memastikan saja "
" oooh seperti itu , jadi aku nggak apa2 nih kalau sama perempuan kan kamu nggak cemburu " kata Andra
" ya enggak gitu juga , udah ah terserah kakak deh " Reyna mematikan panggilannya
" dasar aneh seperti itu katanya nggak cemburu , apa jangan2 Reyna udah ada rasa ya sama aku " kata Andra senyum2 sendiri
" Woy kamu kenapa senyum2 sendiri " kata seokjin yg berdiri di depan pintu
" ah enggak , ada apa kamu kesini " tanya Andra
" anak2 udah nunggu di bawah , ayok makan dulu " kata seokjin.
Andra dan seokjin berjalan menuju meja makan di sana sudah ada jeon , Jay , jisoo dan juga beberapa wanita yg menyiapkan makanan
" merem jeon , kalau kamu masih lihat2 aku congkel mata kamu "jisoo menutup mata jeon yg duduk di sebelahnya , karena wanita2 yg menyiapkan makanan memakai pakaian yg sangat kurang bahan alias minim , sedangkan Jay yg ada di sebelahnya tersenyum geli melihat tingkah sejoli itu
" jisoo udah ah kasihan jeon nanti matanya burem lo kalau kamu tutupin terus seperti itu " kata seokjin , jisoo menuruti kata kakaknya itu dia melepaskan tangannya yg menutupi mata jeon tapi sebelum melepaskan tangannya jisoo sudah memperingati bahwa jeon tidak boleh menoleh ke wanita2 itu dan jeon menurutinya
" jisoo , besok kamu ikut kita pulang ke Jakarta " kata Andra dgn mengunyah makanannya
" tapi ndra pekerjaanku disini bagaimana ?" tanya jisoo
" biar nanti seokjin mencarikan orang untuk menggantikanmu " kata Andra lagi
" baiklah , tapi apa kak seokjin setuju kalau aku kembali ke Jakarta " kata jisoo menatap kakaknya yg duduk di sebrangnya
" pergi saja , kamu nggak usah mikirin kakak kan disini ada irene yg mengurus kakak " kata seokjin
" iya sudah besok aku ikut kalian pulang ke Jakarta " kata jisoo
" yes , akhirnya kamu pulang ke Jakarta lagi " kata jeon mengelus pipi jisoo
" tapi ingat ya jeon kamu nggak boleh macam2 sama adek aku dan kalau kamu serius cepat kamu nikahin dia kalau enggak aku akan nikahkan dia sama laki2 pilihanku " kata seokjin mengancam
" hehehe iya kak " kata jeon meringis
mereka selesai makan malam , setelah berkeliling melihat keadaan di penginapan mereka kembali ke paviliun , tadi seokjin sudah menyuruh anak buahnya untuk membelikan mereka bir , sekarang mereka sedang duduk2 di depan paviliun dengan menggelar tikar dan dikelilingi oleh wanita2 yg membawa minuman beralkohol , mereka sedang pesta minuman , semua di temani oleh para wanita kecuali Andra karena dia sedang tidak mau di ganggu ,tadi dia menelpon Reyna tapi tidak di angkat lalu dia menelpon Joon untuk menanyakan Reyna tapi kata Joon Reyna sedang keluar bersama Tae untuk menonton bioskop , sekarang hati Andra lagi kacau balau dia mau marah tapi tidak tau harus di lampiaskan ke siapa karena orang yg bikin Andra marah tidak ada di sini ,
__ADS_1
" awas saja kau " kata Andra meneguk minumannya dan Andra langsung pergi menuju kamarnya meninggalkan teman2nya yg masih menikmati pesta