Suamiku Si Mafia

Suamiku Si Mafia
episode 37


__ADS_3

Joon berdiri di balkon kamarnya dia sedang menikmati hembusan angin yg menerpa wajahnya , di halaman belakang dia melihat ada seseorang yg sedang duduk di gazebo , Joon turun dan menghampiri orang itu


" ngapain Lo malem2 duduk di sini sendiri ?" tanya Joon tapi sepertinya orang itu tidak mau menjawab pertanyaan darinya , Joon duduk di sebelahnya


" Reyna udah tidur ya " tanya Joon lagi


" Hem " jawab orang itu


" ndra soal acara pernikahan gue , gue bener2 minta maaf gue nggak bermaksud nyembunyiin ini dari elo , gue cuma nggak mau merusak acara bulan madu elo Sama Reyna mangkanya gue diem2 nyiapin ini sendiri "


" nggak apa2 , udah lupain aja " kata Andra


" Lo ngapain ada di sini , nggak tidur ?" tanya joon lagi karena pertanyaan yg tadi tidak di jawab oleh Andra


" gue pusing sama tingkah Reyna hari ini " kata Andra


" emangnya Reyna kenapa ?"


" Lo lihat sendiri kan tadi nasi goreng yg asinnya kayak gitu di bilang enak terus elo tau tadi gue mergoki dia duduk di dapur sambil makan mangga yg masih mentah dan aneh nya dia kayak nggak ngerasain asemnya gitu " kata Andra


" tunggu ndra , apa katamu tadi makan mangga mentah ?" tanya Joon


" iya , dia makan mangga mentah "


" jangan2 Reyna hamil lagi ndra " kata Joon


" apa ? hamil , enggak nggak mungkin " kata Andra


" kenapa nggk mungkin , apa kamu sama Reyna belum itu ya ?"


" ngawur aja kamu , ya udah la "


" la terus kenapa Reyna nggak mungkin hamil "


" iya juga sih " kata Andra


" coba deh besok kamu beli testpack , terus suruh Reyna tes dia hamil atau nggak " kata Joon


" iya coba besok gue beli deh " kata Andra


mereka mengobrol sampai tidak terasa bahwa malam sudah larut .


pagi2 Reyna dan jeny sudah berada di dapur membuatkan sarapan untuk orang di rumah , setelah siap mereka langsung menyiapkan makanannya di meja , sekarang Jeny sedang pergi untuk membangunkan Joon, Tae dan Jay sedangkan Reyna pergi ke kamar untuk membangunkan Andra , waktu masuk ke kamar ternyata Andra sudah bangun dan dia sudah bersiap2 untuk berangkat ke kantor


" hari ini kakak mau masuk kerja ?" tanya Reyna


" iya , aku ingin melihat keadaan kantor "


" iya udah ayo turun sarapan dulu "


mereka berdua turun menuju meja makan dan di sana sudah ada yg lain sudah menunggu mereka


" ndra , Joon boleh nggak aku bicara sebentar sama kalian berdua , ada yg ingin aku bicarakan " kata Jeny


Andra dan Joon pergi dari meja makan mengikuti Jeny menuju dapur


" mau ngomongin apa ?" tanya Andra


" aku mau bicara soal Reyna " kata Jeny


" kenapa Reyna ?"


" tadi waktu aku sama dia masak di dapur kalian tahu nggak sih Reyna itu nyemilin cabe dan anehnya dia kayak nggak kepedesan gitu " kata Jeny

__ADS_1


" ha yg benar kamu "


" iya benar , masak aku bohong sih " kata Jeny


" wah ndra makin nggak beres nih " kata Joon


" lalu aku harus apa Joon ?"


" mending kamu telvon park deh suruh dia untuk memeriksa keadaan Reyna "


" iya deh habis ini aku akan telvon park , ya udah aku kembali ke meja makan ya "


" iya udah "


mereka kembali ke meja makan


" dari mana kalian ?" tanya Reyna


" oh itu dari dapur tadi "


"udah ayo2 makan dulu " Joon mengalihkan pembicaraan supaya Reyna tidak bertanya lebih Jauh


" Jay hari ini aku nggak ke kantor dulu "


" loh kenapa kak , udah rapi kok nggak jadi ke kantor "


" enggak apa2 aku pengen nemenin kamu di rumah aja , aku tadi udah telvon park buat periksa kamu " kata Andra


" aku nggak kenapa2 Kok , kenapa harus di periksa ?"


" udah lah kamu nurut aja ya " kata Andra mengusap rambut Reyna


setelah sarapan mereka semua pergi ke kantor , tinggallah Andra , Reyna , Jeny dan Tae yg berada di rumah , bel rumah berbunyi Jeny segera berdiri dan membukakan pintu


" eh kamu udah datang , ayo masuk " kata Jeny


" dimana mereka ?" tanya park


" kamu langsung ke kamar Andra aja ya , mereka udah nunggu kamu di sana " kata Jeny


" iya udah aku kesana dulu ya " park pergi menuju kamar Andra


tok tok tok


" masuk " Andra membuka pintu dan mempersilahkan park untuk masuk ke dalam kamarnya


" Hay Rey , kamu sakit apa ?" tanya park


" kalau kita tahu Reyna sakit apa , kita nggak akan nyuruh kamu kesini untuk meriksa dia " kata Andra


" ya ampun ndra galak amat sih , aku kan cuma nanya " kata park


" udah nggak usah kebanyakan tanya ,sekarang periksa dia " kata Andra


" emangnya keluhan dia apa ?"


" dari kemarin itu dia makan makanan yg menurutku nggak wajar " kata Andra


" nggak wajar bagaimana ?"


" nasi goreng asin katanya enak ,lalu kemarin dia makan mangga mentah terus ini tadi kata Jeny dia ngemilin cabe , aneh nggak tuh " kata Andra


" kok bisa gitu ya , tapi kamu nggak ngeluhin apa2 gitu Rey , kayak perut sakit atau pusing gitu " kata park

__ADS_1


" enggak aku nggak ngerasain apa2 " kata Reyna


" coba aku periksa ya " park mengeluarkan stetoskop dan akan memeriksa Reyna


" eh eh kamu mau ngapain ?" tanya Andra


" ya mau periksa la ndra " kata park


" periksa dengan cara lain aja deh nggak usah pakek pegang dada istri gue "


" ya elah ndra namanya juga di periksa ya emang gitu , tenang aja ndra gue cuma mau periksa aja nggak mau macem2 " kata park


" beneran ya " kata Andra


" mana berani sih ndra gue macem2 sama elo bisa2 pindah ke lemari koleksi kepala gue "


" nah itu elo tau "


" ya udah gue periksa dulu ya " park mulai memeriksa Reyna


" kayaknya buat mastiin, gue akan telvon dokter kandungan dulu deh untuk meriksa Reyna "


setelah beberapa menit dokter kandungan yg di telvon park pun datang


" saya periksa dulu ya " kata dokter yg bernama Widya


dokter widya mulai memeriksa Reyna


" selamat ya pak " kata dokter widya


" selamat untuk apa ?" tanya Andra


" istri bapak hamil "


" apa , jadi beneran istri saya hamil " kata Andra


" iya " kata dokter widya


" wah selamat ya Rey , ndra kalian akan punya anak " kata park


" terus kalau soal makan yg aneh2 itu gimana dok ?"


" enggak apa2 pak , mungkin itu bawaan dari bayinya , nanti saya akan kasih vitamin dan harus di minum setiap hari ya "


" iya dok , makasih ya dok " kata Andra


" mari dokter widya saya antar ke depan " kata park


mereka berdua keluar dari kamar Andra


" makasih ya sayang kamu udah mau hamil anak aku " Andra merangkul Reyna , sedangkan Reyna tidak menjawab dia malah menangis


" kok kamu nangis , kamu nggak suka ya " kata Andra


" bukan gitu kak , aku cuma nggak percaya aja tuhan secepat ini menitipkan peri kecil ini pada kita " kata Reyna


" itu tandanya tuhan percaya kalau kita bisa menjaga dia " kata Andra


" dan soal kesalahan ku dahulu yg sangat jahat sama kamu , aku benar2 minta maaf ya sayang , mulai hari ini aku janji kamu akan aku jadikan ratu di hati aku dan aku tidak akan pernah menyakiti kamu lagi "


" aku udah lupakan semua kenangan pahit tentang kita , yg aku ingat sekarang hanya kenangan kita yg manis " Reyna mengelus pipi Andra


Andra merangkul Reyna dengan sangat sayang , hari ini benar2 hari yg sangat membahagiakan bagi Andra dan Reyna Karena sebentar lagi akan datang peri kecil di antara mereka

__ADS_1


__ADS_2