
Reyna dan Andra masih berada di halaman belakang , mereka sedang duduk di atas rumput yg di kelilingi oleh bunga dan lilin yg bertuliskan nama Reyna
" lihat deh bintang itu Rey , dia cantik banget ya kayak kamu hari ini " Andra tersenyum dan menoleh pada Reyna yg ada di sebelahnya
" kak Andra kemasukan apa sih dari tadi ngegombal Mulu , pasti kak Tae ya yg ajarin kakak ngomong kayak gitu iya kan "
" iya sih sebenarnya tae yg ajarin aku , emang ketara banget ya Sampek kamu langsung bisa nebak gitu "
" ya biasanya kakak kan nggak pernah ngomong yg romantis gitu , udah deh kakak jadi diri kakak sendiri aja aku lebih suka kakak yg kayak biasanya " kata Reyna tersenyum
" beneran Rey kamu mau menerima sifat aku yg kayak gitu "
" tadi kakak kan udah bilang kalau kita akan memulai hidup baru bersama , jadi apa salahnya kalau aku menerima sifat kakak yg memang seperti itu "
" makasih ya Rey " Andra merangkul pinggang Reyna dan Reyna menyenderkan kepalanya di pundak Andra .
Andra mengajak Reyna untuk masuk kedalam rumah karena malam sudah larut , saat mereka melewati ruang tengah mereka mendengar anak2 yg lain masih mengobrol di sana , Andra dan Reyna menghampiri mereka
" kalian belum tidur ?" Reyna berjalan dan duduk di sebelah Joon
" belum Rey , ini kita lagi minum2 ya untuk ngerayain hari emmmm " mulut Tae langsung di bungkam sama Jay
" ember banget sih mulut lo " kata Jay berbisik dan Tae hanya nyengir di balik tangan Jay
" ini kita mau tidur kok Rey , karena besok pagi2 aku harus bangun karena aku akan pergi bersama jeon ke suatu tempat , ayo jeon " jisoo dan jeon pergi dari sana begitu juga dengan yg lainnya mereka juga berpamitan untuk pergi tidur,
Andra dan Reyna berjalan menuju kamar mereka tapi waktu mereka sudah sampai di depan kamar Reyna , Andra langsung menyelonong masuk ke kamar yg biasa di tempati Reyna , Reyna langsung membuntuti Andra masuk ke dalam kamarnya
" kenapa kakak masuk ke kamar ku , ini kan sudah malam kak "
" mulai hari ini kita akan tidur sekamar "
" apa ?" Reyna terkejut
" kenapa kan aku suami kamu jadi apa salahnya kalau kita tidur sekamar " Andra melepas jas nya dan naik ke atas ranjang
" iya juga sih , terserah kakak saja deh " Reyna berjalan menuju ruang ganti
" besok kamu beresin baju2 kamu dan pindah ke kamar aku yg di atas "
" tapi kenapa kak " tanya Reyna keluar dari ruang ganti
" bisa nggak sih Rey kalau aku bilangin itu kamu turutin aja nggak usah ngebantah "
__ADS_1
Reyna sudah tidak menjawab ucapan Andra karena dia tau kalau berdebat sama Andra dia tidak akan menang , Reyna sudah ganti pakaian sekarang dia naik ke atas ranjang tapi entah kenapa jantungnya deg2an apa ini karena sekarang dia tidur sama suaminya ya
" kamu kenapa diam aja , kamu nggak tidur " kata Andra menoleh ke Reyna karena posisi Andra tadi membelakangi Reyna
" iya tidur kak " Reyna langsung merebahkan tubuhnya di samping Andra ,
Reyna tambah deg2an karena sekarang posisinya Andra sedang memeluknya .
aduh kenapa aku deg2an banget gini sih , rileks Rey rileks ! kata Reyna dalam hati
" kamu kenapa Rey , kok kayaknya tegang banget " kata Andra
" ah enggak kok kak "
" kamu itu lucu banget sih baru aku peluk aja udah tegang apa lagi kalau nanti aku minta jatah ku pasti kamu akan langsung pingsan hahaha " tawa Andra
ya ampun kenapa kalau ketawa gitu dia tambah ganteng banget !
" udah kamu tenang aja aku nggak akan minta jatah ku sekarang kok hahahaha " kata Andra masih tertawa
" apaan sih kak , aku nggak tegang kok "
" masak " kata Andra mengejek
Reyna yg kesal dengan ejekan Andra langsung berbalik menghadap Andra dan membalas pelukan Andra , Andra yg tidak tau kalau Reyna akan melakukan hal itu pun terkejut
" eh Rey , kamu tidur dulu aja ya aku mau ke kamar mandi tiba2 perut aku sakit "
Andra melepas pelukannya dan beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi yg ada dilam kamar itu
" aduh sukur deh Reyna percaya sama omongan aku , kamu sih baru di peluk gitu aja udah tegang " kata Andra bicara dgn juniornya
Reyna yg ada di kamar sudah tidur dgn pulas sedangkan Andra sekarang sedang mandi karena harus meneruskan hasrat yg tidak dia keluarkan tadi .
pagi ini Reyna bangun terlebih dahulu seperti biasanya dia menyiapkan sarapan untuk semua orang yg ada di rumah , jisoo yg baru bangun langsung turun ke bawah dan membantu Reyna untuk menyiapkan makanan di meja makan
" udah ini biar aku yg hidangkan Rey , mending sekarang kamu bangunin mereka deh "
" iya udah aku bangunin mereka dulu ya kak " Reyna pergi meninggalkan jisoo yg sedang menata makanan di meja , dia menuju kamar Joon terlebih dahulu baru membangunkan yg lain dan sekarang giliran bangunin Andra , dia masuk ke kamar dan membangunkan Andra
" Kak bangun kak ini udah siang lo " Reyna menggoyang nggoyang badan andra
" emangnya kakak nggak ke kantor ya "
__ADS_1
tangan Reyna yg menggoyang nggoyangkan badan Andra langsung di cekal oleh Andra dan menariknya hingga Reyna jatuh tepat di atas tubuh Andra
" emang kayak gitu yah kalau bangunin suami , nggak ada romantis2nya " kata Andra dengan menatap wajah Reyna yg hanya berjarak beberapa Senti dari wajahnya
" lalu harus gimana dong " tanya Reyna
" ya di cium atau di peluk gitu , sambil banguninnya itu yg lembut "
" kayak gini " kata Reyna dengan mencium sekilas tepat di bibir Andra
" kayaknya kurang deh , coba ulangi lagi "
Reyna mencium lagi bibir Andra tapi langsung di lahap oleh Andra , dia langsung ******* bibir Reyna dengan lembut , karena tidak ada penolakan dari Reyna Andra melanjutkan dengan menggigit bibir bawah Reyna agar mulut Reyna terbuka dan Andra lebih leluasa untuk menjelajah lebih dalam lagi .
" Rey , ayo makan dul " Joon yg tiba2 membuka pintu kamar Reyna langsung terkejut melihat Andra dan Reyna yg sedang berciuman , begitu juga dengan Andra dan Reyna yg malu karena kepergok sama Joon
" maaf2 aku nggak lihat kok kalau kalian ciuman , beneran deh aku nggak lihat " kata Joon yg menutup matanya sambil berjalan meninggalkan kamar Reyna dan menutup pintunya lagi
" aduh kak gimana nih " kata Reyna panik
" gimana apanya sih , udah ah cuek aja "
" cuek gimana nanti pasti kak Joon ngeledek aku deh " kata Reyna dengan mengerucutkan bibirnya
" kenapa mulutnya kayak gitu , apa mau aku cium lagi " kata Andra menggoda
" apaan sih kak enggak lah , udah sekarang kakak mandi biar nanti aku ambilin baju ganti setelah itu kita makan sama2 " kata Reyna pergi meninggalkan kamar menuju kamar Andra untuk mengambilkan baju ganti untuk Andra , sedangkan Andra sekarang sudah memulai ritual mandinya .
setelah keluar dari kamar Reyna, Joon pergi ke meja makan dan duduk di tempatnya
" dimana Andra sama Reyna kok belum keluar2 juga , kamu udah samperin merek kan " kata Jay
" kayaknya kita nggak usah ganggu mereka dulu deh " kata Joon
" emangnya kenapa , apa mereka bertengkar lagi ?" tanya jeon
" bukannya bertengkar tapi ini sebaliknya , kalau aku ceritain pasti nanti kalian pada nggak percaya deh "
" kenapa sih Joon jangan buat kita semua penasaran dong " kata jisoo
" kalian tau nggak kalau tadi malam mereka tidur sekamar dan ini tadi aku mergoki mereka berdua ciuman di dalam kamarnya Reyna "
" apa?" tanya mereka serempak
__ADS_1
" ssssssttt jangan berisik , nanti kalau mereka datang ke sini kalian berlagak kalau kalian tidak tau apa2 ya , kalau sampai Andra tahu kalau aku bicara Masalah ini sama kalian semua bisa2 aku di cincang pakai katananya "
mereka semua terdiam karena melihat Andra dan Reyna berjalan bersama menuju meja makan , di meja makan tidak ada yg membahas apapun sekarang mereka makan dalam diam