Suamiku Si Mafia

Suamiku Si Mafia
episode 6


__ADS_3

Andra sudah terbangun dari pingsannya tadi malam dan hari ini pagi2 sekali Reyna sudah berada di dapur karena Andra minta d buatkan bubur ayam untuk sarapannya dan Reyna memutuskan sekalian memasak untuk teman2 Andra juga, setelah selesai membuat sarapan Reyna kembali ke kamar Andra untuk mengantar buburnya .


" ini makanlah " kata Reyna sambil menaruh buburnya d meja dekat ranjang


" mari aku bantu untuk duduk "


" tidak usah , aku bisa sendiri " jawab Andra dingin


" ya sudah coba saja untuk duduk sendiri "jawab Reyna ketus


Andra berusaha untuk duduk tapi keadaan tidak mendukungnya karena pinggangnya masih terasa perih .


" mangkanya jadi orang itu nggak usah sok , untung aku masih baik mau membantumu " kata Reyna sambil membantu Andra untuk duduk dan mengambilkan buburnya .


Andra tanpa banyak bicara memakan buburnya sampai habis sedangkan Reyna sedang mengambil obat yg akan di minum Andra .


" ini minum obatnya dulu " Reyna menyodorkan obat dan juga air untuk Andra


" ya sudah sekarang aku ganti dulu perban mu itu , berbaringlah " kata Reyna


" tidak usah , panggilkan saja Jay atau siapapun asalkan jangan kamu yg mengganti perbanku " kata Andra


" emangnya kenapa kalau aku yg mengganti perbanmu ? aku juga tidak akan membunuh mu " kata Reyna


" lagi pula teman2 mu itu sudah keluar setelah sarapan tadi " sambung Reyna


" keluar kemana ? " tanya Andra


" mana aku tahu , aku kan bukan ibu nya


mereka " jawab Reyna


" kamu itu terlalu banyak bicara , sudah sekarang berbaringlah " suruh Reyna


akhirnya Andra mengikuti apa yg Reyna katakan , Andra sekarang sudah berbaring dan Reyna sudah membuka perbannya , setelah membuka perbannya Reyna tidak langsung menggantinya , Reyna mengoleskan obat merah dulu baru menutup lukanya lagi .


" sudah selesai , eeeeeemmmm apa aku boleh tanya sesuatu ? " tanya Reyna ragu


" cepat katakan , aku tidak suka berbasa basi " jawab Andra


" kenapa kamu bisa luka seperti itu dan kemana kau pergi tadi malam ?" tanya Reyna

__ADS_1


" itu bukan urusanmu dan tidak perlu menanyakan apapun tentang diriku , tidak usah sok peduli dgn ku" jawab Andra kesal


" setelah pekerjaanmu di sini selesai , keluarlah dan urus pekerjaan yg lain " sambung Andra dgn muka marah


tanpa berkata apapun Reyna keluar dari kamar Andra dgn wajah kesal


" dasar tak tau terima kasih sudah untung aku mau merawatnya " omel Reyna setelah keluar dari kamar Andra


" kamu kenapa Rey , kenapa ngomel2 " tanya jeon yg akan pergi ke kamar Andra untuk melihat keadaanya


" tidak kenapa2 , aku hanya kesal saja sama si manusia pucat itu " jawab Reyna


" slalu saja dingin dan ketus bicaranya , dia itu sangat menyebalkan " sambungnya


" kamu yg sabar ya Rey , emang begitu sifatnya Andra tapi sebenarnya dia itu baik kok " kata jeon


" apa? baik katamu , hati saja mungkin dia tidak punya " kata Reyna


" kamu tidak tau saja , dia seperti itu karena masa lalunya "


" emangnya ada apa dgn masa lalunya " tanya Reyna


" ah itu bukan hal penting lupakan saja , aku pergi dulu mau melihat keadaan Andra " jawab jeon sambil melenggang pergi meninggalkan Reyna.


hari ini Reyna sedang keluar dgn Jay ke mini market untuk membeli barang2 keperluan dapur .


" Jay aku kesana dulu ya , ada sesuatu yg ingin aku beli " kata Reyna


" baiklah " jawab Jay


Reyna pergi ke rak yg lain untuk mengambil sesuatu , saat Reyna akan mengambil barang itu tiba2 ada tangan lain yg mengambilnya .


" hey itu punya ku " kata Reyna


" apa ? punyamu , aku yg mengambilnya duluan jadi ini punya ku , kamu ambil yg lain saja " jawab perempuan itu


" apa mata mu buta , barangnya saja tinggal satu dan itu kau ambil , mana itu punyaku ! " kata Reyna


" enak saja tidak akan aku kasih , kau cari yg lain saja kalau perlu pergi saja ke tempat lain untuk membelinya "


" kau saja yg cari ke tempat lain , mana berikan punya ku ! "

__ADS_1


Reyna merebut barang dari tangan perempuan itu tapi perempuan itu juga tidak tinggal diam , akhirnya mereka berdua saling berebut dan Jay yg mengetahui itu langsung berlari menuju mereka berdua .


" hey hey apa yg kalian berdua lakukan , ini tempat umum " lerai Jay dan dia menarik tangan Reyna yg masih mencoba merebut barang yg di bawa perempuan itu


" kau , sejak kapan kau kembali ke kota ini ? " tanya Jay yg kaget melihat wanita d hadapannya itu


" Hay jay kita bertemu lagi , apa dia kekasih mu ? dia terlihat sangat katrok " ejek wanita itu


" Jeny jaga bicara mu itu , ayo Rey pergi kita belanja di tempat lain saja " Jay menggandeng Reyna keluar dari tempat itu .


mereka masuk ke mobil lalu pergi dari minimarket itu .


" kenapa dia kembali lagi sih " kata Jay dgn sangat pelan


" kamu kenapa Jay ? " tanya Reyna


" setelah melihat wanita tadi kamu kelihatannya sangat gelisah , emangnya siapa wanita tadi ? " lanjut Reyna


" dia itu jeny teman kuliah ku dulu , bukan hanya temanku sih tapi juga teman Andra , Joon , jeon dan Tae " jawab Jay


" siapa Tae itu , kelihatannya dia tidak tinggal bersama kalian ya ? " tanya Reyna


" dulu waktu masih kuliah dia tinggal bersama kami , tapi setelah ada something dia sudah sangat jauh dari kami dan persahabatan kita juga sudah tidak ada lagi " kata Jay sambil mengingat masalalu


" kalau kamu mau cerita , cerita aja Jay aku bisa menyimpan rahasia kok " kata Reyna


setelah berfikir panjang akhirnya jay setuju untuk bercerita dgn Reyna , mereka berhenti di sebuah taman yg agak sepi pengunjung dan mereka berdua duduk d sebuah bangku taman .


" dulu aku , Andra , Joon , jeon , Tae dan Jeny bersahabat saat kuliah " cerita jay


" entah bagaimana ceritanya Andra berpacaran dgn Jeny , Andra sangat mencintai Jeny sampai apapun yg Jeny minta dia kasih , apapun Andra lakukan agar Jeny bahagia tapi Jeny malah selingkuh dari Andra , dia ketahuan tidur bersama Tae di apartemennya Tae " lanjut Jay


" sejak saat itu Andra sangat benci dgn yg namanya wanita , dia tidak pernah lagi mau membuka hatinya untuk wanita , dan persahabatan kita dgn Tae juga sudah hancur , tapi setelah 2 thn pergi dari kota ini dia sekarang malah kembali lagi "


" Andra dulu itu orang yg sangat baik ya meskipun dia seorang mafia tapi gara2 wanita itu sifat dia jadi dingin dan kejam seperti sudah tidak punya hati " sambung jay


" aku minta tolong jaga rahasia ini ya Rey , aku percaya sama kamu " pinta jay


" ya sudah ayo kita pulang mungkin orang2 rumah sudah menunggu kita, kita pesan makanan lewat online saja ya "


" iya Jay " jawab Rey

__ADS_1


mereka berdua masuk ke mobil dan pulang .


__ADS_2